Biar sejarah yang bicara …….

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara

Aliran Komunis: Sejarah Dan Penjara

oleh: Jacques Leclerc

Pada tanggal 23 Mei 1920, Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) yang didirikan di Semarang sepuluh tahun sebelumnya, berganti nama menjadi Perserikatan Komunis di India (PKI). PKI merupakan organisasi pertama di Asia di luar kekaisaran Rusia, menggunakan kualifikasi “Komunis.” Partai Komunis Cina sendiri baru didirikan setahun kemudian, yakni pada bulan Juli 1921. Orang yang ditugaskan oleh Internationali Comuniste untuk membantu Partai baru tersebut adalah Henk Sneevliet, seorang organisator ISDV Belanda, yang pada tahun 1918 diburu-buru oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda karena kegiatan-kegiatan revolusionernya.

Kata “perserikatan” dalam bahasa Melayu merupakan terjemahan dari kata Belanda “Partij.” Sedang nama PKI itu sendiri, menurut dokumen awal dari organisasi tersebut, merupakan kependekan dari bahasa Melayu “Perserikatan Komunis di India,” yang bila di Belandakan menjadi “Partij der Kommunisten in Indie.” Pada tahun 1927, kata “perserikatan” digunakan oleh PNI, sebelum menetapkan namanya menjadi Partai Nasional Indonesia.

Dalam konggres bulan Juni 1924 di Weltevreden (sekarang Jakarta Pusat), Perserikatan Komunis di India diubah namanya menjadi Partai Komunis Indonesia, ini merupakan pertama kalinya di Hindia Belanda, sebuah organisasi memakai kata “Indonesia”. Sebetulnya sejak tahun l922 sudah terdapat sebuah organisasi politik yang bernama Indonesiche Vereeniging, yang kemudian diterjemahkan menjadi Perhimpunan Indonesia. Tapi organisasi tersebut berada di Nederland, bukan di negeri jajahan.

PKI juga merupakan organisasi politik Indonesia pertama yang menggunakan konsepsi “Partai” dalam nama resminya, dalam bahasa Melayu. Pergantian kata “perserikatan” menjadi “Partai,” merupakan bagian dari konflik terbuka sejak tahun 1922 di dalam tubuh Sarekat Islam, antara militan pro komunis dan yang menentangnya.

Sarekat Islam, sejak awal tahun 1910 dan di sepanjang awal tahun 1920, merupakan suatu gerakan sosial politik yang berpengaruh, suatu gerakan yang pertama kali mengambil corak sosial-politik di Indonesia, di mana organisasinya tidak lagi membatasi dalam lingkaran tertentu, baik secara sosiologis maupun geografis, dan berkembang tidak hanya di Pulau Jawa, melainkan juga di Sumatera dan kawasan lain. Anggota-anggota ISDV (kemudian PKI) seringkali merangkap anggota Sarekat Islam. Pada awalnya keanggotaan rangkap tersebut tidak menimbulkan masalah dan tidak bertentangan dalam hal agama; lagipula Sarekat Islam tidaklah menjadi lebih atau kurang sekuler pada saat telah menjadi gerakan massa, Tapi pembengkakan pengaruh ide-ide komunis di tengah gerakan dan munculnya persaingan guna merebut kepemimpinan, telah mendorong para pimpinan yang ada, yang khawatir akan kedudukannya, mencoba menunjukan adanya ketidak sesuaian antara Islam dengan Komunisme, Sambil menekankan ciri keislaman dari Sarekat Islam, dan menganggap hal yang mustahil anggota suatu organisasi Islam merangkap menjadi anggota organisasi Komunis. Untuk menegaskan perbedaan tersebut, para pemimpin Sarekat Islam kemudian mengusulkan agar gerakan SI dianggap sebagai sebuah Partai—dalam pengertian Belanda “Partij”—dan melarang anggotanya menjadi anggota partai yang lain pada saat yang bersamaan. Dari sini nampak bahwa kata “partij” mengandung arti khusus yang tidak dipunyai oleh kata “sarekat”, yang tidak cukup jelas dalam mencerminkan pengertian “perserikatan”: Organisasi dengan kata Partai memiliki kelainan, yakni kekhususan bahwa seseorang tidak dapat menjadi anggota banyak partai pada saat yang sama, padahal ia boleh menjadi anggota banyak “sarekat” atau anggota suatu “sarekat” dan suatu “Partai.” Jadi ketika PKI memilih kata “Partai,” ini merupakan pernyataan adanya sifat eksklusif dari kelompok tersebut, dimana berlaku berbagai peraturan ketat organisasi serta disiplin tertentu. Sedangkan SI sendiri, baru pada tahun l927 menyepakati nama Partai Sarekat Islam; namun pada saat itu, organisasi tersebut sudah tidak lagi menampilkan gambaran sebagai sebuah organisasi yang kuat seperti sepuluh tahun sebelumnya.

Setelah terjadi perdebatan tentang konsepsi “partai” dalam SI, di kalangan PKI kemudian timbul pemikiran tentang peranan Partai itu sendiri dan bentuk macam apa yang harus diambil supaya peranan tersebut dijalankan dengan baik. Jadi bukan hanya terbatas berbicara dengan rakyat, mengucapkan pidato persiapan konggres Juni 1924, atau bukan lagi hanya meyakinkan mereka, tapi juga menyatukan keyakinan tersebut dalam perbuatan serta mempersatukan segenap kekuatan perubahan dalam suatu organisasi yang mendasarkan kekuatannya pada disiplin, yang berbicara hanya dalam satu bahasa dan bertindak seperti seorang manusia.1)

Tidak lagi hanya menyemaikan ide-ide tapi harus dijaga agar ide-ide tersebut bisa menjadi buah, lalu berkembang menjadi tekad, untuk itu diperlukan sebuah organisasi yang mampu melaksanakan tekad tersebut, menjadi suatu perubahan politik, yang membangkitkan dan dapat menjadi pemimpin dari gerakan yang dilahirkan oleh tekad tersebut.Kebutuhan adanya suatu organisasi yang lebih kokoh, lebih kuat dan lebih disiplin untuk menjamin keberhasilan peranannya sebagai organisasi pelopor, menyebabkan ditanggalkannya kata “perserikatan” yang melekat pada awal kelahiran PKI, pada masa kegagapan dan belajar, menjadi sebuah “Partai.”Partai besar yang bersatu juga diperlukan agar Partai bisa bertahan dari tekanan pemerintah Hindia Belanda yang semakin lama, semakin sewenang-wenang. Ruth McVey menulis bahwa seorang pemimpin partai dijamin akan dipenjarakan selama beberapa bulan dalam setiap tahunnya.2)

Suatu peristiwa genting pernah terjadi pada tahun 1923, setelah kegagalan aksi pemogokan yang cukup besar di jawatan kereta api dan diusirnya Semaun–Sekjen PKI sejak 1920 dan sekjen Sindikat Buruh Kereta Api–keluar negeri. Di Solo dan Semarang terjadi serangkaian sabotase dengan “bom”. Orang-orang Komunis segera dituduh sebagai penanggung jawab. Tempat pertemuan mereka digeledah dan sejumlah pimpinannya ditangkap. Tapi tidak ditemukan bukti-bukti bahwa partai terlibat dalam peristiwa pem-bom-an tersebut. Namun dua dari pimpinan yang dipenjarakan itu diusir dan sejumlah lainnya di penjarakan selama empat bulan.3)

Dengan demikian,disamping terdapat hal-hal yang dilakukan guna memajukan nasib kaum buruh, juga terjadi aksi-aksi yang membuat partai mundur, ada tindakan yang memperjuangkan kepentingan rakyat dan ada pula tindakan yang hanya melayani kepentingan polisi. Oleh karena itu harus dapat dibedakan antara aksi-aksi yang berguna dengan tindakan yang memperkeruh suasana. Bagi pimpinan partai, perkembangan tersebut berarti harus dibenahinya pendidikan politik anggota, mereka harus mampu membedakan antara aksi yang benar dengan aksi yang keliru, terutama kemampuan mereka untuk menghindari jebakan polisi, yakni yang berupa “provokasi.” Massa juga harus diperingatkan tentang hal ini. Polisi sangat berkepentingan untuk meyakinkan bahwa “revolusi” itu sama dengan “peledakan bom,” karena hal tersebut akan membuat golongan revolusioner terkucil dari massa ‘rakyat’, polisi juga sangat berkepentingan untuk membuat “provokasi” sabotase dengan “bom,” untuk kemudian menuduh PKI sebagai dalangnya, agar ada alasan yang baik untuk menindasnya. Partai, militansi dan kawan-kawan separtai harus senantiasa waspada, dan tidak ada kewaspadaan tanpa disiplin; sekali lagi, masalah disiplin ini menjadi tuntutan utama. Dengan demikian tanggung jawab partai makin besar dan peranan partai dalam perjuangan anti kolonial semakin meningkat. Akibatnya tekanan dari musuhpun semakin keras.

Di depan konggres partai, Juni 1924, Darsono, yang pernah menjadi tangan kanan Semaun, menyatakan bahwa, “Partai tanpa disiplin adalah ibarat tembok tanpa semen,mesin tanpa baut”4) dan ia juga memperingatkan tentang bahaya konsepsi “avonturistis” dalam sebuah perubahan politik atau “revolusi.” Juga harus dipahami adanya hukum perkembangan sejarah, untuk membantu kemajuannya (partai – penj). Tapi sejarah itu tak bisa dimajukan lebih cepat dengan memperkosanya. Suatu dokumen berjudul “Manifes Komunis Indonesia” yang bertanggal di bulan pertama pendirian PKI telah menyatakan:

“Kaum komunis dan partainya tidak bisa bikin pemberontakan. Komunisme tergantung dari keadaan pergaulan hidup dan ia hanya bisa bekerja menurut keadaannya. Kewajiban kaum komunis dan partainya yaitu memimpin pergerakan kaum buruh supaya dalam pertentangannya tidak demikian banyak ada jiwa manusia yang dikorbankan percuma. Kewajiban kaum komunis yaitu membawa pergerakan kaum buruh di jalan-jalan yang baik dan mudah. Fihak sana mendakwa kita hendak membikin revolusi. Kita menjawab bahwa kita tidak membikin revolusi, tetapi kita yakin-yakin benar,bahwa revolusi dunia itu akan pecah sendiri (…). Kaum komunis dan partainya hanya bisa memudahkan lahirnya dunia baru, lain tidak. Partai komunnis yaitu dukun beranak bagi dunia baru yang akan lahir itu”5)

Dengan dipindahkannya kedudukan partai dari basis awalnya di Semarang ke Jakarta, kongres telah melemgkapkan pengertian PKI, dalam nama dan peranannya sebagai suatu organisme yang matang, mampu menantang kekuasaan, bahkan dipusatnya sendiri, di mana kekuasaan itu bercokol dan menindas, mengawasi dan menghukum.

About these ads

15 comments on “Aliran Komunis: Sejarah Dan Penjara

  1. Ejawantah's Blog
    Januari 12, 2012

    Saya suka dalam penyampaian gaya bahasanya Sob ! Sedikit agak berasa sambal. He…x9 Maaf baru hadir kembali.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  2. MSF
    Januari 12, 2012

    Bravo…
    Meresume tulisan yang panjang dan mensajikannya di meja hidangan blog SS (serbasejarah) merupakan “seni” tersendiri yang dimiliki Sang Kopral. Salut…
    Sepertinya sudah ‘perlu’ mengkaji Sejarah Partai, yang selama ini tidak dikategorikan sebagai partai. Padahal jelas ia merupakan bentuk partai juga. Yang dimaksudkan tentunya “partai militer”.
    Partai inilah yang sebenarnya mencorak dan mewarnai serta bertanggung jawab dalam perjalanan Indonesia. Dan pastinya orang-orang militer akan membantah disebut “orang partai”. Mereka biasa melabelkan diri “alat negara”. Partai yang baik pun tentunya alat-negara juga.
    Salam
    (hanya uneg-uneg yang lain dari judul tulisan: “Militer; Partai yang menentukan (berkuasa) di Indonesia”)

  3. doktertoeloes malang
    Januari 12, 2012

    dari paragraf : 1 (satu) , 2 (dua) , 3 (tiga) , 4 (empat) dan 5 (lima) saya
    teringat dengan ucapan alm dr Soebandrio SpB ( salah satu saksi – pelaku G 30 S PKI 1965 dan fungsionaris CC PKI – pejabat negara era orde lama ) sebelum terjadi peristiwa itu pernah mengatakan ” Bahwasanya Sang Jabang Bayi Akan lahir ” relevansinya dengan artikel ini by : jacques leclerc ada semacam benang merah yang saya perhatikan seakan suatu signal mungkin isyarat atau tanda-tanda dari doktrin yang berupa wujud ” komunisme secara konkret ” . betapa tidak suatu teory tanpa praktek berakibat fatal akan bertambah korban sia-sia dalam pengetrapanya (kasus-kasus emergency pertolongan pada kecelaka’an ) .tepatnya G30 S PKI merupakan pengetrapan teory itu tadi. kiranya ucapan almarhum tidak berkaitan sama sekali dengan artikel ini . SEMOGA (doktertoeloes malang).

  4. Ping-balik: Aliran Komunis: Sejarah Dan Penjara | LOMBOK News

  5. angin
    Januari 12, 2012

    awesome,,,,,,

  6. taburiklan
    Januari 13, 2012

    info yang bermamfaat gan… dataang bertamu sekaligus tukaran link

    link mas sudah saya pasang di sidebar blog saya .silahkan cek di http://rajacolek.wordpress.com

  7. gogo
    Januari 14, 2012

    begitulah.. seandainya PKI masih bercokol akan kah seperti bisa seperti china.. komunis, kapitalis, sosialis, intinya sbnarnya sama..

  8. muhammad bahrudin
    Januari 14, 2012

    paradigma pemikiran yang masih tum[ang tindih dan inkonsistensi politik nyatanya sudah menjadi gambaran yang konkrret sejak negeri dirintis.Namun pembelajaran sejarah yang tidak pernah digunakan secra optimal telah mengarahkan peta geopolitik kit terjerumus dan tidak ada kata sepkat dalam memperjuangkan hak politik bangsa.Yang terjadi justru pengorbanan hak politik massa dangan mengedepankan kepentinghan politik penguasa yang tak kenal ambang batas salama bisa menguasai mengapa tidak ini sungguh mengferikan jika demikian berlanjut tunggu saja detik-detik kehancuran bangs yang runyam dengan sejuta masalah yang terus tumbuh bejibun saban hari.Peristiwa ini penting untuk pembelajaran para kelompok politik dalam melawan ketidak adilan ada musuh besar yng menanti di depan tapi justru elit politik di negeri ini sibuk dengan pertengkaran antar kalangan,jika demikian kapan negeri akan dibangun.Musuh di luar sudah menanti-nanti ambruknya negeri ini untuk segera disantap rame-rameJangan heran jika muncyul sparatisme karena memang menurut mereka negei ini tak ada untungnya untuk diperjuangkan hanya akan menyenangkan penguas yang korup

  9. doktertoeloes malang
    Januari 16, 2012

    aliran komunis ( komunisme ) era berkisar antara akhir tahun 1940 – an atau awal tahun 1950 – an , aliran – faham komunis ini mengisi celah – celah dan masuk ke berbagai belahan dunia . dan hampir seluruh tempat menerimanya malah ada yang tumbuh subur menjadi dasar – fondasi dari berdirinya suatu negara . misalnya : negara china yang sebelumnya nasionalis ( dr.Sun Yat Sen dan Chiang Kai Shek ) , sampai kawasan asia tenggara Laos , Kamboja dan terakhir Vietnam . paskah perang dunia II menjadi suatu aliran – faham yang solid menjadi lawan tangguh kapitalisme dilain sisi . tapi dibalik dari semua itu , ada kawasan dibelahan EROPAH TENGAH yang benar – benar menolak – antipati terhadap aliran – faham komunis , dimana masyarakatnya hidup makmur berkecukupan , tidak ada jurang – jurang kemiskinan tidak mengenal istilah ” kecemburuan sosial ” . ini adalah SEJARAH fakta konkret yang berbicara . ada orang mesir datang sebagai tamu ke Indonesia ini, beliau berkata ” negara ini ( Indonesia ) diibaratkan syorga / nirwana yang diturunkan ke buminya ALLAH ” . semua serba ada ( inipun juga fakta konkret ).tahun 1985 policy pemerintah seluruh Indonesia desa kota menikmati air bersih dan kesehatan secara merata ( ilmu kesehatan dan kedokteran oleh : dr.Admiral . jilid : 5/6 halaman : 6 ). tetapi kita sekarang hidup th.2012 masih juga mendengar ketimpangan itu ( ini juga fakta konkret ). PKI sebagai partai yang pernah menduduki tiga besar pemilu 1955 , menunjukan aliran – faham komunisme pernah tumbuh subur di negeri ini. dalam suatu kesempatan Bung Karno pernah mengatakan ” tidak ingin punya anak kalau tidak kekirian ( komunis ) ” akankah aliran komunis sebagai semangat an sich , terus ada apa dengan kita ini yang banyak manusia – manusia pinter -pinter keluar negeri sedang disini S.D.A nya menjanjikan , terus ada hikmah apa yang bisa dipetik dari eropah tengah sana. akankah kita tercenung dengan ungkapan HM Soeharto ( dalam suatu kesempatan ) aliran -faham komunis boleh dipelajari . pertanya’anya adalah sekedar dipelajarikah aliran komunis atau aliran komunis AN SICH . inilah yang menjadi pekerja’an rumah kita , hendaknya pemberian GUSTI ALLAH ini jangan sampai salah urus karena amanah , dari ENAM YANG PALING menurut Imam Ghazali salah satunya paling berat adalah melaksanakan AMANAH !!! ( mantan wartawan kampus : doktertoeloes malang ).

  10. SITI FATIMAH AHMAD
    Januari 20, 2012

    Assalaamu’alaikum wr.wb, Kang KC…

    membaca entri di atas, jujurnya amat memenatkan kerana sejarah panjang yang cukup lelah utnuk difahami…hehehe. maaf kang, selama ini bagi saya bacaannya tidak seberat ini. Sukar juga untuk difahami tentang ideologi komunis ini pada peringkat awalnya.

    Sungguh sejarah memberi peran besar kepada kemajuan manusia masa kini. walaupun begitu kewujudan PKI di dunia nusantara telah banyak mengubah nasib hidup manusia dan negara yang pernah ditaklukinya dan meninggalkan banyak kenangan pahit yang sukar dilupakan.

    Terima kasih kang, membuka mata tentang kisah silam walau hanya melalui perkongsian sebagai sumber sekunder. manusia selalu bersikap zalim jika hanya menurut nafsu dalam perjuangan hidupnya sehingga mengorbankan jiwa tanpa belas kasihan. Islam adalah ajaran yang mengharmonikan kehidupan manusia sejagat. Tapi kini ajarannya semakin berat dilaksanakan oleh ummahnya. Masya Allah.

    Senang dapat kembali bersilaturahmi kemari, lantaran sibuk yang menyita waktu untuk ke sana sini di dunia maya. hanya main di blog sendiri aja, kang. :D

    Salam hormat dan ceria selalu di penghujung awal pekan dari Sarikei, Sarawak.

  11. Noer
    Januari 24, 2012

    PKI termasuk salah satu partai – organisasi tertua, bahkan lebih tua bila dibanding beberapa ormas islam indonesia lainnya semisal NU. Orang-orang yg menggerakannya juga adalah orang-orang hebat. Dalam sejarah kepartaian, PKI juga pernah menjadi partai besar dengan masa akar rumput yg jelas, petani. Dari sisi ideologi, partai ini punya haluan sangat kuat. Namun, kenapa kebesaran dan kejayaan ini bisa pupus ya?

  12. doktertoeloes malang
    Januari 25, 2012

    mao tse tung pernah mempunyai gagasan yang akan menghijaukan daratan siberia yang luas sekali , daratan ini berbatasan dengan negara rusia ( sekarang ) atau uni soviet ( tempo dulu ) sebelah utara dari negara china , pada dekade antara tahun 1960 s/d 1970 ( lima puluh tahun yang lalu ). tanaman berupa kacang – kacangan atau biji – bijian lebih dahulu direndam dalam larutan air sebelum disebarkan keseluruh daratan siberia yang sangat luas , tentu secara ilmu pengetahuan lebih mengacu theory evolusi-nya dari charles robert darwin yang salah satu theory evolusinya adalah manusia berasal dari kera itu ( sangat terkenal ungkapan ini ). hasilnya ialah daratan siberia tetap alias tidak membawa perubahan atau mao tse tung tidak menghasilkan apa -apa dalam pekerja’an ini. uang – tenaga dan waktu terbuang sia -sia dan semua tahu theory charles robert darwin terpatahkan oleh theory system phenotype maupun genotype-nya mendell ( ilmiah dan proporsionil keakuratanya ) . kenyata’an sekarang para ilmuwan menggunakan theory mendell ini dimana GUSTI ALLAH menciptakan dalam suatu cipta’anya bagian kecil dalam kehidupan ( yang tetap hidup ) bernama cell atau sel . system XY dan XX dari mendell phenomena yang tak terbantahkan ( lain dengan evolusinya charles robert darwin ). jelasnya sama rata sama rasa-nya aliran ini (aliran komunis ) membenarkan mutlak theory dari charles robert darwin . berkomentar tidak berarti men-judge mencari kekeliruan bahkan kambing – hitam . aliran komunis sudah menjadikan masa lalu ( hanya beberapa negara didunia yang berfaham ini ).materialistik , kebenda’an bertolak belakang dengan faham kapitalis liberalis disisi lainya ( sebebas – bebasnya ). intinya mencapai merebut mencaplok kedudukan , oleh karena itulah kebesaran dan kejaya’anya selalu pupus, manusia diciptakan dengan kekomplekanya jasmani maupun rohaninya. agama dikatakan racun ( perkata’an mao tse tung kepada dalai lama pertengahan tahun 1960-an ). pada kenyata’anya ( sa’at ini ) china , vietnam ( beraliran komunis ) mengetrapkan hukum qishos ( koruptor dieksekusi mati ) , pertanya’an yang muncul sekarang dalam benak kita ini adalah ” negara indonesia yang mayoritas ( 85 % ) muslim ini mengetrapkan hukum qishos kok masih tarik – ulur yaa , ada apa dengan kita – kita ini yaa ” mari kita kembali kepada 17 ( tujuh belas ) kalimat , sunnah rasululloh yang disampaikan kepada ali bin abi tholib . negara kita ini pasti akan mencapai kejaya’anya melebihi kejaya’an majapahit dan hayam wuruk – patih gajah madanya itu .
    ( mantan wartawan kampus : doktertoeloes malang ).

  13. novriexx
    Februari 18, 2012

    pki hanyalah kambing hitam suharto

  14. doktertoeloes malang
    April 13, 2012

    ——- dan hm soeharto adalah boss – nya domba putih itu.

  15. dennydublin
    April 14, 2012

    S A N G A T S E T U J U !!! PAK doktertoeloes malang

    S E R A T U S – U N T U K P A K D O K T E R .

بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip Serbasejarah

Serbasejarah Community

RSS Koment tangkyu

  • Komentar di Mempersoalkan “Agama” Sisingamangaraja XII oleh pstruct Juli 30, 2014
    ya,tapi kami orang toba trauma dengan islam,pasukan islam membantai tanah batak,dan kami tidak takluk dengan pedang.dio bakkara bangga dengan keislam anya,itu boleh saja.tapi alangkah baiknya anda belajar cari sejarah pengislaman tanah batak,walaupun kontroversial tapi jelas lebih mendekati dari pada sejaran yang di tulis pemerintah
    pstruct
  • Komentar di Mempersoalkan “Agama” Sisingamangaraja XII oleh pstruct Juli 30, 2014
    betul sekali poang,kita tau siapa yang tukang klaim,bagaimana mungkin sisingamangaraja itu islam,apakah begitu bodohnya ompui lupa tanah batak di bantai islam,yang jauuuuuuh lebih mengerikan dari belanda.
    pstruct
  • Komentar di Perang Jawa-3 ; 1825 – 1830 Perjuangan Islam Melawan Penjajah oleh hendriwibowo Juli 29, 2014
    Habis baca artikel Makasih artikelnya. Lebih membuka mata saya bahwa, jadi tertarik menelisik lebih jauh. Beberapa dokumen lain dari wikipedia, unesco, ternyata mendukung fakta liputannya natgeo bahwa perang diponegoro ternyata skalanya besar dan masif. Thxs buat artikelnya -yang Lebih membuka mata saya bahwa perang ini lebih dari sekedar urusan patok jalan. […]
    hendriwibowo
  • Komentar di Cerita Amriki di PRRI dan CIA di Permesta oleh Tri Jtamadji Juli 28, 2014
    Oh...ternyata gitu to? Selama ini banyak rakyat kita yang di benaknya ( hasil pelajaran resmi ) bahwa mereka adalah murni memberontak demi memisahkan dari NKRI. Namun harus diakui, suka atau tidak suka , ya memang runyam kalau tentara ( secara institusi) masuk ke dunia politik.
    Tri Jtamadji

Ter-apresiasi..

%d bloggers like this: