Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam (Bag-3)

lanjutan  dari bagian pertama dan kedua Setelah Mosi Integral M. Natsir Akibat persetujuan KMB, tentang penyerahan kedaulatan maka bentuk negara Indonesia tidak lagi merupakan negara kesatuan sebagaimana yang dicita-citakan bangsa Indonesia, tetapi berbentuk federal yang kita kenal dengan nama Republik Indonesia Serikat (R.I.S). Setelah kedaulatan oleh Belanda diserahkan, R.I.S yang belum mencapai umur satu tahun,... Continue Reading →

Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam (Bag-2)

Baca tulisan sebelumnya : Abdul Qahhar Mudzakkar Sang Patriot Pejuang Islam Jadi Korban Bekas KNIL Penulisan sejarah mengenai pergolakan Abdul Qahhar Mudzakkar telah mengantarkan beberapa anak manusia untuk menjadikan dirinya sebagai pakar atau ahli, diantaranya pakar ilmu sejarah, pakar ilmu politik, antropologi, psychology, ahli strategi perang/kemiliteran atau lainnya. Tetapi juga tidak jarang orang menulis sejarahnya... Continue Reading →

Sidang Kilat Kawan Soekarno

MARKAS Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat di Gambir, Jakarta Pusat, 14 Agustus 1962. Hari itu, sidang pertama Imam Besar Negara Islam Indonesia Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo dimulai. Sebuah pengadilan khusus dibentuk. Namanya Mahkamah Angkatan Darat dalam Keadaan Perang untuk Jawa dan Madura. Wartawan dilarang masuk. Seperti laiknya persidangan militer, TNI Angkatan Darat memilih tiga perwira... Continue Reading →

Mampir di Masyumi

MASYUMI lahir pada 7 Agustus 1945, ketika Jepang mulai sibuk bertahan dalam Perang Pasifik. Dalam bukunya Bulan Sabit dan Matahari Terbit, Harry J. Benda melihat: Jepang merestui pendirian organisasi Islam itu dengan harapan kekuatan Islam membantu dalam perang. Padahal para pendiri Masyumi-Kiai Haji Wachid Hasyim, Mohammad Natsir, Kartosoewirjo, dan lainnya-menghendaki organisasi ini dapat menghadirkan semangat... Continue Reading →

Gincu dan Garam : Sebuah Artikulasi Politik Islam Yang Kian Memudar

‘Imaduddin Abdurrahim (alm), pada tahun 1962 bersama enam rekan aktifis Islam, ia menyatakan kekecewaannya kepada Bung Hatta.  “Kami, para pemuda Islam, sangat kecewa kepada Bapak, karena kami menganggap Bapak tidak bertanggung jawab kepada bangsa ini …. Bapak meninggalkan kursi kewakilpresidenan. Padahal, Bapak tahu kalau Sukarno tidak pernah mendengarkan perkataan orang lain kecuali kalau Hatta yang... Continue Reading →

PKS Dis-Orientasikah ? ? ?

Kini, alhamdulillah, saya mulai bisa melepaskan PKS dari hati saya, dari pikiran saya, dan saya malah merasa plong. Selamat tinggal PKS. Pembicaraan dan pikiran mengenai PKS sudah sama sekali tidak menarik minat saya lagi, sudah sama seperti ketika membicarakan partai-partai politik yang lain. Dengan hati yang yakin, mantap dan ringan, dengan menyebut asma Allah Ta'ala,... Continue Reading →

API SEJARAH ; Mengungkap Yang Tersembunyi dan Disembunyikan

Dan semua kisah dari rasul-rasul kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (Qs. Huud (11) :120) Upaya deislamisasi penulisan Sejarah Indonesia sudah berlangsung cukup lama. Secara sistemik proses deislamisasi penulisan Sejarah Indonesia, menjadikan peran Ulama dan... Continue Reading →

API SEJARAH ; Buku yang akan mengubah drastis pandangan anda tentang Sejarah Indonesia

Bila Sejarawan mulai membisu, hilanglah kebesaran masa depan generasi bangsa .. (Ahmad Mansur Suryanegara) Alhamdulillah, segala puji bagi Allah swt.. rasa kerinduanku kepada salah seorang yang telah membawaku "tenggelam dalam sejarah", yang secara sadar menyebabkan diri ini "murtad" dari pendidikan secara akademik yang seharusnya menggeluti senyawa bahan alam atawa bergelut di rumus2 kimiawi tapi malah... Continue Reading →

Ternyata Imam Samudra Cs Masih NgeBlog

"Wajah kakak ganteng banget, senyum, bersih, gemuk, Subhanallah. Saya senang melihat ini dan tidak percaya. Kalau dulu saya sering nonton ini di TV tapi sekarang ini saya alami sendiri," tutur adik Imam Samudra, Lulu Jamaluddin kepada INILAH.COM, di rumah duka, Lopang Gede, Serang, Minggu (9/11). Imam Samudra, Amrozi dan Muklas akhirnya meninggal dunia diujung peluru... Continue Reading →

Mohamad Roem, Pemimpin Tanpa Dendam

KOMPAS.com - Semua tergelak ketika Butet dalam monolognya di depan ketiga pasang capres mengatakan, Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri berjabat tangan dengan mesra. Maklumlah, semua tahu, kedua capres ini sudah cukup lama tak bertegur sapa. Berkaca pada para pemimpin masa lalu, agaknya sikap itu kurang pas, tidak menampakkan sikap kenegarawanan. Dosen Filsafat Universitas Indonesia,... Continue Reading →

Antropologi Pemikiran Kaum Teroris (2)

—— Al Chaidar —— Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Aceh Kaum Fundamentalis dan Radikal Islam di Indonesia Peristiwa Bom Bali yang menelan ratusan korban jiwa yang tak berdosa pada tanggal 12 Oktober 2002 telah memunculkan kaum fundamentalis Islam (Jama’ah Islamiyah) sebagai “teroris” dalam peta bumi politik dunia saat ini.... Continue Reading →

Antropologi Pemikiran Kaum Teroris (1)

Al Chaidar (Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Aceh) Latar Belakang Dari pengakuan para tersangka tindak pidana terorisme Bom Bali 12 Oktober 2002, jelas terlihat sebuah ekspresi emosi keagamaan. Ali Gufron, salah seorang tersangka teror Bom Bali, bahkan menyatakan sikapnya dengan tegas dan sederhana: “... membalas kezaliman dan kesewenangan AS... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: