R.E.V.O.L.U.S.I

Mengurus perut tinggi sejengkal Kerja badan terjungkal-jungkal Tak terurus hati sekepal Bikin syetan tertawa terpingkal Inikah revolusi mental? Lebih dari 50 tahun, kata revolusi sepertinya telah terkubur dalam kosa kata bahasa Indonesia. Setidaknya suatu kata yang dihindari malah mungkin ditakuti. Dalam tulisan sejarah nasional, kata revolusi untuk menggambarkan dinamika sejarah pasca proklamasi 17-8-1945 tidak dipakaiLanjutkan membaca “R.E.V.O.L.U.S.I”

Membaca Manhaj Haraki : Mendirikan Negara

Semenjak da’wah terang-terangan, tiga tahun setelah kenabian, Rasulullah saw. senantiasa mendatangi orang-orang di berbagai acara musiman dan pasar Arab guna mengajak mereka beriman kepada Allah, “Ucapkanlah laa ilaaha illallah, niscaya kalian beroleh kemenangan.” Selanjutnya, Rasulullah saw. mengajak mereka untuk meninggalkan berhala-berhala dan sesembahan selain Allah. Sedangkan, dalam musim (haji) ini—yakni pada tahun kesepuluh dan kesebelasLanjutkan membaca “Membaca Manhaj Haraki : Mendirikan Negara”