Yang Tersisa Dalam Cerita

Sardjono Kartosoewirjo, putra bungsu Kartosoewirjo. Saat ayahandanya ditangkap Kodam Siliwangi, Sardjono berusia 5 tahun. Setelah beranjak dewasa ia cukup banyak tahu tentang gerakan NII. Maklum kedua kakaknya, Dodo Muhamad Darda dan Rahmat Tahmid Basuki adalah termasuk anggota DI/TII yang masih terus bergerak pasca meninggalnya Kartosoewirjo. Sardjono sekarang aktif di Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB), wadah... Continue Reading →

Surat Kepada Soekarmadji

Oleh : Syaukani Al Karim* AKU merasa kita pernah bertemu suatu ketika, meski Tuan akan mengatakan tidak. Waktu itu tahun 1938, dan Tuan berusia 33 tahun. Di atas podium, Tuan, sebagai wakil ketua Partai Syarikat Islam Hindia Belanda, yang kemudian disebut Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dengan bersemangat menjelaskan konsep ‘’hijrah” kepada peserta kongres ke-22... Continue Reading →

Revolusi Dari Langit

Sejarah hidup manusia adalah sejarah revolusi atau sejarah perubahan. Sejarah yang dalam bahasa Arab dari ‘syajaratun’ yang berarti pohon, berkaitan erat dengan “perubahan”. Perubahan yang bermakna “gerak” menuju ke bumi untuk menerima dan menjalankan fungsi sebagai “khalifah” (Q.S. 2: 30). Dalam setiap perubahan bisa menghasilkan kebaikan atau keberkahan (An-Nur: 35, “min syajaratin mubarakah.”) yaitu ketika petunjuk Allah digunkan sebagai pedoman, ia... Continue Reading →

Antara Haji, Negara dan Sejarah Islam Indonesia

Merekonstruksi masa lalu dan menafsirkannya adalah semata-mata agar sejarah bisa dimengerti dan dipahami. Kuntowijoyo menyatakan dalam tulisannya "Penjelasan Sejarah", bahwa sejarah bertumpu pada metode Verstenhen, yaitu pengalaman “dalam” yang menembus jiwa dan seluruh pengalaman kemanusiaan. Verstehen atau understanding adalah usaha untuk “meletakan diri” dalam diri yang “lain”. Verstehen adalah mengerti “makna yang ada di dalam”,... Continue Reading →

Hari-hari terakhir ~Tah ieu teh Hudaibiyah ~

Pada tanggal 15 Mei 1962, Kartosoewirjo, mendapat laporan bahwa pasukan DI/TII yang tersebar di gunung Cakrabuana, gunung Guntur serta gunung Galunggung telah kocar-kacir. Tak hanya itu, juga mendengar kondisi fisik pasukannya kian lemah, kehabisan tenaga. Kondisi yang tak jauh beda dengan dirinya. Saat itu Sang Imam ini sedang sakit, Ia menderita penyakit gula serta kurang... Continue Reading →

Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam (Bagian Terakhir)

Saat-saat Terakhir Pada tahun 1957 Kaso Abdul Gani sebagai seorang kepercayaan NII/TII Sulawesi Selatan yang berkedudukan di luar negeri, meresmikan pembentukan Pemegang Kuasa Organisasi (PKO) di luar negeri. Setahun kemudian Syamsul Bachri pada waktu itu menjabat selaku penglima Divisi I/Divisi Hasanuddin, oleh Abdul Qahhar Mudzakkar ditugaskan juga untuk keluar negeri. Disamping bertugas untuk mendampingi Kaso... Continue Reading →

Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam (Bag-5)

Bulan Agustus 1953 merupakan awal peristiwa penting dan bersejarah bagi kehidupan patriot pejuang Sulawesi dan Abdul Qahhar Mudzakkar sendiri. Setelah melalui perjalanan yang panjang, dikhianati ole kawan maupun lawan dan terjadi kristalisasi kepentingan-kepentingan para pendukung perjuangan. Tiga tahun lamanya pimpinan tertinggi patriot pejuang KGSS bertafakur-berichtiar dan bermusyawarah bersama sebelum memutuskan arah perjuangan selanjutnya. Kalau pada... Continue Reading →

Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam (Bag-3)

lanjutan  dari bagian pertama dan kedua Setelah Mosi Integral M. Natsir Akibat persetujuan KMB, tentang penyerahan kedaulatan maka bentuk negara Indonesia tidak lagi merupakan negara kesatuan sebagaimana yang dicita-citakan bangsa Indonesia, tetapi berbentuk federal yang kita kenal dengan nama Republik Indonesia Serikat (R.I.S). Setelah kedaulatan oleh Belanda diserahkan, R.I.S yang belum mencapai umur satu tahun,... Continue Reading →

Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam (Bag-2)

Baca tulisan sebelumnya : Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam Jadi Korban Bekas KNIL Penulisan sejarah mengenai pergolakan Abdul Qahhar Mudzakkar telah mengantarkan beberapa anak manusia untuk menjadikan dirinya sebagai pakar atau ahli, diantaranya pakar ilmu sejarah, pakar ilmu politik, antropologi, psychology, ahli strategi perang/kemiliteran atau lainnya. Tetapi juga tidak jarang orang menulis sejarahnya... Continue Reading →

Jejak Perjuangan Kartosoewirjo : Edisi Khusus Kemerdekaan

Majalah Tempo Edisi 16 Agustus 2010 menghadirkan edisi khusus hari kemerdekaan dengan headline "Kartosoewirjo Mimpi Negara Islam". Banyak informasi yang Tempo tampilkan dalam menapaki jejak langkah perjuangan SM Kartosoewirjo sebagai "kado ulang tahun RI ke 65". Di bawah ini tulisan-tulisan yang di posting ulang dari "tempo online" semoga bermanfaat bagi kita semua. Imam Pemberontak dari... Continue Reading →

Kartosoewirjo

Oleh : Bahtiar Effendy ; Dekan Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Jakarta SEKARMADJI Maridjan Kartosoewirjo adalah tokoh menarik. Dari segi nama, penilaian subyektif saya mengatakan figur ini tidak memiliki Islamic credential yang kuat. Demikian pula jika dilihat dari sisi penampilan. Potret dirinya, seperti tampak dalam buku Cornelis van Dijk yang berjudul... Continue Reading →

Dua Tahap Revolusi

TAK banyak buku atau risalah yang ditulis Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo. Selama 13 tahun bergerilya di hutan-hutan Tasikmalaya, ia memang membawa mesin tik sebesar meja. Tapi ia hanya menulis pikiran-pikirannya tentang cita-cita mendirikan Negara Islam Indonesia dalam bentuk pedoman dan artikel pendek, yang dimuat koran Fadjar Asia pada 1930-an. Karena itu, meski ada tujuh buku yang... Continue Reading →

Perlawanan Tak Pernah Padam

SETELAH NII diproklamasikan pada 7 Agustus 1949, gerilya Darul Islam bertahan hingga 4 Juni 1962. Namun semangat menghidupkan cita-cita S.M. Kartosoewirjo tak padam, meski gagal. DI PASCA-1962 1963. Achmad Sobari, mantan Bupati Priangan Timur (bupati wilayah Darul Islam), mendirikan Negara Islam Tejamaya, yang disebut gerakan Islam murni. 1968. Aceng Kurnia membentuk Penggerakan Rumah Tangga Islam/Persiapan... Continue Reading →

Masih Misteri Setelah 45 Tahun

PERAHU kayu bercat biru dengan tudung terpal di bagian tengah itu melaju membelah laut menuju Pulau Onrust, meninggalkan tepian Muara Kamal di Jakarta Utara. Dua buah mesin tua berkekuatan masing-masing 40 tenaga kuda meraung di bokong kapal pada Selasa siang akhir Juli lalu. Di bawah tudung itu, Sardjono Kartosoewirjo, 53 tahun, duduk bersila di bagian... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: