Jong Islamieten Bond : Meng-Islam-kan Kaum Terpelajar

Sejarah adalah cerita kaum muda ~ Kita mengenal tokoh-tokoh pejuang Islam di Indonesia seperti Mohammad Natsir, Mohammad Roem, Kasman Singodimedjo, Sjafruddin Prawiranegara, Prawoto Mangkusasmito, S.M. Kartosoewirjo. Mereka lahir dari dua organisasi Islam kalangan muda waktu itu yang berperan membina sikap dan keyakinan mereka sebagai muslim pejuang yang dididik di Jong Islamieten Bond (JIB) dan Studentent... Continue Reading →

Kewajiban Umat Islam Menghadapi Dunia Baru

Pengantar : ~ Kuburmu dicari, jejakmu ditelusuri, ajaranmu dikaji, Mujahid tak pernah mati~ S.M. Kartosoewirjo, seorang pejuang yang konsisten dalam mengarungi hidup di empat jaman,  zaman Belanda, zaman Jepang, zaman Kemerdekaan sampai zaman Orde Lama, beliau tetap istiqomah melawan penjajahan, anti penindasan dan membela Islam serta Umat Islam. Kepiawaiannya menapak jejak perjuangan Rosululloh  dan mampu meletakan langkah... Continue Reading →

Surat Kepada Soekarmadji

Oleh : Syaukani Al Karim* AKU merasa kita pernah bertemu suatu ketika, meski Tuan akan mengatakan tidak. Waktu itu tahun 1938, dan Tuan berusia 33 tahun. Di atas podium, Tuan, sebagai wakil ketua Partai Syarikat Islam Hindia Belanda, yang kemudian disebut Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dengan bersemangat menjelaskan konsep ‘’hijrah” kepada peserta kongres ke-22... Continue Reading →

Hikmah dan Ajaran Daripada Perjalanan Suci Isra’ dan Mi’raj Rosululloh SAW

Dalam rangka mentafakuri peristiwa besar dalam sejarah Islam yaitu peristiwa Isra' dan Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW, berikut sebuah tulisan yang sangat bersejarah khususnya bagi Umat Islam Bangsa Indonesia yang ditulis oleh S.M Kartosoewirjo tentang Hikmah dan Ajaran dari peristiwa suci Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW.  Tulisan buah karya sang Mujahid yang menjadi bahan... Continue Reading →

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

KH. A.Wahid Hasyim : Jalan Juang Ulama Muda

Nama besar KH. A. Wahid Hasyim (1 Juni 1914 - 19 April 1953) tidak hanya diakui oleh kalangan nahdliyyin, tapi juga oleh kalangan pendidikan, politikus dan kelompok nasionalis di negeri ini. Wafat di usia masih muda (39 tahun) tetapi telah memberikan karya yang luar biasa bagi bangsa dan negara. KH A. Wahid Hasyim adalah pribadi... Continue Reading →

Pengakuan Dedengkot CIA

CIA didirikan pada 1947. Tugasnya yang utama adalah kontraintelejen, untuk melindungi Amerika dari gangguan subversi komunis atau apa pun yang memusuhinya. Tiga huruf itu kemudian bergetar di seluruh dunia sebagai tangan-tangan hitam Amerika.  Artikel ini adalah kutipan dari buku Portrait of a Cold Warrior: G.P. Putnam’s Sons karya Joseph Burkholder Smith, bekas agen Central Intelligence Agency, terbitan... Continue Reading →

Laman: 1 2 3

Kartosoewirjo Muda Jurnalis Fadjar Asia

Media massa atau Pers adalah suatu istilah yang mulai dipergunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Dalam pembicaraan sehari-hari, istilah ini sering disingkat menjadi media.  Istilah “pers” berasal dari bahasa Belanda, yang dalam bahasa Inggris berarti press. Secara harfiah pers berarti cetak dan secara maknawiah berarti penyiaran secara tercetak atau... Continue Reading →

Melintasnya Budaya

Oleh :  Prof. DR. Sediono MP Tjondronegoro* Perkembangan suatu bangsa yang sejak awal sudah tersusun berdasarkan ratusan kelompok atau masyarakat ethnik dari tahap ke tahap berikutnya menurut tatanan sejarah memang tidak mudah dikisahkan.  Namun terasa adanya suatu benang merah yang dapat kita fahami, yang melintasi tahap-tahap perkembangan bangsa yaitu kebudayaan. Kebudayaan mencirikan beberapa sifat masyarakat... Continue Reading →

Politik Militer Pasca Kemerdekaan 1950 – 1952

Oleh : DR. Saleh A Djamhari (Sejarawan UI) Armed forces are employed not only for war and the threat of war, whether for purposes of aggression or defense. Throughout history they have had other political and social functions as well. Peter Paret, Understanding War, 1993 PENGANTAR Memasuki tahun 1950, saya mencatat ada dua peristiwa penting. Pertama, perubahan ketatanegaraan dari Republik... Continue Reading →

~ 5 Buku ~

200 Tahun Anjer-Panaroekan: Jalan (untuk) Perubahan - Banten, Hikayat Kerbau di Ladang Pabrik Chapter 1: Banten, Hikayat Kerbau di Ladang Pabrik Chapter 2: PEMBANGUNAN:Industrialisasi Belum Berhasil Sejahterakan Warga Chapter 3: DAMPAK PEMBANGUNAN: Menjadi Buruh di Tanah Sendiri Chapter 4: JALAN TOL: Penolakan Lanjutan dari Babakan Ciwaringin Chapter 5: EKSPEDISI: Menyusuri Jejak Daendels di Bumi Siliwangi Chapter 6: JALAN POS : Daendels Menaklukkan Puncak Pass? Chapter 7: INFRASTRUKTUR: Matinya... Continue Reading →

Mitos Konstituante

Orde Baru telah menafsir sejarah dari kepentingan mereka sendiri. Mitos politik pun dimunculkan untuk melanggengkan dan membenarkan sistem politik yang mereka anut. Salah satu mitos yang diciptakan Orde Baru adalah perihal kegagalan Konstituante pada 1959. Keluarnya dekrit Presiden Soekarno yang menyatakan kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 itu disebut sebagai gagalnya demokrasi parlementer. Peristiwa itu lantas dikenang... Continue Reading →

Setelah KMB Itu …..

Empat tahun setelah proklamasi, berdasarkan keputusan Ronde-Tafelconferentie alias Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Negeri Belanda, Republik Indonesia diharuskan "menambahkan" kata "Serikat" pada namanya. Persidangan yang dimulai pada 24 Agustus 1949 itu menyudutkan Bung Hatta, ketua delegasi Indonesia waktu itu. Betapa tidak, draf akhir dari konferensi menyatakan Indonesia harus menanggung beban utang Hindia Belanda 6,1 miliar gulden, dengan... Continue Reading →

Catatan 19 Desember 1948

17 Agustus 1945  : Indonesia merdeka. 19 Agustus 1945 : Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dalam sidang kedua memutuskan pembagian wilayah Republik Indonesia dalam delapan provinsi: Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 tidak tercantum "wilayah negara Republik Indonesia". Namun, para founding fathers menetapkan wilayah negara... Continue Reading →

Aliran Komunis: Sejarah Dan Penjara

oleh: Jacques Leclerc Pada tanggal 23 Mei 1920, Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) yang didirikan di Semarang sepuluh tahun sebelumnya, berganti nama menjadi Perserikatan Komunis di India (PKI). PKI merupakan organisasi pertama di Asia di luar kekaisaran Rusia, menggunakan kualifikasi "Komunis." Partai Komunis Cina sendiri baru didirikan setahun kemudian, yakni pada bulan Juli 1921. Orang yang... Continue Reading →

Laman: 1 2 3 4

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: