Achmad Yani Tumbal Revolusi

Aku, Amelia, puteri Yani telah kehilangan seorang bapak yang sangat aku cintai dan aku telah rela untuk itu. Dia telah lama berbaring di Taman Makam Pahlawan bersama-sama kawan-kawan seperjuangannya. Dia telah membisu dan tidak mungkin lagi aku ajak bicara. Akan tetapi rasanya di keheningan malam yang sunyi, bapakku sering berkata kepadaku: Kau putriku untuk apa…