Megatruh Kambuh

~Sebuah renungan yang masih dan terus layak sebagai bahan perenungan  dari penyair WS Rendra (1935 - 2009) yang disampaikan dalam bentuk pidato pada acara pengukuhan Doktor Honoris Causa (HC) di bidang sastra dari UGM Yogyakarta, Selasa (4 Maret 2008). Pidato Rendra ini sebagian judulnya adalah ‘Megatruh Kambuh’. Megatruh adalah salah sebuah tembang (lagu) mocopat (lagu-lagu... Continue Reading →

Sejarah Lokal

Indonesia adalah negara yang bersejarah. Banyak sekali tragedi atau peristiwa yang terjadi di negeri Indonesia. Mulai dari masa prasejarah, masa kerajaan, masa kolonial hangga masa kemerdekaan mewarnai sejarah panjang negeri kita ini. Sebagai warga Indonesia, sudah sepantasnya bagi kita untuk mengenali sejarah- sejarah yang telah terjadi di negeri kita ini. Hal ini dimaksudkan agar kita... Continue Reading →

Setelah Satu Abad …..

Memanusiakan sejarah, inilah hal yang sering saya sampaikan manakala ada kesempatan bincang-bincang dengan para sohib manakala "uplek" ngobrol tentang bagaimana kita memahami sejarah. Sejarah berbeda dengan dongeng meskipun bila sedang asik bercerita sepertinya itu sebuah dongengan, sejarah juga bukan sebuah mitos meskipun tak bisa dipungkiri bahwa realitas sejarah sering diselimuti alam mitos yang me-wah-kan peristiwa... Continue Reading →

Kehidupan Kaum Yahudi di Indonesia Sebelum PD-II

Golongan Yahudi di Eropa banyak yang jadi korban kekejaman Nazi Jerman. Bagaimana dengan di Indonesia, apakah juga ada kaum Yahudi pada zaman Perang Dunia II? Theo Kamsma, pada thesis doktoralnya di Vrije Universiteit menuturkan kepada Jean van de Kok dari Radio Nederland Wereldomroep. Menurut Theo, memang ada kaum Yahudi di Indonesia. Namun sama seperti kelompok... Continue Reading →

Negara Pasundan Ciptaan Belanda

Oleh H. ROSIHAN ANWAR, Ph.D (Hon.) SETELAH Belanda melancarkan aksi militer pertama terhadap Republik Indonesia tanggal 21 Juli 1947, wilayah yang dikuasai oleh republik semakin menciut. Jawa Barat untuk sebagian besar telah diduduki oleh tentara Belanda. Komisi Jasa-Jasa Baik dari PBB berusaha supaya perundingan dapat terus diadakan di kapal perang Amerika Renville yang berlabuh di... Continue Reading →

Tradisi Pernah Didefinisikan “Biadab”

Oleh : Rizaldi Siagian dimuat di Harian Kompas Minggu 13 Desember 2009 Setelah William Thomas memperkenalkan istilah ”folk-lore” yang dimaknai sebagai pengakuan adanya sistem budaya dan pengetahuan masyarakat tradisional, 1846, Eropa Barat mulai bergerak melakukan studi tentang potensi seni yang dikategorikan ”tradisional” itu. Di Inggris, 1878, didirikan ”Folk-lore society” yang bekerja menerbitkan folklor lokal maupun... Continue Reading →

Pidato Tan Malaka (1922) Tentang Komunisme dan Pan-Islamisme

Penerjemah: Ted Sprague Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949)... Continue Reading →

Ruang Sastra Dalam Bingkai Sejarah Indonesia

Sastra (Sansekerta शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Tetapi kata "sastra" bisa pula merujuk... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: