Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara
Jepang Masuk Ke Indonesia
Pada Maret 1942, pasukan-pasukan Sekutu di Jawa diberitahukan oleh mata-mata bahwa suatu kekuatan Jepang sejumlah 250.000 sedang mendekati Bandung, sementara kenyataannya kekuatannya hanya sepersepuluh jumlah itu. Informasi yang keliru itu mungkin merupakan bagian dari alasan mengapa Sekutu menyerah di Jawa.
Pada 9 Maret 1942, Gubernur Jenderal Jonkheer Tjarda van Starkenborgh Stachouwer bersama Letnan Jenderal Hein ter Poorten, Panglima Tertinggi Tentara India-Belanda datang ke Kalijati dan dimulai perundingan antara Pemerintah Hindia Belanda dengan pihak Tentara Jepang yang dipimpin langsung oleh Letnan Jenderal Imamura. Imamura menyatakan, bahwa Belanda harus menandatangani pernyataan menyerah tanpa syarat. Letnan Jenderal ter Poorten, mewakili Gubernur Jenderal menanda-tangani pernyataan menyerah tanpa syarat. Dengan demikian secara de facto dan de jure, seluruh wilayah bekas Hindia-Belanda sejak itu berada di bawah kekuasaan dan administrasi Jepang. Hari itu juga, tanggal 9 Maret Jenderal Hein ter Poorten memerintahkan kepada seluruh tentara India Belanda untuk juga menyerahkan diri kepada balatentara Kekaisaran Jepang.
Masa pendudukan Jepang di Indonesia dimulai pada tahun 1942 dan berakhir pada tanggal 17 Agustus 1945 seiring dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno dan M. Hatta atas nama bangsa Indonesia.
Hari Raya Idul Fitri di Zaman Jepang
Pada akhir tahun 1942, diselengarakanlah perayaan Idul Fitri. Perayaan ini agak sedikit istimewa, karena untuk pertama kalinya diadakan di zaman penjajahan Jepang.
Dalam usaha menarik simpati bangsa Indonesia dengan tujuan agar rakyat mau membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya, Jepang mengumandangkan semboyan 3A yakni: “Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia”. Hal ini menyatakan bahwa kehadiran Jepang di Asia, termasuk Indonesia adalah untuk membebaskan Asia dari penjajahan bangsa Barat, Jepang menyebut dirinya sebagai saudara tua bangsa Indonesia yang akan membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.
Tanggal 29 April 1945 melalui Maklumat Gunseikan (Lembaga Penguasa Darurat Militer Balatentara Dai Nippon, Kekaisaran Jepang di Indonesia) dibentuk dasar hukum bagi Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Badan untuk Menyelidiki Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (selanjutnya disebut Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI). Anggota Badan Penyelidik dibatasi 62 orang dan kepada kaum cerdik pandai yang tidak termasuk anggota dimintakan kesediaannya ikut mengajukan buah pikiran dan usul-usul melalui anggota Badan Penyelidik.
Propaganda Jepang Tahun 1945 Part 1
Propaganda Jepang Tahun 1945 Part 2
Aku bukan masa lalu, tapi masa lalu membawaku ke masa depan ~kopralogic~
Attention ! Serbasejarah dengan admin Kopral Cepot hanya menulis di blog ini, tidak buka lapak di blogspot, multiply atau lainnya... Hatur tangkyu ;)
Blog pada WordPress.com. Tema: Suburbia oleh WPSHOWER.
Jadi ingat pelajaran sejarah…
Maksih infonya…
mendidik sekali..
Benar-benar sejarah…
wah kalau dulu saya belajar sejarah model begini,
bisa jadi saya lebih paham sejarah bangsa,
dan nasionalisme itu bukan cuma hapalan.
———-
Kopral Cepot : iyah memang belajar sejarah dari sd ampe sma seperti “dibuat” tidak menarik akhirnya banyak yang tidak suka sejarah… tidak suka sejarah menyebabkan tidak kenal, tidak paham dan tidak menjiwai makna sejarah.. btw hatur tangkyu dah berkunjung
hehehe.. ingat SMA dulu guru sejarahnya dah tua banget dan bicaranya pelaaaaan sekali kebayaaaaang engga mas
Salam Sayang
Salam Rindu untukmu
terharu T_T
kangen masa SMP… sama bu Isrowiyah…
seandainya waktu SMP ada internet dengan layanan multimedia, tentu pelajaran sejarah jadi tidak membosankan.
oh ya saya punya salah satu koleksi peninggalan Jepang berupa PETA tahun 30an.. peta ini dalam bentuk digital yang bisa dilihat di website salah satu universitas di JEpang.
————-
tankyu dah berkunjung kmari smoga bisa sharing
Kopral Cepot : waaah boleh tau donk websitenya apa
Assalamualaikum wr. wb.
salam sejahtera ..
terima kasih buat buat film2 dokumenternya saya suka sekali mengoleksi film2 dokumenter tentang sejarah indonesia apapun itu. jika bapak masih punya banyak film dokumenter saya minta boleh kan??
dan saya juga mau tanya apa ada situs atau forum untuk komunitas pencinta film dokumenuter sejarah agar kita bisa saling bertukar informasi terutama videonya atau yang lainnya.
makasih sebelumnya…,,
wassalamualaikum wr.wb.
asyiik jg neeh…. salam!
kopral cepot kalau di ijini, saya kebetulan guru IPS di sebuah sekolah dibanjarmasin mao minta tampilan, film-film mengenai sejarah Indonesia mulai dari belanda datang sampai Orde baru bisa gak?
——————
Kopral Cepot : Pak Sugeng Hatur tararengkyu bisa berkunjung kemari … harapan begituh pak .. bisa nampilkan film2 dokumenter … moga2 kedepan sy bisa menampilkan sesuai harapan
wah bagus !
saya lagi ada tugas sejarah dalam bentuk drama ,
bagus nih , sangat menginspirasi !
terimakasih ….
Salam hangat. Piye ya caraene download video-video perjuangan diatas, aku di beri petunjuknya ya. Makasih…..
maaf mas, saya mau tanya, kalo mau korespondensi sama pembuat film dokumenter di atas gimana ya?
di kampus saya, akan segera diadakan acara terkait dokumenter soalnya.
terima kasih sebelumnya. ditunggu balasannya.
Film2 dokumenter itu sy temukan di Youtube, dan setau saya itu bukan film dokumenter yang dibuat sekarang2, tetapi itu merupakan arsip sejarah atau dokumen sejarah dalam bentuk film yang tersimpan di arsip nasional. Kalo contoh film dokumenter yang ada disini http://serbasejarah.wordpress.com/2009/06/25/shadow-play-film-mengenai-penjatuhan-soekarno-dan-pembantaian-massal-1965-1966/ bisa korespondensi ke http://www.offstream.tv coba klik “contact us” nya ada alamat email disitu. oh iya sekitar november 2009 pernah ada diskusi film dokumenter di Auditorium FEUI informasinya ada di sini http://www.offstream.tv jd siapa tau bisa kontak mereka.
maaf’s sy tdk bisa memberi informasi yang banyak
bambang kesal
melihat kekacauan ini terhadap jepang
sama belanda saya jadi bersedih saya kesal
bgus,bgus. Teringat guru saya yang ngajar sejarah . Thank’s ya udh ksk tw
sumber yang dipakai untuk meneliti tentang perayaan hari raya idul fitri masa penjajahan jepang itu dari mana ya? apa ada arsipnya ?
mmng sjarah dahulu mngingatkan qta untk sling mnghormati satu sma lain
saya jg teringat ma guru ips sejarah yg dulu…kalau saya hidup di zaman pendudukan jepang betapa sedih’a hati saya