Pengakuan Dedengkot CIA

CIA didirikan pada 1947. Tugasnya yang utama adalah kontraintelejen, untuk melindungi Amerika dari gangguan subversi komunis atau apa pun yang memusuhinya. Tiga huruf itu kemudian bergetar di seluruh dunia sebagai tangan-tangan hitam Amerika.  Artikel ini adalah kutipan dari buku Portrait of a Cold Warrior: G.P. Putnam’s Sons karya Joseph Burkholder Smith, bekas agen Central Intelligence Agency, terbitan... Continue Reading →

Laman: 1 2 3

Kartosoewirjo Muda Jurnalis Fadjar Asia

Media massa atau Pers adalah suatu istilah yang mulai dipergunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Dalam pembicaraan sehari-hari, istilah ini sering disingkat menjadi media.  Istilah “pers” berasal dari bahasa Belanda, yang dalam bahasa Inggris berarti press. Secara harfiah pers berarti cetak dan secara maknawiah berarti penyiaran secara tercetak atau... Continue Reading →

Melintasnya Budaya

Oleh :  Prof. DR. Sediono MP Tjondronegoro* Perkembangan suatu bangsa yang sejak awal sudah tersusun berdasarkan ratusan kelompok atau masyarakat ethnik dari tahap ke tahap berikutnya menurut tatanan sejarah memang tidak mudah dikisahkan.  Namun terasa adanya suatu benang merah yang dapat kita fahami, yang melintasi tahap-tahap perkembangan bangsa yaitu kebudayaan. Kebudayaan mencirikan beberapa sifat masyarakat... Continue Reading →

Politik Militer Pasca Kemerdekaan 1950 – 1952

Oleh : DR. Saleh A Djamhari (Sejarawan UI) Armed forces are employed not only for war and the threat of war, whether for purposes of aggression or defense. Throughout history they have had other political and social functions as well. Peter Paret, Understanding War, 1993 PENGANTAR Memasuki tahun 1950, saya mencatat ada dua peristiwa penting. Pertama, perubahan ketatanegaraan dari Republik... Continue Reading →

~ 5 Buku ~

200 Tahun Anjer-Panaroekan: Jalan (untuk) Perubahan - Banten, Hikayat Kerbau di Ladang Pabrik Chapter 1: Banten, Hikayat Kerbau di Ladang Pabrik Chapter 2: PEMBANGUNAN:Industrialisasi Belum Berhasil Sejahterakan Warga Chapter 3: DAMPAK PEMBANGUNAN: Menjadi Buruh di Tanah Sendiri Chapter 4: JALAN TOL: Penolakan Lanjutan dari Babakan Ciwaringin Chapter 5: EKSPEDISI: Menyusuri Jejak Daendels di Bumi Siliwangi Chapter 6: JALAN POS : Daendels Menaklukkan Puncak Pass? Chapter 7: INFRASTRUKTUR: Matinya... Continue Reading →

Mitos Konstituante

Orde Baru telah menafsir sejarah dari kepentingan mereka sendiri. Mitos politik pun dimunculkan untuk melanggengkan dan membenarkan sistem politik yang mereka anut. Salah satu mitos yang diciptakan Orde Baru adalah perihal kegagalan Konstituante pada 1959. Keluarnya dekrit Presiden Soekarno yang menyatakan kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 itu disebut sebagai gagalnya demokrasi parlementer. Peristiwa itu lantas dikenang... Continue Reading →

Setelah KMB Itu …..

Empat tahun setelah proklamasi, berdasarkan keputusan Ronde-Tafelconferentie alias Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Negeri Belanda, Republik Indonesia diharuskan "menambahkan" kata "Serikat" pada namanya. Persidangan yang dimulai pada 24 Agustus 1949 itu menyudutkan Bung Hatta, ketua delegasi Indonesia waktu itu. Betapa tidak, draf akhir dari konferensi menyatakan Indonesia harus menanggung beban utang Hindia Belanda 6,1 miliar gulden, dengan... Continue Reading →

Catatan 19 Desember 1948

17 Agustus 1945  : Indonesia merdeka. 19 Agustus 1945 : Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dalam sidang kedua memutuskan pembagian wilayah Republik Indonesia dalam delapan provinsi: Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 tidak tercantum "wilayah negara Republik Indonesia". Namun, para founding fathers menetapkan wilayah negara... Continue Reading →

~ 7 Buku ~

Sumpah Pemuda: Pemuda Yang Mendambakan Indonesia Chapter 1: Manifesto 1925: Prolog dari Belanda Chapter 2: Penggagas Kongres Pemuda Pertama Chapter 3: Secarik Kertas untuk Indonesia Chapter 4: Sang Pemimpin yang Redup Chapter 5: Kebangsaan Sunario Chapter 6: Taman Asmara Sang Komponis Chapter 7: Jejak Samar Bapak Kos Chapter 8: Bung Karno dan Kongres Pemuda II Chapter 9: Pemuda di Dalam Buku Chapter 10: Makam Tak Bertanda di Ngalihan Chapter 11: Dokter Politik dari Timur Chapter 12: Musim Gugur... Continue Reading →

Aliran Komunis: Sejarah Dan Penjara

oleh: Jacques Leclerc Pada tanggal 23 Mei 1920, Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) yang didirikan di Semarang sepuluh tahun sebelumnya, berganti nama menjadi Perserikatan Komunis di India (PKI). PKI merupakan organisasi pertama di Asia di luar kekaisaran Rusia, menggunakan kualifikasi "Komunis." Partai Komunis Cina sendiri baru didirikan setahun kemudian, yakni pada bulan Juli 1921. Orang yang... Continue Reading →

Laman: 1 2 3 4

Jejak Soeharto : Komando Jihad Made In Opsus

Komando Jihad ialah Satu istilah yang sampai sekarang masih polemik pendefinisian dan peristilahannya. Salah satu peristiwa pelanggaran hak asasi manusia berat di Indonesia yang korbannya ialah umat Islam. Ribuan aktifis Islam ditangkapi secara sewenang-wenang, disiksa, dipenjara tanpa prosedur dan vonis tanpa landasan hukum. Walaupun korbannya ribuan tetapi kasus ini seakan telah dilupakan. Dokumen yang paling pasti,... Continue Reading →

Jejak Soeharto : Petrus Terapi Kejut Sang Presiden

Dalam sejarah Indonesia dimasa Orde Baru, Militer secara "tersembunyi" pernah menyatakan perang terhadap kejahatan, yang semestinya merupakan urusan polisi dan lembaga-lembaga peradilan. Pernyataan itu muncul dalam bentuk pembinasaan para pelaku atau yang disangka sebagai palaku, tindakan kejahatan pembinasaan "Tersembunyi" yang berlangsung dari awal 1983 hingga awal 1985, yang konon menelan lebih dari 10.000 jiwa, ini... Continue Reading →

Jejak Soeharto : Peristiwa Malari “The Shadow of an Unseen Hand”

Di dalam buku Otobiografi Soeharto (1989), kasus Malari 1974 dilewatkan begitu saja, tidak disinggung sama sekali. Padahal mengenai Petrus (penembakan misterius), Soeharto cukup berterus terang. Untuk kasus 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dengan "Peristiwa Malari", tercatat sedikitnya 11 orang meninggal, 300 luka-luka, 775 orang ditahan. Sebanyak 807 mobil dan 187 sepeda motor dirusak/dibakar, 144 buah bangunan... Continue Reading →

Jejak Soeharto : Petualangan Politik Seorang Jenderal Godean

September, tahun 1945. Para pemuda Indonesia sibuk melucuti persenjataan Jepang. Ibu Umiyah Dayino, 75 tahun, masih ingat sebuah pemandangan. Soeharto, eks tentara Peta, sering datang ke bilangan Pathook di Yogya. Sebuah kawasan yang kini terkenal sebagai pusat oleh-oleh bakpia ini, sekitar 50 tahun silam, menjadi sarang berkumpul pemuda-pemuda bawah tanah yang disebut Kelompok Pathook. Para... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: