SEKELUMIT KISAH SUNAN KAJENAR atau SYEH SITI JENAR (Bagian : 3)

Oleh : Damar Shashangka Ucapan Syeh Siti Jenar sangat besar dampaknya bagi image beliau. Kubu PUTIHAN semakin getol menghakimi kubu ABANGAN. Sesungguhnya memang apa yang diucapkan beliau, terlalu tinggi untuk didengar oleh mereka-mereka yang baru saja mengenal spiritualitas. Namun, pada hakikatnya, memang benarlah apa yang beliau ucapkan. Siapakah DIA YANG TAK TERBAYANGKAN itu? Siapakah RUH... Continue Reading →

SEKELUMIT KISAH SUNAN KAJENAR atau SYEH SITI JENAR (Bagian : 2)

Oleh : Damar Shashangka Nama besar Syeh Siti Jenar berkumandang keseluruh wilayah Majapahit dan Pajajaran. Bukan hanya penganut Islam, para pemeluk agama Hindhu dan Buddha-pun sangat menghormati beliau. Sunan Kalijaga sering bertandang ke Pesantren Krendhasawa. Kedua tokoh ini, ibarat kakak adik yang tidak bisa dipisahkan. Kedekatan dua tokoh besar yang sangat disegani oleh seluruh masyarakat... Continue Reading →

Islam Membangun Kesatuan Bangsa

Artikel pada Harian PIKIRAN RAKYAT Jumat 10 Agustus 2007 o l e h : IRFAN ANSHORY; pembina Masjid Salman ITB DALAM AL-QUR’AN Surat Ibrahim ayat 34, Allah SWT berfirman: wa in ta`udduu ni`mata l-Laahi laa tuhshuuhaa (“Dan jika seandainya engkau hendak menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya tidaklah engkau mampu menghinggakannya”). Di antara nikmat Allah yang tak... Continue Reading →

R.K.H. Abdullah Bin Nuh : Ulama Sejarawan dan Pelaku Sejarah

Anda adalah saudaraku. Betapa keadaan anda dan apapun kebangsaan anda. Apapun bahasa anda dan bagaimanapun warna kulit anda. Anda saudaraku walaupun anda tdk kenal aku dan tdk tahu siapa bundaku. Walaupun aku tdk pernah tinggal serumah dgn anda dan belum pernah seharipun hidup bersama anda dibawah satu atap langit. (Persaudaraan Islam : KH Abdullah bin... Continue Reading →

Antropologi Pemikiran Kaum Teroris (1)

Al Chaidar (Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Aceh) Latar Belakang Dari pengakuan para tersangka tindak pidana terorisme Bom Bali 12 Oktober 2002, jelas terlihat sebuah ekspresi emosi keagamaan. Ali Gufron, salah seorang tersangka teror Bom Bali, bahkan menyatakan sikapnya dengan tegas dan sederhana: “... membalas kezaliman dan kesewenangan AS... Continue Reading →

Sejarah Muhammadiyah

Bulan Dzulhijjah (8 Dzulhijjah 1330 H) atau November (18 November 1912 M) merupakan momentum penting lahirnya Muhammadiyah. Itulah kelahiran sebuah gerakan Islam modernis terbesar di Indonesia, yang melakukan perintisan atau kepeloporan pemurnian sekaligus pembaruan Islam di negeri berpenduduk terbesar muslim di dunia. Sebuah gerakan yang didirikan oleh seorang kyai alim, cerdas, dan berjiwa pembaru, yakni... Continue Reading →

Pergerakan Partai Sjarikat Islam sebagai levend organisme

Sebagai levend organisme (satu tubuh yang hidup), Pergerakan Party Sjarikat Islam Indonesia menjalani berbagi-bagi hidup dalam perbagai zaman, Hidup PSII (dalam ukuran kualitas bukan kuantitas) itu melalui ketiga tingkat , menurut harkat derajat orang-orang yang tergabung di dalam pergerakan itu. Zaman Qauliyah (1912-1923) -------- dua fase : 1912-1917 dan 1917-1923 Zaman pertama PSII mengalami hidup... Continue Reading →

Snouck Hurgronje Arsitek Politik Islam Hindia Belanda

Dalam posting yang lalu tentang "Politik Islam Hindia Belanda", telah ditulis beberapa dasar pemikiran tentang kebijakan-kebijakan politik dari pemerintahan Hindia Belanda terhadap umat Islam yang dikenal dengan politik Islam Hindia Belanda. Berikut kita kupas kembali tentang kebijakan-kebijakan tersebut dan aktor dibalik keluarnya kebijakan-kebijakan itu. Siapa Snouck Hurgronje ? Prof. Dr. Snouck Hurgronje (1857-1936) selama ini... Continue Reading →

Politik Hukum Kolonial Belanda; Pengaruhnya terhadap pelaksanaan hukum Islam

Sebagaimana diketahui, bangsa penjajah selain bertujuan untuk mengeruk keuntungan ekonomi (gold) dari tanah jajahan (glory) juga mengemban misi agama (gospel) yang sama sekali berbeda dengan agama mayoritas bangsa Indonesia. Di antara upaya yang dilakukan untuk mewujudkan misi agama tersebut adalah dengan mempertentangkan hukum adat dengan hukum Islam. Di antara upaya yang dilakukan oleh bangsa penjajah... Continue Reading →

Refleksi Pembelajaran Sejarah; sebuah catatan anak jaman

Menelusuri sejarah Islam di Indonesia khususnya dan sejarah keindonesiaan lainnya baik dalam skala nasional maupun lokal, bagai mengurai benang kusut yang tercampuri debu dan potongan-potongan benang menyesatkan. Para peneliti apalagi sebagai "penikmat sejarah" musti dituntut kemampuan memilah mana yang fakta sejarah dan mana yang opini sejarah. Belum lagi banyaknya mitos yang tampaknya sengaja ditaburkan untuk... Continue Reading →

Kapitan Ahmad `Pattimura’ Lussy; icon perlawanan rakyat maluku

Ini adalah posting ulang dari beberapa web/blog tentang "Kapitan Patimura".... yang rata-rata bersumber dari http://swaramuslim.net , perdebatan mengenai muslim or kristen kah Kapitan Patimura menjadi tema tersendiri dalam kronik sejarah perlawanan rakyat nusantara terhadap Belanda. Berikut tulisan tentang : Meluruskan sejarah Kapitan Ahmad `Pattimura' Lussy yang dimuat di swaramuslim.net Tokoh Muslim ini sebenarnya bernama Ahmad... Continue Reading →

Perang Jawa-3 ; 1825 – 1830 Perjuangan Islam Melawan Penjajah

Langkah pertama yang ditempuh oleh Diponegoro adalah mengeluarkan seruan kepada seluruh rakyat Mataram untuk sama-sama berjuang menentang penguasa kolonial Belanda dan para tiran, yang senantiasa menindas rakyat. Seruan itu antara lain berbunyi: "Saudara-saudara di tanah dataran! Apabila saudura-¬saudara mencintai saya, datanglah dan bersama-sama saya dan paman saya ke Selarong. Siapa saja yang mencintai saya datangdah... Continue Reading →

Perang Jawa-2 ; Latar Belakang Perang Diponegoro

Sebagaimana telah diuraikan di muka bahwa Sultan Hamengku Buwono II dinobatkan pada tanggal 2 April 1792. Dalam masa kesultanannya, Gubernur Jenderal H.W. Daendels telah mengeluarkan peraturan yang men¬sederajatkan pejabat-pejabat Belanda seperti Residen Surakarta dan Yogyakarta dengan sultan dalam upacara-upacara resmi. Selanjutnya Daendels menuntut Patih Danureja II (kaki tangan Belanda) yang dipecat oleh sultan supaya dikembalikan... Continue Reading →

Perang Padri ; Gerakan perlawanan rakyat Sumatera Barat terhadap Belanda dipimpin oleh Imam Bonjol

Dalam perjanjian dan ikrar rahasia di lereng gunung Tandikat itu, telah ditetapkan bahwa tanggal 11 Januari 1833, kaum Padri dan golongan penghulu beserta rakyat Sumatera Barat secara serentak melakukan serangan kepada pasukan Belanda. Awal serangan rakyat Minangkabau ini terhadap pasukan Belanda banyak mengalami kemenangan, terutama di daerah sekitar benteng Bonjol, di mana pasukan Belanda ditempatkan... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: