[Kutipan Buku] Resoloesi Djihad Dalam Perang Kemerdekaan

Ulama tidak memerhatikan pergumulan perebutan kursi eksekutif dengan kementeriannya, dan legislatif dengan BP KNIP serta Kementerian Keamanan Rakjat seperti yang diperankan oleh pimpinan Sosialis dan Komunis yang pernah kerjasama dengan Sekoetoe atau penjajah Belanda. Masalah pemerintahan atau eksekutif, para Ulama menyerahkan kepercayaannya mutlak kepada Dwi Tunggal Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Berangkat dariLanjutkan membaca “[Kutipan Buku] Resoloesi Djihad Dalam Perang Kemerdekaan”

Peran Sentral Intelijen Negara

Oleh AM Hendropriyono Dalam pandangan umum, intelijen dan sejarah adalah dua hal berbeda. Namun sesungguhnya tidaklah demikian. Operasi intelijen asing yang melakukan infiltrasi ke dalam kehidupan berbangsa kita, kemudian ditangkal oleh aparat intelijen kita, seperti pada PRRI/Permesta, adalah bagian sejarah nasional kita. Begitu juga dari pemberontakan DI/TII yang sempat merebak di berbagai daerah, tidak hanyaLanjutkan membaca “Peran Sentral Intelijen Negara”

Tak Hanya Kartini : Malahayati, Laksmana Perempuan Pertama di Dunia

Melanjutkan tulisan kiriman dari Widi Astuti “Tak Hanya Kartini” (Tulisannya bisa dilihat di widi80.blogdetik.com). Kali ini beliau mengirimkan tulisan ke admin serbasejarah tentang Malahayati. __________________ Jika kita berbicara tentang Aceh, maka yang terbayang di benak kita adalah para mujahid dan mujahidah  yang berjuang  gigih tanpa pamrih. Aceh telah melahirkan begitu banyak pahlawan. Sungguh heroik perjuanganLanjutkan membaca “Tak Hanya Kartini : Malahayati, Laksmana Perempuan Pertama di Dunia”

Tak Hanya Kartini

Oleh : Widi Astuti (Mushida Salatiga) : Penggemar Sejarah Islam, terutama tokoh pergerakan perempuan Islam di Indonesia. Tulisannya bisa dilihat di widi80.blogdetik.com _______________ Selalu ada nuansa lain di bulan April. Berbagai sekolahan, instansi pemerintah, swasta, ataupun organisasi kemasyarakatan  berlomba-lomba mengadakan berbagai kegiatan  untuk memperingati Hari Kartini. Sebagai puncaknya di tanggal 21, kaum Hawa mengenakan kainLanjutkan membaca “Tak Hanya Kartini”