R.E.V.O.L.U.S.I

Mengurus perut tinggi sejengkal Kerja badan terjungkal-jungkal Tak terurus hati sekepal Bikin syetan tertawa terpingkal Inikah revolusi mental? Lebih dari 50 tahun, kata revolusi sepertinya telah terkubur dalam kosa kata bahasa Indonesia. Setidaknya suatu kata yang dihindari malah mungkin ditakuti. Dalam tulisan sejarah nasional, kata revolusi untuk menggambarkan dinamika sejarah pasca proklamasi 17-8-1945 tidak dipakai... Continue Reading →

[Kutipan Buku] Ideologi Kolonial Belanda

 Westernisasi merupakan jalan yang terbaik untuk mengendalikan meluapnya gerakan di antara kaum muslimin.~ C. Snouck Hurgronje, Colijn over Indie, (Amsterdam, 1928) Politik Etis dan Ide Asosiasi Pada masa peralihan dari abad ke-19 ke abad ke-20 politik ethis berkembang hampir bersamaan dengan, dan dimungkinkan oleh, arah baru di dalam politik kolonial partai-partai Belanda; arah baru itu... Continue Reading →

Dekrit Presiden, Revolusi, dan Kepribadian Nasional

Oleh : Taufik Abdullah* KALAU sejarah hanyalah one damned thing after another, sudah pasti hasil usaha rekonstruksi peristiwa masa lalu itu tidak bisa merangsang terjadinya perdebatan akademis dan politis, bahkan filosofis. Kalau memang demikian, kita dengan enteng bisa menghapal tanggal 5 Juli 1959 sebagai saat ketika Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit yang menyatakan bahwa UUD Sementara... Continue Reading →

Soekarno di Masa Krisis PDRI

Oleh : Mestika Zed* BULAN-bulan terakhir tahun 1948 adalah saat terberat dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan saja karena Republik yang masih usia balita itu harus menghadapi musuh di depan Belanda-tetapi juga ditusuk dari belakang oleh anak-bangsa sendiri, yaitu kelompok komunis (PKI) pimpinan Muso yang mendalangi peristiwa (kudeta) Madiun pada pertengahan September 1948. Klimaksnya ialah... Continue Reading →

Peran Sentral Intelijen Negara

Oleh AM Hendropriyono Dalam pandangan umum, intelijen dan sejarah adalah dua hal berbeda. Namun sesungguhnya tidaklah demikian. Operasi intelijen asing yang melakukan infiltrasi ke dalam kehidupan berbangsa kita, kemudian ditangkal oleh aparat intelijen kita, seperti pada PRRI/Permesta, adalah bagian sejarah nasional kita. Begitu juga dari pemberontakan DI/TII yang sempat merebak di berbagai daerah, tidak hanya... Continue Reading →

HOS Tjokroaminoto Menurut Mohamad Roem

Pak Tjokro yang penulis ingat senantiasa memakai pakaian Jawa tradisionil. Blankon, jas tutup, kain panjang dan sandal. Saudara Anwar Tjokroaminoto baru-baru ini menerangkan kepada penulis, bahwa ia pun hanya ingat ayahnya memakai pakaian itu. Perkenalan kami, pemuda Islam terpelajar yang tergabung dalam Young Islamieten Bond (Serikat Pemuda Islam), dengan Pak Tjokro mulai di tahun 1925,... Continue Reading →

Warisan Sejarah

Apa yang kita peroleh dari orang tua kita yang telah meninggalkan alam fana? sebagai anak "yang ditinggalkan", ada hak yang diperoleh dari orang tua yaitu warisan berupa harta benda yang dimilikinya. Apa yang diwariskan oleh Rosululloh Muhammad SAW kepada umatnya? "Aku tinggalkan dua warisan, selama kedua-duanya kamu pegang teguh maka kamu tidak akan sesat selama-lamanya,... Continue Reading →

Kewajiban Umat Islam Menghadapi Dunia Baru

Pengantar : ~ Kuburmu dicari, jejakmu ditelusuri, ajaranmu dikaji, Mujahid tak pernah mati~ S.M. Kartosoewirjo, seorang pejuang yang konsisten dalam mengarungi hidup di empat jaman,  zaman Belanda, zaman Jepang, zaman Kemerdekaan sampai zaman Orde Lama, beliau tetap istiqomah melawan penjajahan, anti penindasan dan membela Islam serta Umat Islam. Kepiawaiannya menapak jejak perjuangan Rosululloh  dan mampu meletakan langkah... Continue Reading →

Surat Kepada Soekarmadji

Oleh : Syaukani Al Karim* AKU merasa kita pernah bertemu suatu ketika, meski Tuan akan mengatakan tidak. Waktu itu tahun 1938, dan Tuan berusia 33 tahun. Di atas podium, Tuan, sebagai wakil ketua Partai Syarikat Islam Hindia Belanda, yang kemudian disebut Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dengan bersemangat menjelaskan konsep ‘’hijrah” kepada peserta kongres ke-22... Continue Reading →

Hikmah dan Ajaran Daripada Perjalanan Suci Isra’ dan Mi’raj Rosululloh SAW

Dalam rangka mentafakuri peristiwa besar dalam sejarah Islam yaitu peristiwa Isra' dan Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW, berikut sebuah tulisan yang sangat bersejarah khususnya bagi Umat Islam Bangsa Indonesia yang ditulis oleh S.M Kartosoewirjo tentang Hikmah dan Ajaran dari peristiwa suci Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW.  Tulisan buah karya sang Mujahid yang menjadi bahan... Continue Reading →

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Politik Versi Nabi

~ Orang Barat lebih melihat ke bumi, orang Timur lebih melihat ke langit ~ Ungkapan diatas, dikutip dari Sayid Muhammad Baqr Ash-Shadr, ini merupakan justifikasi yang memang terjadi pada realita kehidupan saat ini. Orang barat yang tergila-gila dengan konsep imperialisnya, yang menghendaki pemenuhan kepuasan kepada materi sementara orang Islam berpolitik di muka bumi sebagai Khalifah... Continue Reading →

Ideologi di Balik Rokokku

Oleh Mohamad Sobary (Budayawan) Seorang yang hingga umur 58 th tak pernah merokok, dan tiba-tiba merokok, jelas bukan karena salah pergaulan. Selama ini tak pernah ada yang salah dalam pergaulan saya. Para perokok berat di antara kenalan, teman dan sahabat, maupun anak buah di kantor, tetap menjadi perokok berat dan saya tak terpengaruh, kecuali merasa sumpek... Continue Reading →

Melintasnya Budaya

Oleh :  Prof. DR. Sediono MP Tjondronegoro* Perkembangan suatu bangsa yang sejak awal sudah tersusun berdasarkan ratusan kelompok atau masyarakat ethnik dari tahap ke tahap berikutnya menurut tatanan sejarah memang tidak mudah dikisahkan.  Namun terasa adanya suatu benang merah yang dapat kita fahami, yang melintasi tahap-tahap perkembangan bangsa yaitu kebudayaan. Kebudayaan mencirikan beberapa sifat masyarakat... Continue Reading →

Mitos Konstituante

Orde Baru telah menafsir sejarah dari kepentingan mereka sendiri. Mitos politik pun dimunculkan untuk melanggengkan dan membenarkan sistem politik yang mereka anut. Salah satu mitos yang diciptakan Orde Baru adalah perihal kegagalan Konstituante pada 1959. Keluarnya dekrit Presiden Soekarno yang menyatakan kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 itu disebut sebagai gagalnya demokrasi parlementer. Peristiwa itu lantas dikenang... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: