Cerita Dibalik Supersemar

11 Maret 1966, sejarah Indonesia mengalami titik balik. Sebuah rezim mulai runtuh. Dan sebuah babak baru lahir. Instrumen yang mengubah sejarah itu cuma secarik kertas, yang ditandatangani Presiden Soekarno hari itu: Surat Perintah Sebelas Maret, biasa disingkat Supersemar. Lewat surat itu Presiden Soekarno memberikan wewenang kepada Letjen Soeharto, waktu itu Menteri Panglima Angkatan Darat, untuk... Continue Reading →

Buya Hamka ~ketika ulama tak bisa dibeli~

Surat itu pendek. Ditulis oleh Hamka dan ditujukan pada Menteri Agama RI Letjen. H. Alamsyah Ratuperwiranegara. Tertanggal 21 Mei 1981, isinya pemberitahuan bahwa sesuai dengan ucapan yang disampaikannya pada pertemuan Menteri Agama dengan pimpinan MUI pada 23 April, Hamka telah meletakkan jabatan sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Buat banyak orang pengunduran diri Hamka... Continue Reading →

Pada Suatu Hari Dengan Daud Beureueh

Tahun 1968 sekitar bulan September, Menteri Sosial Mintaredja SH (alm), mengunjungi Buya Hamka menyampaikan pesan penting dari Presiden Soeharto. Hanya sepuluh menit, Mintaredja datang tergesa-gesa, meninggalkan Buya Hamka juga dengan langkah tergesa-gesa. Penulis yang lagi asik membaca koran, dipanggil oleh Buya dan diberitahu pesan presiden yang baru diterimanya itu. Isi pesan itu ialah, Presiden Soeharto... Continue Reading →

API SEJARAH 2 Sungguh Luar Biasa

Pernah dinyatakan hilang dan terancam tidak jadi terbit ketika draft naskahnya "dicuri" oleh "peminjam tanpa permisi" saat seminar API SEJARAH di Gedung Juang '45, Pemerintah Kotamadya Sukabumi.  Salamadani sempat ketar- ketir dengan hilangnya draf buku itu, sebab dijadwalkan paling cepat terbit Februari 2010. Chief Editor Salamadani Pustaka Semesta Tasaro GK berharap naskah baru Api Sejarah... Continue Reading →

Pater Beek: Spindoctor Orba

Setelah kudeta PKI berhasil digagalkan di tahun 1965, Jenderal Soeharto memerintahkan untuk menangkap setengah hingga satu juta penganut paham komunis di Indonesia. Ada indikasi, Orde Baru dibawah pimpinan Soeharto tidak lepas dari peran seorang pater asal Belanda, Josephus Beek. Josephus Beek lahir 12 Maret 1917 di Amsterdam. Tahun 1935, ia bergabung dengan Ordo Yesuit Belanda... Continue Reading →

Gerakan Dakwah Akomodatif

Masih lanjuten dari seri ; Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia Gerakan dakwah akomodatif memiliki hubungan simbiosis mutualisma dengan negara, gerakan dakwah yang bukan menjadi “benalu” negara tetapi turut serta memperlengkapi pranata sosio politik. Bagi gerakan dakwah ini memandang bahwa umat Islam memiliki hak yang sama dengan elemen bangsa yang lainnya untuk membangun tatanan masyarakat... Continue Reading →

Gerakan Dakwah Partisipatif

Masih lanjutan seri dari : Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia Wacana Dakwah Karakteristik ajaran Islam yang multidimensional sebagai ajaran hidup Ilahiyah, dalam perjalanan sejarah umat Islam, sampai saat ini melahirkan pandangan terhadap Islam yang multi interpretasi baik yang menyangkut aspek aqidah/tauhid, syari’at maupun akhlaq/tassawuf terlebih lagi dalam kajian sejarah Islam banyak sekali interpretasi terhadapnya.... Continue Reading →

Romantika Politik Islam Masa Orde Baru

Lanjutan Benang Kusut Gerakan Dakwah di Indonesia Politik Islam, Dakwah dan Negara Disharmoni antara politik Islam, Dakwah dan Negara (Institusi politik) adalah realitas yang tak bisa disangkal, tak ada yang linier apalagi sinergis antara ketiganya (Politik Islam, Dakwah dan Negara) baik dalam tataran konsepsi maupun aksi. Ketiganya bisa berjalan sendiri-sendiri, bisa pula berjalan paralel atau... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: