R.E.V.O.L.U.S.I

Mengurus perut tinggi sejengkal Kerja badan terjungkal-jungkal Tak terurus hati sekepal Bikin syetan tertawa terpingkal Inikah revolusi mental? Lebih dari 50 tahun, kata revolusi sepertinya telah terkubur dalam kosa kata bahasa Indonesia. Setidaknya suatu kata yang dihindari malah mungkin ditakuti. Dalam tulisan sejarah nasional, kata revolusi untuk menggambarkan dinamika sejarah pasca proklamasi 17-8-1945 tidak dipakaiLanjutkan membaca “R.E.V.O.L.U.S.I”

Menelusuri Jejak Para Pejalan Sunyi

Secangkir Sunyi untuk Ari Pahala Tak ada kopi untukmu, kawanku, tak ada ruang tamu. Kau tak hadir di situ, hanya keramik angsa, boneka-boneka tua, piring-piring cina, dan sebingkai lukisan rimba. Kukatakan padamu, kawanku: di sini, di ruang tamu ini, aku merasa begitu sunyi. Terkenang juga suaramu, sebentuk perlawanan pada batu-batu. Lalu kita pun santai bercerita:Lanjutkan membaca “Menelusuri Jejak Para Pejalan Sunyi”