Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara
Menikmati “Mata Najwa” epidose “Sang Pendobrak” memberikan pencerahan yang luar biasa. Mata Najwa yang biasa terkesan “nakal” dengan pertanyaan-pertanyaan yang menusuk, kali ini seolah hampir tanpa “propokatif ” yang memerahkan telinga tamunya, tetapi lebih menyajikan sisi edukatif bagi kaum muda dengan gagasan-gagasan yang disampaikan oleh tamu di “mata najwa”. Bung Anas ketua umum Partai Demokrat, Anies Baswedan tokoh intelektual civil society dan Sandiaga S. Uno pengusaha muda adalah tiga tokoh muda yang menjadi tamu “Sang Pendobrak” di “Mata Najwa”.
Anas Urbaningrum (akrab disapa Bung Anas), lahir di Blitar 15 Juli 1969. (usia 41 tahun) Setelah selesai mengikuti studi Sarjana Ilmu Politik Universitas Airlangga, 1992, Bung Anas melanjutkan studi Magister Sains Ilmu Politik UI, 2000. Saat ini, Bung Anas sedang mengikuti Program Doktor Ilmu Politik di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Kongres II Partai Demokrat di Bandung membawanya menjadi “Demokrat 1″ atawa Ketua Umum Partai Demokrat, partai berkuasa “trah” SBY. Gagasan-gagasan Bung Anas terekam dalam website resminya bunganas.com
Anies Baswedan Ph.D., (lahir 7 Mei 1969; usia 41 tahun) adalah rektor Universitas Paramadina, direktur riset pada The Indonesian Institute. Anis pernah bekerja sebagai National Advisor bidang desentralisasi dan otonomi daerah di Partnership for Governance Reform, Jakarta (2006-2007). Selain itu pernah juga menjadi peneliti utama di Lembaga Survei Indonesia (2005-2007). Meski tidak pernah menjadi juara kelas, ia terdaftar sebagai ’100 Intelektual Publik Dunia’.
Sandiaga S. Uno, Tempat/tgl lahir : Rumbai, 28 Juni 1969. (Usia 41 tahun) Orang tua : Razif Halik Uno dan Rachmini Rachman atau Mien Uno , menjalani pendidikan formal di Bachelor of Business Administration, The Wichita State University, Kansas, AS, lulus 1990 dan Master of Business Administration, The George Washington Univ., Washington, AS, lulus 92. Pertautan akrabnya dengan keluarga Soeryadjaja membawa Sandi mendirikan perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya bersama anak William, Edwin Soeryadjaja. Saratoga punya saham besar di PT Adaro Energy Tbk, perusahaan batu bara terbesar kedua di Indonesia yang punya cadangan 928 juta ton batu bara. Sandi -demikian penyandang gelar MBA dari The George Washington University itu biasa disapa- tercatat sebagai orang terkaya ke-29 di Indonesia versi Forbes. Kekayaannya USD 400 juta.
“Anak muda berbicara masa depan, orang tua berbicara masa lalu”
Pertanyaan-pertanyaan Najwa Shihab yang menjadi tuan rumah “Mata Najwa” yang khas, menusuk dan bernas terhadap tamunya yang kali ini menampilkan sosok-sosok tokoh muda yang digadang-gadang sebagai pemimpin masa depan sekelas Bung Anas, Mas Anis dan Sandiaga S. Uno. Mereka merepresentasikan pada tiga “rahim” kelahiran kepemimpinan nasional yaitu tokoh parpol atau politisi, intelektual atau akademisi dan pengusaha. Najwa Shihab menggali gagasan-gagasan tamunya dalam mengekspektasi tiga tokoh ini sebagai pemimpin masa depan semisal presiden 2014. Sedikit cuplikan gagasan-gagasan mereka:
Apa Kata Anas ?
Apa Kata Anies ?
Apa kata Sandi ?
Ayat-Ayat Mata Najwa
SELAMAT DATANG KAUM MUDA … DAN ISTIRAHATLAH PAK TUA
wah apdet bgt.. thx uda direkap, bmanfaat sekali nih..
mata najwa selalu seru ya, sharp as always…
sptnya ketiganya tipe karakter koleris-melankolis yah
Iyah karakternya kayaknya sama .. mungkin krn sama2 shio Ayam Jago
Semangat always
Saya nonton acaranya kang. Bagus dan menginspirasi…
Ternyata ada yang menyegarkan juga di sini.
Memang yang muda yang akan pegang kendali masa depan.
Salam pemuda.
Bersyukur kita masih muda
alhamdulillah ngora kene gening? ckckck. iya, sangat menyenangkan acara MataNajwa. Tapi yang paling buat saya ngakak pas temanya “Timbangan Keyakinan” narasumbernya sangat tidak bagus…
Saya bersyukur Kang sudah bisa melewati masa muda….
hi.. lam kenal..

Tukeran link yuuu..
=====================================================
visit my Blog http://forumomdotcom.wordpress.com
thanks
tulisan yang bagus… trims
Memang sudah saatnya REGENERASI!!!!!!
thanks udh share.. saya gak nonton edisi ini krn gak tau jadwalnya..
emank saatnya generasi muda yang maju memimpin bangsa ini.. yg tua hanya bisa bermimpi dan janji doank.. saatnya yg muda berkreasi.. tuangkan ide dan pemikiran yang baru.. yang solutif…
Pak tua sudahlah
Engkau sudah terlihat lelah..
Pak tua sudahlah..
Kami yang MUDA mampu untuk bekerja..
Pelan sih Gan,, Tapi DALEM..hehehe..
Salam AnakBangsa..
Salam Perubahan..
http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2010/06/04/apa-yang-terjadi-antara-kamu-dengan-tuhan/
Siiiip lah
Themes baru….
Cocok dengan semangat SANG PENDOBRAK. Mantap!!
————-
Kopral Cepot : Mumpung masih anget, theme baru langsung di sambar
Ping-balik: Ideologi Negara Versus Ideologi Rakyat « Biar sejarah yang bicara ……..
Asal jangan mengandalkan “TRAH DINASTI” & kedekatan dengan rezim Aja Kopral!
Assalamu’alaikum,
Nembe tiasa ka dieu deui, seueur katingaleun.
Kang, saya senang dengan ketiga tokoh muda yang usianya baru beranjak 40-an.
Anas dari dunia politik, Anies dari dunia pendidikan dan intektual, dan Sandi dari dunia usaha. Mudah-mudahan mereka konsisten bila sudah “menguasai” negeri ini.
Hatur nuhun Kang.
Salam
————
Kopral Cepot : hatur tararenkyu
Gayanya Pak Anies unik
tapi tetaplah dukung (saya) dari (PKI) ahahahhah
———————-
Kopral Cepot : Hidup kumis pulisi “ngumpul di sisi”
bentoelllllllllllllllllllllll……………………………………pisan
yang muda yang berkerja………………………………….
yang tua yang membela………………………………………….
bersatu padu dalam memakmurkan negeri, Indonesia
bangsa Indonesia butuh banyak peran pemuda. dan semoga semakin banyak pula yang mampu menginspirasi pemuda lain yang masih terlelap…
Mata Najwa perlu mengundang Kopral Cepot untuk topik perbincangan: “cita-cita kecil, cita-cita besar: dobrakan tergantung kecil atau besarnya cita-cita”.
—————-
Kopral Cepot :
Ping-balik: Berpolitik Dengan Gagasan « Biar sejarah yang bicara …….
Aku lihat Mata Najwa mempesona, hingga tak kulewatkan menatapnya