Muharram, Jalan Menuju Fajar Asia

oleh :  Bakti Sudjanmowani (Mahasiswa tinggal di Bandung)  “Dari sebab itoe, soedah tentoelah dalam Islam ada Nationalisme, sebab Tjinta bangsa dan tanah air (wathan) hanjalah sebagian dari pada segalanja itoe –Iman–. Bagi tiap-tiap orang Islam, toea dan moeda, kaja dan melarat, pandai atau bodoh, semoeanja memikoel tanggoeng djawab atas kewadjiban itoe, jaitoe kewadjiban mentjintai tanahLanjutkan membaca “Muharram, Jalan Menuju Fajar Asia”

Merencanakan Sejarah

Kenichi Ohmae, dalam bukunya The End of Nation-State, membuat orang terperangah. Betapa tidak buku ini secara eksplisit mengumumkan berakhirnya ‘nation-state’ atau ‘negara-bangsa’. Menurut Kenichi Ohmae, negara adalah artefak peninggalan abad ke-18 dan ke-19, karena menurutnya tidak ada lagi tapal batas. Kenichi Ohmae menyatakan bahwa “negara bangsa mengalami masa keredupannya”. Institusi negara tidak lagi dianggap penting ketikaLanjutkan membaca “Merencanakan Sejarah”