Inlanderpolitiek

Adalah Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje, yang telah memberikan dasar penentukan sikap Pemerintah Belanda terhadap rakyatnya yang 85% ber-Agama Islam itu. Setelah beberapa lama menyelidiki keadaan di Turki, dan setelah beberapa tahun pula tinggal di Mekah dengan nama ‘Abdul Ghafar, tinggal pula di Indonesia ini bertahun-tahun sebagai Penasihat Pemerintah, dapatlah Prof. Snouck tersebut memberi tuntunanLanjutkan membaca “Inlanderpolitiek”

Politik Versi Nabi

~ Orang Barat lebih melihat ke bumi, orang Timur lebih melihat ke langit ~ Ungkapan diatas, dikutip dari Sayid Muhammad Baqr Ash-Shadr, ini merupakan justifikasi yang memang terjadi pada realita kehidupan saat ini. Orang barat yang tergila-gila dengan konsep imperialisnya, yang menghendaki pemenuhan kepuasan kepada materi sementara orang Islam berpolitik di muka bumi sebagai KhalifahLanjutkan membaca “Politik Versi Nabi”

Haloean Politik Islam

PENGANTAR KATA Bismillahirrahmanirrahim, Assalamoe ‘alaikoem w.w., Sjahdan, maka karangan jang seringkas ini adalah choelasoh dari pada pidato jang kami oetjapkan dalam salah satoe rapat lengkap di Garoet, pada pertengahan boelan jang laloe, jang diselenggarakan oleh Party Politik Islam Masjoemi daerah Priangan dan dihadliri oleh tiap-tiap Tjabang Masjoemi seloeroeh Priangan, wakil dari G.P.I.I daerah Priangan, Hizboellah,Lanjutkan membaca “Haloean Politik Islam”

Mencatat Sejarah Masjoemi

Setelah proklamasi pada tahun 1945, Indonesia memasuki masa paling labil dalam membentuk sebuah negara. Dalam beberapa tulisan Ricklef menegaskan bahwa Indonesia pada tahun-tahun tersebut merupakan masa pencobaan demokrasi. Masa pencobaan demokrasi ini dikatakan Ricklef atas dasar bahwa pada saat itu sebagai sebuah negara baru Indonesia mencoba mengadopsi sebuah system negara yang mampu mengakomodir seluruh elemenLanjutkan membaca “Mencatat Sejarah Masjoemi”