Hatur Tangkyu Muharram

Masa depan berisi harapan, masa lalu memberikan pelajaran. Harapan dan pelajaran bagi sang penunggu waktu adalah energi yang luar biasa untuk melangkahkan kaki menginjak bumi realiti. Harapan tanpa pelajaran adalah buta, sementara pelajaran tanpa harapan adalah hampa. Masa lalu dan masa depan adalah hari ini dan sekarang !!.

Muharram, Jalan Menuju Fajar Asia

oleh :  Bakti Sudjanmowani (Mahasiswa tinggal di Bandung)  “Dari sebab itoe, soedah tentoelah dalam Islam ada Nationalisme, sebab Tjinta bangsa dan tanah air (wathan) hanjalah sebagian dari pada segalanja itoe –Iman–. Bagi tiap-tiap orang Islam, toea dan moeda, kaja dan melarat, pandai atau bodoh, semoeanja memikoel tanggoeng djawab atas kewadjiban itoe, jaitoe kewadjiban mentjintai tanah…

Aku orang Pagaruyung; Sebuah coretan

Oleh : Muhammad Syam Farhan Sejarah Republik Indonesia mencatat beberapa nama, di antaranya Muhammad Hatta, wakil presiden pertama Republik Indonesia (RI). Beliau meletakkkan jabatannya sebelum sempat dilantik menjadi wakil presiden seumur-hidup[1]. Sutan Syahrir, Perdana Menteri Pertama RI yang melakukan serentetan perundingan dengan pemerintah kolonial Belanda di awal revolusi Indonesia. Ia dikenal sebagai seorang sosialis. Sutan…

Sejarah dan Muharram

Oleh : Dokter Toeloes Malang Rasanya berita itu hampir saya katakan biasa, karena saya hampir tiap hari berurusan dengan pasien. Tiba-tiba lamunanku menjadi buyar setelah aku tahu dan ingat bahwasanya hari ini malam tahun baru bagi ummat islam , tahun baru hijrah tepatnya menjelang 1433 H. Kembali aku merenung bertafakur kulihat sepintas perjalanan hidupku sejak…

Tahun Baru Momentum Pembaruan Peradaban yang Beradab

Oleh : Usup Supriadi (Mahasiswa, Blogger dan Penulis. Tinggal di Bogor) Semalam (24/11) saya menyaksikan sebuah siaran ulang diskusi tentang pendidikan dan penyiaran di sebuah stasiun televisi lokal, salah satu hal yang diperbincangkan ialah soal karakter bangsa. Ya, pendidikan karakter saat ini memang tengah gencar-gencarnya diusung oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dan salah…

~ Goes to 1 Muharram 1433 H ~

Oleh : Irma Zain (Mahasiswi Keperawatan Universitas Padjadjaran) Tahun Baru Hijriyah mengingatkan semua memori kita pada lembar peristiwa sejarah bertinta emas akan perjalanan Rasulullah dan para sahabat dalam melalui pintu gerbang hijrah serta menggugah pendengaran, penglihatan, dan qolbu semua mukmin untuk mendengar, melihat, dan merasakan betapa seriusnya Ummat pada masa lalu dalam melepaskan-mencampakkan-membuang jauh-jauh daki-daki…