Politik Versi Nabi

~ Orang Barat lebih melihat ke bumi, orang Timur lebih melihat ke langit ~ Ungkapan diatas, dikutip dari Sayid Muhammad Baqr Ash-Shadr, ini merupakan justifikasi yang memang terjadi pada realita kehidupan saat ini. Orang barat yang tergila-gila dengan konsep imperialisnya, yang menghendaki pemenuhan kepuasan kepada materi sementara orang Islam berpolitik di muka bumi sebagai KhalifahLanjutkan membaca “Politik Versi Nabi”

Melahirkan Negara

Belajar dari Sovyet Menjelang akhir abad 20, dunia dikejutkan dengan perubahan peta politik yang terjadi secara tiba-tiba, pada akhir 1991, negara Uni Soviet yang telah berumur 74 tahun itu runtuh dan terpecah-pecah menjadi beberapa negara yang sekarang termasuk dalam persemakmuran Uni Soviet (Commonwealth of Independent State/CIS). Bubarnya Uni Soviet ini menandai berakhirnya Perang Dingin denganLanjutkan membaca “Melahirkan Negara”

“Vox Populi” Belum Tentu “Vox Dei”

Oleh : THE GLOBAL NEXUS ; Christianto Wibisono* Benyamin Intan PhD sebagai penceramah tunggal pada seminar “Politik, Moral, dan Kepemimpinan Nasional” Sabtu (4/7) oleh Reform Center for Religion and Society menyatakan bahwa Vox Populi belum tentu Vox Dei. Tuhan bisa menetapkan, memimpin secara negatif, mengizinkan, dan juga membiarkan rakyat memilih sesuai dengan free will. KetikaLanjutkan membaca ““Vox Populi” Belum Tentu “Vox Dei””

Dosa-dosa Demokrasi

Oleh : YASRAF AMIR PILIANG (Pemikir di Forum Studi Kebudayaan (FSK), FSRD, Institut Teknologi Bandung) SETELAH kejatuhan rezim otoriter Orde Baru pada 1998, “sistem demokrasi” dilihat sebagai satu-satunya harapan yang dapat membawa bangsa ini menuju masyarakat adil, makmur, dan sejahtera. Akan tetapi, setelah lebih dari satu dekade masa transisi, yang tumbuh di kalangan masyarakat adalahLanjutkan membaca “Dosa-dosa Demokrasi”