Biar sejarah yang bicara …….

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara

Indonesia Duaribuempatlima

“Kita ini hanyalah pelaksana rencana Tuhan YME, Allah SWT, Sang Maha Pemilik Rencana Besar dan Rencana Maha Mulia. Tugas kita setiap hari, bahkan setiap tarikan nafas kita adalah menyusun rencana pribadi kita, rencana keluarga kita, masyarakat se-desa, se-kabupaten/kota, se-provinsi, se-negara bahkan tugas se-generasi kita untuk kemudian mensinergi-positifkan pelaksanaan rencana tersebut agar selalu sejalan dengan rencana BesarNya. Yakinlah, Tuhan punya rencana besar dan mulia untuk negeri ini. Untuk itu kita harus bertekad dan berusaha agar 100 tahun Indonesia merdeka, pada tahun 2045, Nusantara telah berjaya pemimpin peradaban, bukan hanya di Asia tapi di Dunia. “(Marwah Daud Ibrahim)

Dua tahun yang lalu, tanggal 5 November 2008, Marwah Daud Ibrahim ketua Umum DPP PMDN (Perhimpunan Masyarakat Desa Nusantara) dan Pendiri MHMMD (Mengelola Hidup & Merencanakan Masa Depan) meluncuran Program NUSANTARA JAYA 2045. Gagasan-gagasan Marwah Daud Ibrahim dituangkan di website nya Marwahdaud(dot)com …. (sayang sekarang tak bisa diakses), dan satu lagi websitenya di mhmmd(dot)net dan sepertinya inipun tidak diupdate lagi. Entahlah apakah ini menandakan gagasan Nusantara Jaya 2045 telah “menguap” seiring dengan gagalnya beliau dalam pencalonan sebagai capres 2009 lampau. :(

Sebagai sebuah gagasan terlepas dari eksis atau tidak gagasan ini sekarang, optimisme Ibu Marwah patut untuk digali kembali. Dalam master plan Nusantara Jaya 2045, Marwah Daud Ibrahim menawarkan empat langkah untuk mencapai mimpi tersebut. Pertama, define. Menurutnya kita harus mengetahui apa yang kita inginkan ke depan. Kedua adalah discover. Setelah kita mengetahui apa yang kita mau, maka kita harus menemukan potensi apa yang dimiliki bangsa ini.Yang ketiga adalah design, yaitu menetapkan rencana-rencana pencapaian dari langkah define untuk selanjutnya dilaksanakan. Terakhir adalah destiny, yaitu kita serahkan semuanya kepada takdir Tuhan.

Sebelum Marwah Daud Ibrahim, gagasan ekstrim pernah disampaikan oleh Romo Mangunwijaya tentang Indonesia 2045.  “Bila kita ingin kesatuan dan persatuan dalam arti yang benar dan damai sejati tanpa represi besi, maka Republik Indonesia Serikat untuk abad ke-21 sudah menjadi keharusan situasional kondisional.” Ia membuat ancer-ancer simbolis. Bentuk Negara serikat itu akan tercapai tahun 2045. Atau 100 tahun setelah kemerdekaan kita. Seperti membuat nubuat untuk dirinya sendiri, Romo Mangun berkata: generasinya mungkin tak akan melihat negara serikat itu. ( Romo Mangun: “Menuju Republik Indonesia Serikat”, 1998) (beliau meninggal jauh sebelum negara serikat itu terwujud).

Dalam salah satu refleksi kritisnya tentang masa depan bangsa Romo Mangun menuliskan ihwal tahun-tahun simbolis yang musti diperhatikan generasi muda Indonesia dewasa ini, yaitu 2008, 2028, dan 2045 (Y.B. Mangunwijaya, 1999: 7). Ia merepresentasikan simbol tahun-tahun di atas bukan sebuah omong kosong. Karena bagi yang sadar sejarah, simbol angka di atas, khususnya 2028 dan 2045, adalah titik pijakan—atau embrio gerakan kebangkitan nasional—bagi bangsa Indonesia sehingga bisa terbebas dari “ketakutan-ketakutan” akibat penjajahan. Setidaknya, dua tahun itu (1928 dan 1945) telah melahirkan spirit Indonesia baru yang gemilang. (ref)

Adalah Komunitas Pembelajar(dot)com yang dibidani oleh Andrias Harefa, salah satu komunitas yang memberikan contoh dalam melakukan langkah nyata untuk visi Indonesia 2045 : memperbesar kemungkinan Indonesia menjadi 1 dari 5 negara paling maju di dunia saat Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaannya. Untuk mencapai visi tersebut, dibuatlah sejumlah komunitas pembelajaran di luar sekolah. Adapun komunitas yang sudah berjalan adalah Writer Schoolen, Proaktif Schoolen, dan Trainer Schoolen. Bagaimanapun … selangkah apapun yang kita lakukan hari ini adalah investasi masa depan. Tentu bukan aksi dari komunitas pembelajaran di luar sekolah saja yang dibutuhkan hari ini tetapi peran guru di dalam sekolah sangat menentukan dalam mencetak pemimpin masa depan.

Indonesia 2045 : Bangkrut — Bubar — Bangkit ???

Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan hanya saja masa depan adalah buah dari apa yang dilakukan masa kini. Indonesia di tahun 2045 memang bakal merayakan satu abad kemerdekaan, sebuah perayaan yang entah dilakukan dalam situasi “bangkrut” atau “bubar” atau “bangkit” sangat bergantung keadaan-keadaan sebelumnya. Saya tidak hendak “meramal” kejadian di masa yang akan datang tetapi lewat tulisan ini hendak berbagi mengenai sebuah cerita legenda tentang Candi Sapto Argo yang dimuat di tabloid posmo, berikut petikan singkatnya :

Dalam dunia kultur budaya nenek moyang negeri ini, yang sekarang telah banyak ditinggalkan oleh generasi penerus, terutama pembesar atau punggawa nusantara. Semua terjadi karena lantaran. Bila orang linuwih mengevaluasi apa yang sebenarnya terjadi, maka mereka selalu berkaca pada babad Pandawa yang lagi membangun Candi Sapto Argo. Konon dalam pembangunannya, bila candi tersebut pagi dibangun, maka malam harinya runtuhlah candi yang telah jadi itu. Demikian juga kalau dibangun pada malam hari, maka pada pagi harinya bangunan tersebut kembali roboh, dan begitu seterusnya dalam membangun sebuah candi Sapto Argo. Sehingga kaum Pandawa disibukkan hanya oleh pembangunan yang selalu jatuh bangun. Namun apa yang menjadi penyebabnya? Setelah menelisik ke segala penjuru, maka para linuwih tersebut membuat suatu kesimpulan sebab-sebab jatuhnya pembangunan candi tersebut. Akhirnya dituangkanlah dalam kesepakatan para penasihat-penasihat Raja tersebut, bahwa sang Raja atau Kerajaan Negeri itu telah kehilangan suatu pusaka andalan negeri yang seharusnya dipegang di tangan Sang Raja. Pusaka tersebut adalah Jamus Kalimasada telah lenyap dan hilang dari tangan Sang Raja yang ternyata dicuri oleh Ratu Jin, yang bernama Mustokoweni. (cerita ini diambil dari posmo. Cerita lanjutannya bisa ditanyaken pada ahlinya Mas Sedjatee disini atau pada sahabat kami yang setia berjumpa disini Mas sikapsamin.)

Indonesia 2045 : Bangkrut atau Bubar atau Bangkit ??? Semua terjadi karena lantaran. Hari ini percikan api mulai terjadi dimana-mana hanya memang sekarang masih musim hujan, mungkin percikan api itu masih mudah dipadamkan. Maka dari itu buat para sedulur kabeh saat bumi masih basah hati-hatilah saat melangkah jangan sampai tergelincir dalam roda sejarah.

Indonesia 2045 : Bangkrut atau  Bubar atau Bangkit ???

Ingatlah bahwa siang dan malam senantiasa dipergilirkan !!!!

Mari ber-G.I.A.T untuk Indonesia Alternatif


About these ads

26 comments on “Indonesia Duaribuempatlima

  1. alamendah
    September 29, 2010

    (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    yang pasti mau 2045 atau 2054 langkah awalnya harus sudah dimulai ditentukan hari ini

    ————
    Kopral Cepot : Se7 mas ;)

  2. burung2 manyar?
    September 29, 2010

    hmm, pernah saya baca 3x, seingatku di setting 45 an, tokohnya adalah seorang indo belanda yg berpihak ke indonesia akhirnya di suatu pertemuan di masa tua memakai batik dan kawan2nya memakai jas?saya masih penasaran, rumornya tokoh ini nyata ya?pernah sekolah di itb?bener ga bung?

    ———————-
    Kopral Cepot : Yang dimaksud siapa yah ? Douwes Dekker kah ?

  3. Sang Penjelajah Malam
    September 29, 2010

    MERDEKA

  4. last navajo
    September 30, 2010

    hahahahahahaha aku tahu, kalo yg anoman diplomasinya yg ada lagunya ya, anoman obong, pak wah ini ada tim konspiratif, sangat mencurigakan sekaleee, dasar orang iseng, bung karno itu sudah dipersiapkan baik2 bahkan tim intel amrik pun jaga dia, walaupun akhirnya justru berbalik krn pengen bebas aktif, pak harto juga sama sdh disiapin ketika pengen bebas aktif yoooo dijatuhkan, lhaa setelah repotnasi justru buanyak jenderal2 yg pindah ke pdip gara2 ngiranya juga amrik dukung dan nyokong(mungkin juga) megawati dan ga nyadar manuver poros tengah, kalah bu mega naiklah mbah gus dur, ini juga sama, tokoh yg dibesarkan oleh media dan jaringannya, yaaa tahulah sendiri, lhhaa ini juga kacau bermanuverlah amriki dan jaringannya dan juga kekacaun koordinasi dn dimana poros tengah pecah(?), buat disinformasi di indonesia, banyaklah kasus kerusuhan dan kekacauan di seluruh indonesia, pokoknyaaa benar kacau, juga banyak pihak dalam dan luar yg maen, didetailin ga berani saya, buisa2x diburu dah, yg jelas satu info valid, amrik dan aussie turunkan senjata di ambon, lhaa(tenang100x mikul dhuwur mendem jero, sejarah harus diungkap kebenarannya, agar generasi muda tidak mengulang kejelekan yg sama(dipendem), yg baguse(dijunjung) tapi ya harus diberitahu dgn proses hati2), lalu mungkin ada kompromi2 berbagai pihak dn dan ln dgn jaringan masing2 akhirnya naiklah bu mego, terus kejadianlah peristiwa 911, waaaah gendenglah amerika, aku sing sakjane kudhune dadi petani, melu gendeng sampe saiki, buanyak kasus dimana banyak tokoh2 yg ‘naik’ melalui jaringan media dll dgn proses produksi, marketing, sales, maintenance, service purnajual, dan barang bekas layak pakai dan tak layak(dihancurkan), semua ini diproduksi dalam berbagai bidang disesuaikan dgn kebutuhan sang master mind juga disesuaikan dgn kondisi negara objek, seperti kepercayaan turun temurun, sosial, budaya, agama, lingkungan geografis atau negara sekitar dan juga respon2 yg mengikuti proses pembibitan karakter sang tokoh, sang tokoh sendiri kadang2 ada yg menyadari dan kebanyakan tidak seperti misalnya dari unsur ulama seperti maaf si aa, sejak poligami, karakternya langsung ‘dibunuh’ beramai2 terutama oleh bimbingan media massa, diamput aku jadi lupa mau ngomong apalagi sempat ngelamun nih, intinya hati2 cooooooooooooooooi, wasdapalah, cek recek sumber info, leiden harus direbut buka semua sumber sejarah dan cek ulang termasuk usia daun lontarnya!!!!makanya barat sampai repot2 menyuruh bahkan membiayai penelitian yg menurut kita aneh2 dan ga penting2 seperti bahasa dan budaya daerah terpencil, barat emang sangat jago devide et impera, sebelum bule datang, semua bangsa dan agama proses wajar masuk indonesia, dgn motif terutama ekonomi, dia pisahkan dan sekat2 masyarakat yg ada, yg kuat dihabisi, yg lemah dibela selama bersamanya, intinya, semuanya dipecah akhirnya kita lalai perbedaan justru yg kita lihat adalah biasa menjadi luar biasa( kalo saya akidah tetap, pengamalan/muamalah dgn siapa saja, kamu jatuh juga saya tolong, ga nanya agama dulu toh kalo di jalan, ya ga brooooo?)kita lupa yg kita perjuangkan bukan menyatukan apalagi ketika masing2 sangat yakin dgn keyakinannya (u ahmadiyah, wajar sebenarnya muslim menolak krn efeknya sangat fatal, krn nabi Muhammad bukan dianggap yg terakhir di dalam ahmadiyah, artinya berarti apapun yg dilakuan mirza ghulam ahmad termasuk meruntuhkan pondasi islam, jadi wajarlah muslim marah, yg terpenting adalah proses kasus ini dielesaikan secara damai, muslim tenang, ahmadiyah dibimbing lagi oleh depag jika mengaku beragama islam karena mereka berhaji dan salah satu syarat haji formal dari pemerintah arab ya bukan ahmadiyah), yg harus kita lakukan adalah kompak damai u tuntaskan prioritas masalah rakyat(haaaa ini yg ngasih tahu kakakku waktu gua urus bisnisnya dagang krupuk, udah diomelin gua ribuan kali) lha apa yg saya katakan mungkin ada yg salah dan harus dikritisi, jadi silaken dipikirken sebelum gendeng dan pulang kampung.

  5. Detak Detik Perubahan
    September 30, 2010

    (1) Marwah Daud Ibrahim seakan pasti bercita-cita pendek dan ketika dansa politiknya tersandung dia pun hilang. Pejuang yang pernah kucatat tidak seperti itu. Maafkan aku berkata spt ini ibu Marwah Daud Ibrahim.

    (2) Gaya mitis Mangun Wijaya dalam banyak hal menemukan praksis-praksis empirik yang bersesuaian. Terpujilah namanya.

    (3) Andreas Harefa sudah bosan cakap-cakap, namun ia berfilosofi hingga jejaknya pun tak hambar, karena —beda dengan ibu Marwah Daud Ibrahim— frustrasi tak mungkin singgah dalam benaknya.

    (4) Kopral Cepot ingin pooling pendapat untuk 3 opsi (Indonesia Bangkrut, Indonesia Bubar, Indonesia bangkit Berjaya)? Dari penempatan ketiga opsi itu secercah pesimisme sudah digambarkan.

    (5) Indonesia Bangkrut. Tanda-tandanya sudah amat jelas. Kebangkrutan tidak cuma dalam dimensi ekonomi yang menempati urutan terakhir dalam sebuah daftar panjang di benak Kopral Cepot.

    (6) Indonesia Bubar. Kebenaran opsi ini makin terasa jika didekati dari sudut pilihan konotatif atau denotatif. Hanya bagian-bagian wil;ayah tertentu Jakarta yang akan tenggelam (bubar), yang lain tidak bukan? Tarakan juga segera redup manakala orderan usai, sebagaimana Poso dan Acheh dulu. Tetapi jika tahun 2045 itu “dibangunkan” Mr Mohammad Yamin, Bung Karno, Bung Hatta, Bung Syahrir dan dibawa berkeliling Indonesia setelah diminta mewawancarai Presiden, Wakil Presiden, seluruh Menteri, seluruh pemain blog, seluruh wartawan, seluruh rektor, seluruh maling, seluruh preman, seluruh koruptor, seluruh wts, dan akhirnya seorang marhaenis, maka Mr Mohammad Yamin, Bung Karno, Bung Hatta, Bung Syahrir “buru-buru akan kembali ke kubur” karena yakin sudah tak ada lagi yang perlu mereka layat di boemi bernama Indonesia dengan identitas yang sudah tergadai itu.

    (7) Indonesia Bangkit Berjaya. Pada saat P4 dianggap “setara agama” klobotisme pemujaan hayali adalah resep peradaban zaman itu. Megalomania berkembang dalam perulangan yang begitu ramai. Orang mau segera saja melampaui Amerika sementara kakinya terjerat blankon sobek (Pak Harto tak pernah mau buka Kongres Bahasa dan Kebudayaan Etnis lain, sedangkan untuk kongres bahasa dan Kebudayaan Jawa beliau akan datang pakai Blankon lengkap dengan keris di belakang pinggang dan bertitah dengan bahasa Jawa paling halus. Dan beliau merasa pantang dan tersinggung berat jika disebut lebih rendah kejawenannya dari Ali Moertopo). Tak begitu risih orang menirukan (bukan dialek) gaya bahasa pribadi Pak Harto yang sering bukan cuma aneh, namun kerap pula menyalahi tata bahasa Indonesia (daripadanya lebih banyak daripada yang lain: ini ejekan Nurcholis Madjid). Kenanglah apa resep Harmoko, atau rewind-lah dalam memory saat Menteri asal Batak (gak usah disebut namanya ya) menirukan gaya bahasa pak Harto dengan begitu “memilukan”.

    (8) Di sebuah kampung terpencil seorang petani tua bergegas ke ibu kota kecamatan suatu pagi yang dingin. Ia membawa setandan pisang. Katanya, itu oleh-oleh sebagai rasa berterimakasih kepada pemerintah berhubung irigasi di kampungnya diperbaiki meski usianya cuma satu tahun (rusak karena sebab konstruksi buruk). Tiba di ibukota Kecamatan ia pun bertanya kepada siapa saja yang ia temui “di mana rumah pemerintah?”. Akhirnya seorang wartawan yang baik dan mafhum mengantarkannya ke kantor Camat. Camatnya sedang menerima tamu, dan pak tani diminta menunggu. Sambil menunbggu ia pun terganggu oleh siaran tv tentang Ruhut yang bertengkar dengan Gayus Lumbuun. Ia merasa malu dan menundukkan kepala. Saat menundukkan kepala, matanya menyapu sekilas sobekan-sobekan koran di lantai. Dia pungut dan .. alangkah kagetnya dia. Antasari sdh di penjara rupanya. Yusril Ihza mahendra sudah menendang Hendarman Supandji. Ada polisi di tahanan karena tuduhan korupsi. Ada Kapolri yang sangat tegar menembaki. Ada SBY yang saling hormat dengan sikap kesamaptaan paling sempuirna dengan 2 orang berpakaian serba putih (ia tak tahu pelantikan KSAL dan Panglima TNI). Satu lagi dalam sobekan koran itu ia temukan dengan jelas, SBY mau Presiden lagi (dalam terjemahannya terhubung dengan Bung Karno yang ingin Presiden seumur hidup). Pak tani mengurungkan niatnya bertemu pemerintah itu, dan pulang. Pisang oleh-oleh diberikan cuma-cuma kepada satpam yang mebguliti tubuh kurusnya lewat pandangan tajam menyelidik penuh perasaan jijik.
    Nah, Kopral Cepot yang terhormat. Pak tani itu belum separah seorang pengguna koteka di Indonesiaku yang lain. Lalu, modalitas apa untuk bangkit berjaya???????

    Kali ini aku hrs mohon maaf, dan haturtatengkyu all.

  6. Ping-balik: TIGA OPSI KOPRAL CEPOT: INDONESIA BANGKRUT, INDONESIA BUBAR ATAU INDONESIA BANGKIT BERJAYA « GEREP NAHINAN

  7. last navajo
    September 30, 2010

    last navajo adalah film hollywood, mesin propaganda amriki, sub etnis indian amriki utara yg tersisa 2 orang dalam perang berlatar tahun 45 ketika proses penaklukan jepang, agar kode sandi perang tak mudah terenkripsi oleh pihak jepang, us marine duo ngora jeung kolot disuruh sebagai petugas lalu lintas informasi perintah, pada akhirnya tewaslah nu kolotna oleh bala tentara jepang, amriki sangat pandai mengeksplotasi sejarahnya dan pemikiran individu kreatif bebas u menegaskan ke superiorannya, tapi mereka telah lupa superman is dead atau it’s not real today; wah aku bisa juga english. hanya 3 negara yg memiliki kemampuan propaganda massal masif amriki, rrc, dan india dengan mboliwoodnyA. ttg indonesia saya pribadi justru sangat optimis jikalau pemerintah, pemimpin2 lainnya segala jenis bidang, dan rakyat mampu kompak memanfaatkan momentum global dengan kedamaian dalam negeri, salah satunya krn rezim dollar telah teran
    cam dominasinya!!!

  8. last navajo
    September 30, 2010

    indonesia jaya dari sabang hingga merauke. toto tentrem kerta raharja, wah ini artinya apa ya?

  9. last navajo
    September 30, 2010

    indonesia jaya dari sabang hingga merauke. toto tentrem kerta raharja, wah ini artinya apa ya? yang rukun yo!

  10. last navajo
    September 30, 2010

    barat dgn menggunakan metode ilmiah warisan ilmuwan muslim, memanfaatkan ilmu hayati seperti melakukan klasifikasi mahluk mesal ke bawah kelas, genus, familia, ordo, terakhir spesies. dalam kehidupan akan selalu ada buffer2, jika ingin kuasai suatu negeri, kalsifikasikan penaopang kekuatan lawan, habisilah buffernya2, taktik ini akhirnya disebut devide et impera, dalam kasus kondisi geografis nuaaaampak terlihat dalam ‘pengepungan’ rrc, rrc yg sebenarnya dalam kondisi peralihan/ rawan, sehingga proses perlahan2, toh ada dua sistem misal hongkong, macau. dinasti atau kerajaan total tak mampu balik lagi seperti korut(buffer nya di timur), ini setelah melihat jatuhnya uni soviet, tetap komunis murni, juga tak mungkin, karena wilayah besar dgn penduduk besar harus diuleg/diracik dgn tepat antara bumbu otoriter dgn kebebasan individu agar tak tergerus gelombang serangan tak tampak barat, termasuk distribusi kekayaan yg adil bagi individu dlm negara/lingkungan (hak dan kwjiban) bagi
    saya pribadi, u solusi global hal ini sistem yg adil dan mumpuni hanya satu dan ini adlah pedoman langit! dan proses pun bergulir, karena Allah swt bukanlah spesies(barat versi) yg lebih tinggi seperti dalam propaganda film bule yz dan dibedah u diketahui anatominya, agar manusia juga mampu berevolusi. Telah tegas sifat2 antara yg diciptakan dan Sang Pencipta.
    diperlukan agama(aturan agar tak kacau bumi in) u menegakkan keadilan dengan damai, dan jalan itu adalah jalan

  11. Ping-balik: G.I.A.T Menulis Untuk Indonesia Bangkit « de Go Blog

  12. scar tissue
    September 30, 2010

    mungkin yg berkoteka bisa jadi lebih beruntung daripada petani dari sudut pandang yg berbeda(bukan fasilitas/materi yg telah berlimpah ruah) bisa jadi kadang beruntung lebih tidak tahu realtasnya. terkadang beruntung lebih jauh dari ‘pusat’ yg sangat ‘berisik’. berebut dana tak seberapa di kepadatan luar biasa.

  13. scar tissue
    September 30, 2010

    pooling pendapat? yeah salah dah gua, saya kirain adalah ‘referendum HATI’ rakyat indonesia u generasi penerus dari sabang hingga merauke, sesuatu yg tak perlu dijawab dengan mulut tapi ………………..di kala sendiri dan di malam hari yg berpayung awan tanpa sinar bulan purnama dan bintang-bintang, ele ele ceile lepat euy pangapunten nyak!

  14. MELILEA
    Oktober 1, 2010

    YA AMPUN KLO BAYANGAN 2045 aj udah se seram itu ..
    mari kita wujud kan BERUBAH , jangan sampai sperti itu ..
    serem baget , anak dan cucu kita hanya cuma bisa mengenang kata INDONESIA ..
    jangan sampai seprti itu ..
    meri kita lestaRIKAN , BUAT HASIL UNTUK ANAK CUCU KITA >>

  15. Republican Wasp
    Oktober 1, 2010

    Tahun 2045 ya. Entah kenapa, untuk tahun sejauh itu saya kurang percaya ulasan-ulasan dari para pengamat. Soalnya tahun 2045 itu waktu yg bisa dibilang terlalu jauh untuk memperkirakan proyeksi masa depan suatu bangsa karena dalam jeda waktu di antaranya, pasti bakal terjadi banyak peristiwa yg sedikit banyak mempengaruhi perjalanan Indonesia

    • KeongRacun
      Oktober 1, 2010

      2045 tinggal 35 tahun lagi tidaklah panjang untuk ukuran sebuah bangsa, perubahan bisa terlihat dari sekarang juga. Jamus kalimusada musti ketemu kalo indonesia ingin maju.

      • intan
        Oktober 12, 2010

        bentar lagi dong.. :(

  16. burung2 manyar? namaku masbukin
    Oktober 2, 2010

    aku tdk tahu ada satu aplikasi 2 exe, virtualnya?pernah berselancar, bahkan kata2 yg akan kubaca diubah mereka?permainan ribuan tahun ternyata sangat serius digeluti oleh svh clan, aku baru menelusuri jejak sejarah jawa, terasa ada yg subyektif dan menunjukkan kejelekan satu kelompok dengan mengagul2kan golongannya(misal. bgm sifat dari feodalisme itu sendiri dan efeknya tidak dijelaskan?dll) cara2 ini adalah ciri suatu club, eh maaf ‘clan’ beribu2 tahun lalu, eksploitasi habis2an ‘perbedaan hasil identifikasi/iklasifikasi suatu komunitas’ demi tujuan2 tertentu, mengarahkan masa depan suatu bangsa???), dengan tdk mempertimbangkan berbagai aspek dan kondisi umum rakyat di suatu kerajaan(ekonomi, sosial, dan politik dalam dan global lebih mendetail) dan juga tdk berani menganalisis dgn ‘keluar ruangan’ atau analisa kondisi sekitar dari kerajaan tersebut di luar pulau jawa(analisis ttg ini sedikit sekali dan kurang akurat). terkesan bagiku tulisan sejarah ini seperti tulisan samuel h. clash civilization(pakem ‘pembuatan fakta pendukung’) on tanah jawa era akhir majapahit. tulisan yg tendesius, perlu diverifikasi dan divalidasi oleh data2 dari dokumen sejarah yg dirampas dan disimpan di leiden, juga perlu diuji karbon dll keaslian dokumen2 pampasan, karena dokumen yg ada begitu banyak varian dan perlu ditelusuri lebih lanjut siapa penulis asli, pencetak buku, uji karbon, dll nya. aku takkan berkata2 lebih lanjut terlalu banyak ‘bayangan’ bukan seiring seringnya kunjunganku?sory kalo salah, gr neh. silahkan eh maaf silakan nanti ada yg tersinggung, ada juga yg bicara masalah karma ke aku, ngikutin aku terus juga tuh orang. aku diam dan akan bersiap pulang kampung, pesan telah kuterima dari salah satu bayangan yg ‘bertopeng’ di kalimalang dan di bojonegoro. aku diam dan mohon pamit (pulang ‘kampung’) kopral. semoga indonesia rukun, wassalamualaikum wr. wb.

    —————-
    Kopral Cepot : Hatur tararengkyu atas persinggahannya … hati2 sob ;)

    • nbasis
      Oktober 2, 2010

      distorsi sejarah yg perlu pelurusan. selamat pulang kampung

  17. majorprad
    Oktober 2, 2010

    Barangkali ini proses menuju kejayaan Indonesia. Urutannya adalah:
    1. Indonesia Bangkrut.
    Untuk benar dan jaya, Indonesia harus membangkrutkan aturan-aturan yang bobrok,
    gak modern, gak mutakhir, dan gak canggih.
    2. Indonesia Bubar
    Untuk memulai sesuatu yang baru, Indonesia harus membubarkan yang lama terlebih
    dahulu. Yang kotor harus dikuras dulu biar bersih. Bubar jalan grak!
    3. Indonesia Bangkit Berjaya
    Setelah dua proses tadi terjadi tinggal mendirikan Indonesia yang baru. Indonesia
    alternatif transformatif. Pasti Bangkit dan berjaya.

    Bukan begitu Kop? Jadi ini menurut saya bukan pilihan, tapi proses berjalan dari sekarang hingga 2045. Makanya berpikir G.I.A.T. ya Kop? :D

    ———————-
    Kopral Cepot : Zero to Hero :D

  18. itempoeti
    Oktober 2, 2010

    “Entahlah apakah ini menandakan gagasan Nusantara Jaya 2045 telah “menguap” seiring dengan gagalnya beliau dalam pencalonan sebagai capres 2009 lampau. :(

    saya suka kalimat ini… :lol:

  19. achoey
    Oktober 5, 2010

    Moga di 2045 Indonesia bangkit berjaya :)

  20. da cao jing she
    Oktober 5, 2010

    kalo itu yg disebut proses, produk akhirnya naon atuh kang? lamun kudu kitu prosesna, sabraha rakyat nu jadi tumbal kang? proses itu ada produk akhirnya, ada alat produksinya, ada bahannya, ada operatornya?aaa lieur euy! proses dalam proses siklus dalam siklus. begini aja gambarannya, baru2 ini jepang turunkan suku bunga, cina dan india bantu srilangka dalam voting di dewan ham, ada perebutan sda di laut timur dan selatan cina dengan pemain utama rrc yg terkuat, di bagian lain usa dan sekutu eropanya ‘mengamankan’ sda di afghan, irak, dan di beberapa titik lainnya dgn tetap pake style sekali dayung dua pulau terlampaui. saya jadi teringat ketika perang dingin dulu, di uni soviet pake mata uangnya apa?barter?kapan dollar semakin menyebar ke seluruh dunia?setelah soviet jatuh(pasar yg lbh luas?) dan china mulai dibuka oleh mr deng?sepertinya ke depan hak2 veto bisa goyah, mungkinkah mempertahankan israel dan ‘membakar’ dollar usa(merampok devisa negara2 yg tak disukai/tentukan ekonomi negara lain, dengan perang narkoba dll) bersamaan secara aman ketika ada dua blok yg berlawanan?bgm jika ada blok ketiga yg lebih independen drpd nonblok dulu?silaken dilanjutken analisana, siapken pertahanan negaramu

  21. avg free download
    Oktober 7, 2010

    hope and change

  22. bagindoarrahman
    November 6, 2010

    Waaaaauuuuuu…..
    Wauuuuuuuuuuuuuuuuu…
    2045??????????
    Gimana ngomongnya ya???

    Aku mo puang kampung ah seblum tahun ntu…mau nyaksikan sejarah…
    Aciiiiikk….

  23. XucinXgaronX
    Desember 1, 2010

    2045
    indonesia tetap indonesia …

    tidak mungkin menjadi malaysia

    atau U.S.A

بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip Serbasejarah

Serbasejarah Community

RSS Koment tangkyu

Ter-apresiasi..

%d blogger menyukai ini: