Biar sejarah yang bicara …….

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara

Pesan Dakwah Walisanga

Pesan dakwah walisanga yang pertama dan urgent adalah Penanaman Aqidah yang benar dan murni. Salah satu upaya para Walisanga dalam rangka menanamkan aqidah Islam dengan “de-dewanisasi” dengan sarana mitologi hindu yang berkembang di masyarakat, lalu di reinterpretasi yang berupa cerita-cerita yang berkait dengan kelemahan dan kekurangan dewa sebagai sesembahan manusia selanjutnya remitologi pembuatan mitos baru. Salah satu contohnya dari kasus ini adalah timbulnya cerita Hyang Manik Maya (Batara Guru) dan Hyang Ismaya (Semar). Munculnya kisah-kisah kalangan Ulama yang disisipi aqidah Islam dan diikuti pula berkembangnya nilai-nilai Islam di masyarakat maka orientasi perang Ideologi para ulama semakin jelas mengarah ke perombakan setting budaya dan tradisi keagamaan yang ada.

Kedua, Hijrah Hukmiyah; Ketaatan dan ketundukan pada Hukum. Salah satu upaya para wali dengan menyebarluaskan nilai-nilai Islam kepada masyarakat agar mematuhi hukum syariat Islam dengan membentuk nilai tandingan bagi ajaran Yoga-Tantra yang berasaskan Ma-Lima. Bila dikalangan penganut Yoga-Tantra, Ma-Lima berarti penyempurnaan bathin, maka para Ulama Walisanga justru menetapkan bahwa Ma-Limaadalah perbuatan yang merusak jiwa. Konsep Ma-Lima versi Walisanga adalah : Madat (Candu), Main (Judi), Maling (Mencuri), Minum (Minuman keras), dan Madon (berzinah).

Ketiga,Hijrah Wijhah; Penanaman nilai-nilai Akhlaq terpuji. Para wali dalam dakwah Islam di tanah Jawa ditempuh dengan cara-cara bijak dan adiluhung.

2 comments on “Pesan Dakwah Walisanga

  1. zidane zian
    Juni 29, 2010

    yang benar dan murni teh gmana kang….?
    kayak susu sapi aja…………………………..hehehe
    bls lwt email aja kang……………………….tannqyu

  2. adien
    Februari 3, 2014

    djgfz

بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Desember 13, 2008 by in Sejarah Wali Songo and tagged , , .

Arsip Serbasejarah

Serbasejarah Community

RSS Koment tangkyu

  • Komentar di Garis Waktu Nusantara oleh beny Juli 6, 2015
    Benar sekali .kalo sebelum masehi di nusantara sdh banyak manusia.berarti apa yg tercantum di alquran yg mengatakan bhw sblm nabi muhammad sdah banyak rasul dan nabi 2 yg jumlahnya banyak sekali.hanya 25 rasul yg di sebutkn dlm alquran.utk nabi yg jumlahnya ribuan menurut alquran .berarti moga 2 dulu di nusantra jg alloh pasti menurunkan nabinya utk membimbi […]
    beny
  • Komentar di Garis Waktu Nusantara oleh beny Juli 6, 2015
    Blok sejarah yg bisa di percaya.sesuai dg th yg trjadi di indonesia dan dunia dari jaman seblm masehi.masehi smpe sekarang.
    beny
  • Komentar di Garis Waktu Nusantara oleh beny Juli 6, 2015
    Th 600 an th lahirnya agamanislam yg di bawa oleh nabi besar muhammad saw.
    beny
  • Komentar di Sisingamangaraja XII (1845 – 1907) Pejuang Islam yang Gigih oleh evanelita Juli 4, 2015
    Hoii.. Oto ..loak..heang... molo dang adong na di attusan mu..tumagon ma pasip baba mi... kalo kamu nggak ngerti apa apa tutup mulut mu dalam sejarah Batak kami memiliki mata uang sendiri.. kami pun memiliki tulisan batak jangan kau samakan Tulisan Islam mu itu sama tulisan batak begoo ellu ngga ketulungan oh ya..Bendera itu milik kerajaan sisingamaharaja […]
    evanelita

Ter-apresiasi..

%d blogger menyukai ini: