R.E.V.O.L.U.S.I

Mengurus perut tinggi sejengkal Kerja badan terjungkal-jungkal Tak terurus hati sekepal Bikin syetan tertawa terpingkal Inikah revolusi mental? Lebih dari 50 tahun, kata revolusi sepertinya telah terkubur dalam kosa kata bahasa Indonesia. Setidaknya suatu kata yang dihindari malah mungkin ditakuti. Dalam tulisan sejarah nasional, kata revolusi untuk menggambarkan dinamika sejarah pasca proklamasi 17-8-1945 tidak dipakai... Continue Reading →

Bang Imad : Pekerjaan yang belum selesai ..

"...tegas terhadap kaum penyangkal Tuhan tapi saling kasih-mengasihi di antara sesamanya. Kamu lihat mereka membungkuk dan bersujud demi mendapatkan ridha Allah. ... (Orang-orang seperti ini) bagaikan benih, yang menumbuhsuburkan cecabang dan rerantingnya, lalu menjadikannya kukuh, membesar, berdiri tegak atas batangnya, sehingga menggembirakan penanamnya...."- al-fath : 29 - Di zamannya, bentuk masjid itu tak lazim. Atapnya... Continue Reading →

Mencatat Sejarah Masjoemi

Setelah proklamasi pada tahun 1945, Indonesia memasuki masa paling labil dalam membentuk sebuah negara. Dalam beberapa tulisan Ricklef menegaskan bahwa Indonesia pada tahun-tahun tersebut merupakan masa pencobaan demokrasi. Masa pencobaan demokrasi ini dikatakan Ricklef atas dasar bahwa pada saat itu sebagai sebuah negara baru Indonesia mencoba mengadopsi sebuah system negara yang mampu mengakomodir seluruh elemen... Continue Reading →

Gincu dan Garam : Sebuah Artikulasi Politik Islam Yang Kian Memudar

‘Imaduddin Abdurrahim (alm), pada tahun 1962 bersama enam rekan aktifis Islam, ia menyatakan kekecewaannya kepada Bung Hatta.  “Kami, para pemuda Islam, sangat kecewa kepada Bapak, karena kami menganggap Bapak tidak bertanggung jawab kepada bangsa ini …. Bapak meninggalkan kursi kewakilpresidenan. Padahal, Bapak tahu kalau Sukarno tidak pernah mendengarkan perkataan orang lain kecuali kalau Hatta yang... Continue Reading →

Gerakan Dakwah Transformatif

“Ideologi bukan ibarat baju yang bisa dipakai atau digantungkan menurut musim. Bukan pula untuk disembunyikan di bawah bantal. Ideologi mengandung norma-norma, titik-tolak, motivasi, pendorong dan sumber-sumber tenaga untuk gerak melaksanakan program. Bagi masing-masing pejuang, ideologi sudah lama tertanam dalam bathin mereka, ada yang bersifat transendental melalui wahyu ilahi, ada pula sebagaian hasil pemikiran manusia yang... Continue Reading →

Gerakan Dakwah Akomodatif

Masih lanjuten dari seri ; Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia Gerakan dakwah akomodatif memiliki hubungan simbiosis mutualisma dengan negara, gerakan dakwah yang bukan menjadi “benalu” negara tetapi turut serta memperlengkapi pranata sosio politik. Bagi gerakan dakwah ini memandang bahwa umat Islam memiliki hak yang sama dengan elemen bangsa yang lainnya untuk membangun tatanan masyarakat... Continue Reading →

Gerakan Dakwah Partisipatif

Masih lanjutan seri dari : Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia Wacana Dakwah Karakteristik ajaran Islam yang multidimensional sebagai ajaran hidup Ilahiyah, dalam perjalanan sejarah umat Islam, sampai saat ini melahirkan pandangan terhadap Islam yang multi interpretasi baik yang menyangkut aspek aqidah/tauhid, syari’at maupun akhlaq/tassawuf terlebih lagi dalam kajian sejarah Islam banyak sekali interpretasi terhadapnya.... Continue Reading →

Romantika Politik Islam Masa Orde Baru

Lanjutan Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia Politik Islam, Dakwah dan Negara Disharmoni antara politik Islam, Dakwah dan Negara (Institusi politik) adalah realitas yang tak bisa disangkal, tak ada yang linier apalagi sinergis antara ketiganya (Politik Islam, Dakwah dan Negara) baik dalam tataran konsepsi maupun aksi. Ketiganya bisa berjalan sendiri-sendiri, bisa pula berjalan paralel atau... Continue Reading →

Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia (bagian-2)

Kampus sebagai Muara dan Mata Air Gerakan Dakwah Gerakan dakwah yang berkembang di Indonesia pada rentang waktu 1980-an sampai 1990-an tidak terlepas dari keadaan sosio politik dan gerak dakwah di tahun 1970-an. Seorang orientalis G.H. Jansen pernah mengatakan bahwa "Islam di Indonesia berkembang pesat salah satunya melalui masjid kampus". Ada anomaly dalam gerakan dakwah kampus.... Continue Reading →

Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia (bagian-1)

Ini adalah tulisan lawas saya sekitar 5 tahun yang lalu, sebuah tulisan yang tersimpan di flashdisk dan tak pernah dibaca kembali. Mungkin dan sangat mungkin ini tulisan yang sudah angus termakan usia, tulisan dengan analisa yang dangkal dari sang pembelajar yang malas belajar. Tulisan disaat belajar mendefinisikan ruang dan waktu meski dibuat sambil lalu. Tulisan... Continue Reading →

IDEOLOGISASI ISLAM: JALAN MENUJU REVOLUSI (PEMIKIRAN ALI SYARI’ATI)

Oleh: Anjar Nugroho Ali Syari’ati dikenal sebagai pemikir yang multi-dimensi dan, karenanya juga, multi-interpretable. Tetapi para pengamat juga dapat melihat semacam pandangan dunia (weltanschauung) yang cukup konsisten dalam tulisan-tulisannya. Pandangan dunia Ali Syari’ati yang paling menonjol adalah menyangkut hubungan antara agama dan politik, yang dapat dikatakan menjadi dasar dari ideologi pergerakannya. Dalam konteks ini Syari’ati... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: