Merencanakan Sejarah

Kenichi Ohmae, dalam bukunya The End of Nation-State, membuat orang terperangah. Betapa tidak buku ini secara eksplisit mengumumkan berakhirnya ‘nation-state’ atau ‘negara-bangsa’. Menurut Kenichi Ohmae, negara adalah artefak peninggalan abad ke-18 dan ke-19, karena menurutnya tidak ada lagi tapal batas. Kenichi Ohmae menyatakan bahwa “negara bangsa mengalami masa keredupannya”. Institusi negara tidak lagi dianggap penting ketikaLanjutkan membaca “Merencanakan Sejarah”

Bung muda yang menggugat ….

Khalayak awam setidaknya pernah membaca ada empat “Bung” dalam buku sejarah. Yakni, Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan Bung Tomo. Dalam suasana perang, bung menemukan wataknya yang revolusioner sehingga digunakan sebagai sapaan kebanggaan di antara para pejuang. Tak mengherankan bila bung yang melekat pada nama para pejuang itu diingat pula sebagai sebutan bagi pahlawan,Lanjutkan membaca “Bung muda yang menggugat ….”