Amanat Tjokroaminoto Kepada Anaknya

Suatu hari di tahun 1945, datanglah beberapa orang yang tergolong ‘Ulama ke rumah Anwar Tjokroaminoto (Anak kedua dari H.O.S Tjokroaminoto). Salah seorang diantara mereka itu bertanya : “Adakah almarhum mempunyai peninggalan kepada saudara ?”. Anwar Tjokroaminoto menjawab : “ Ada, tetapi apa maksud saudara bertanya demikian?” “Kalau ada, sebenarnya mengherankan kami sebab kami tidak pernah... Continue Reading →

Melawan Pragmatisme

Setiap pilihan ide atau tindakan manusia didasari oleh sebuah motivasi. Motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Motivasi juga bisa dikatakan sebagai rencana atau keinginan untuk menuju kesuksesan dan menghindari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah sebuah proses untuk tercapainya suatu tujuan, seseorang yang mempunyai motivasi berarti... Continue Reading →

Merencanakan Sejarah

Kenichi Ohmae, dalam bukunya The End of Nation-State, membuat orang terperangah. Betapa tidak buku ini secara eksplisit mengumumkan berakhirnya 'nation-state' atau 'negara-bangsa'. Menurut Kenichi Ohmae, negara adalah artefak peninggalan abad ke-18 dan ke-19, karena menurutnya tidak ada lagi tapal batas. Kenichi Ohmae menyatakan bahwa “negara bangsa mengalami masa keredupannya”. Institusi negara tidak lagi dianggap penting ketika... Continue Reading →

Bung muda yang menggugat ….

Khalayak awam setidaknya pernah membaca ada empat "Bung" dalam buku sejarah. Yakni, Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan Bung Tomo. Dalam suasana perang, bung menemukan wataknya yang revolusioner sehingga digunakan sebagai sapaan kebanggaan di antara para pejuang. Tak mengherankan bila bung yang melekat pada nama para pejuang itu diingat pula sebagai sebutan bagi pahlawan,... Continue Reading →

Bang Imad : Pekerjaan yang belum selesai ..

"...tegas terhadap kaum penyangkal Tuhan tapi saling kasih-mengasihi di antara sesamanya. Kamu lihat mereka membungkuk dan bersujud demi mendapatkan ridha Allah. ... (Orang-orang seperti ini) bagaikan benih, yang menumbuhsuburkan cecabang dan rerantingnya, lalu menjadikannya kukuh, membesar, berdiri tegak atas batangnya, sehingga menggembirakan penanamnya...."- al-fath : 29 - Di zamannya, bentuk masjid itu tak lazim. Atapnya... Continue Reading →

Ikuti Natsir …..

Ikuti Pak Natsir ..." entah dari mana bisikan itu, mengigau, dejavu  ataukah lamunan sambilalu yang terbawa ke alam mimpi. Entahlah hanya yang jelas kalimat ini pernah ku dengar sebelumnya meski lupa entah kapan. Sebuah wasiat sekaligus teka-teki yang sampai hari ini belum ku mengerti, terlebih generasiku hari ini bukanlah generasi beliau dimasa lalu. Perkenalanku pada... Continue Reading →

Kematian Rezim

Taqdir teu beunang di pungkir, kadar teu beunang di singlar ... apa yang ada menjadi tidak ada, apa yang belum ada menjadi ada ... dunia kena fana  alias rusak tak ada yang kekal abadi kecuali Dzat Yang Maha Hakiki,  hidup di makhluq karena dihidupkan dan bakal menemukan kematian. Kelahiran dan kematian tak hanya dialami oleh... Continue Reading →

Catatan Sejarah Syarekat Islam (Bag-1)

Pengantar : Akar kesadaran politik umat Islam pada masa modern di Indonesia adalah dengan bangkitnya SI (Syarekat Islam) sebelum Perang Dunia I yang merupakan transformasi dari Sarekat Dagang Islam (SDI).  Lahirnya SDI bukanlah satu kebetulan dalam sejarah (an historical accident) yang tidak dilatar belakangi oleh kesadaran yang dalam dan panjang. Kelahiran SDI dapat dikatakan sebagai... Continue Reading →

Edisi Khusus Hari Kemerdekaan : Imam Pemberontak Dari Malangbong

Majalah Tempo Terbitan Edisi 16 Agustus 2010 menyajikan edisi khusus hari kemerdekaan yang menyajikan kisah seputar Negara Islam Indonesia. Dalam Laporan utamanya menyajikan beberapa tulisan diantaranya berjudul : Imam Pemberontak Dari Malangbong. Berikut tulisannya : Berasal dari keluarga abangan, sekarmadji maridjan Kartosoewirjo menjadi pemimpin pemberontakan darul islam. hampir lima puluh tahun setelah kematiannya, pemikiran dan... Continue Reading →

Bung Karno : Lebaran dan Peperangan

Puasa Kini MELATIH DIRI DARI TAHAN MENDERITA .... Menderita dari apa ...? INSYAFKAH Kita akan arti LEBARAN kita itoe ??? Kita menghadapi PEPERANGAN ... Perang apa kita hari ini ??? INNAMA'AL OESRI JOESRO ... apa arti BAHAGIA bila tidak tahu SUSAH ?? Raih KEMENANGAN achir ... Kemenangan apa bila tidak berPERANG ?? Buat para pendahulu... Continue Reading →

R.K.H. Abdullah Bin Nuh : Ulama Sejarawan dan Pelaku Sejarah

Anda adalah saudaraku. Betapa keadaan anda dan apapun kebangsaan anda. Apapun bahasa anda dan bagaimanapun warna kulit anda. Anda saudaraku walaupun anda tdk kenal aku dan tdk tahu siapa bundaku. Walaupun aku tdk pernah tinggal serumah dgn anda dan belum pernah seharipun hidup bersama anda dibawah satu atap langit. (Persaudaraan Islam : KH Abdullah bin... Continue Reading →

miKIR euy!

Tak akan PANIK bagi yang terDIDIK ... Tak akan WAs-waS bagi yang CERDAS .. tak akan GENTAR bagi yang PINTAR .. Jadilah Manusia berkualitas. Bila kata jadi SENJATA maka Buah piKIR adalah peluru-peluru yang menembus Neokorteks dan belah dada setiap INSAN (Kopral Cepot ) Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai... Continue Reading →

Romusa, Pergi Menjemput Mati

Jika orang Indonesia diminta untuk mengatakan satu faktor yang menjadi pengalaman paling mengerikan selama pendudukan Jepang, mungkin dia akan menjawab ROMUSA. Kata Jepang Romusa yang hebat ini secara harfiah berarti seorang yang melakukan pekerjaan sebagai buruh kasar. Akan tetapi, dalam konteks sejarah Indonesia istilah ini mempunyai pengertian khusus yang mengingatkan rakyat akan pengalaman yang sangat... Continue Reading →

Peringatan dari Wiji Thukul

Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan/di sana bersemayam kemerdekaan/apabila engkau memaksa diam/aku siapkan untukmu: pemberontakan! >>(Wiji Thukul) PERINGATAN Jika rakyat pergi Ketika penguasa pidato Kita harus hati-hati Barangkali mereka putus asa Kalau rakyat bersembunyi Dan berbisik-bisik Ketika membicarakan masalahnya sendiri Penguasa harus waspada dan belajar mendengar Bila rakyat berani mengeluh Itu artinya sudah gawat Dan bila... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: