Biar sejarah yang bicara ……

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara | Karena masa lalu mereka adalah masa depan kami

Hikmah dan Ajaran Daripada Perjalanan Suci Isra’ dan Mi’raj Rosululloh SAW

BAB XV
MI’RADJ

Perdjalanan Mi’radj, naik tangga, menghadap kehadlirat Ilahi, dimoelai dengan meninggalkan Masdjidil Aqsa, melaloei batas antara Alam Nasoet dan Alam Djabaroet, jang dinamakan Sama’oed-doenja, ertinja : Langit Doenia; tempat para Machloeq Allah jang haloes seperti Djin dan lain-lain sebagainja.

Tentang erti Mi’radj, periksalah Bab terdahoeloe, selandjoetnja, sampailah Rasoe-loellah pada pintoe gerbang Langit Pertama, jang didjaga oleh Malaikat Ismail dengan segenap tentaranja, djoega bangsa Malaikat. Setelah melaloeinja dengan tiada halangan soeatoe apa, maka tibalah Rasoeloellah Clm. di Langit Pertama, kemoedian meningkat ke Langit Kedoea, Ketiga dan seteroesnja, hingga ke Langit Ketoedjoeh.

Di tiap-tiap langit itoe, Rasoeloellah Clm. bertemoe dengan para Nabi, jang dilahir-kan Allah di doenia di masa-masa jang lampau. Seperti: Nabi Adam, Ibrahim, Moesa, Isa ‘a.s., dan lain sebagainja. Beliaupoen berkesempatan poela bertjakap-tjakap dengan beberapa orang di antara para Anbija Allah itoe. Pertjakapan dilakoekan dengan pan-djang atau pendek, tentang berbagai hal, teroetama jang langsoeng atau tidak lang-soeng mengenai toegas soetji tiap-tiap Nabi, semasa hidoepnja di doenia. Adapoen oedjoengnja Alam Djabaroet ini ialah Baitoel Makmoer, Kiblatnja para Malaikat.

Hikmah dan Adjaran

Mengenai tarich para Anbija Allah, besar dan banjak sekali goena dan faedahnja. Hikmah dan adjaran jang bisa diperoleh daripadanja meroepakan ‘ilmoe dan boeah pikiran jang baik-baik, jang bisa mendjadi obor pelita hati dalam melakoekan ‘amal bakti kehadlirat Ilahi.

Rasoeloellah Clm. mengenal dan bertemoe dengan para Anbija Allah itoe boekan-lah dari ‘ilmoe jang terdapat dalam kitab-kitab atau dari tjerita-tjerita koeno, atau dalam impian dan kenangan atau waham, melainkan bertemoe dalam pengalaman, bertemoe dalam kenjataan, bertemoe dengan persaksian diri pribadi. Penglihatan, pengalaman dan kenjataan seroepa inilah jang lazim diseboet orang dengan istilah Roe’jatoesh Shadiqah, soeatoe kenjatan jang benar, dan tidak salah. Walaupoen soal hakikinja tetap di loear kompentensi kami oentoek membitjarakannja, namoen segala pertjakapan jang beritanja kita terima dari para Moehadditsin jang bersangkoetan banjak sekali boeah manfa’at dan maslahat jang bisa kita petik daripadanja, bagi asoehan roehani maoepoen pendidikan djasmani, mengenai diri pribadi seorang diri, oeroesan sjachsijah, ataupoen mengenai kepentingan masjarakat (alhajatoel idjtima’iajah) dan doenia seloeroehnja.

Hendaklah masing-masing dari kita soeka mentela’ahnja dengan teliti dan seksama, dan hendaklah soeka mengambil sebanjak-banjak hikmah dan adjaran jang baik-baik daripadanja. Silahkan!.

————

Bersambung ke halaman selanjutnya…

10 comments on “Hikmah dan Ajaran Daripada Perjalanan Suci Isra’ dan Mi’raj Rosululloh SAW

  1. MSF
    Juni 9, 2012

    Artikel di atas ditulis oleh Mucthofa Habibullah yang disingkat namanya menjadi M.H. Disalin semula tertanggal 1 Maret 1955 atau sama dengan yang anda tuliskan 7 Rajab 1374 H. dalam salinan yang saya temukan ianya terdapat dalam PDB 3 yang ditulis dengan tidak menggunakan “oe” untuk “u”. dan buku ini ditujukan dan digunakan oleh Pejuang Suci, Pembina Negara Kurnia Allah, Negara Islam Indonesia; oleh karena itu uraian/bahasan materinya berbeda dengan Kisah Isro Mi’raj yang dikenal masyarakat. barangkali semacam buku Bhagawatgita untuk kelengkapan Bratayudha.
    wassalam

  2. Noer
    Juni 11, 2012

    Seperti buku-buku lama lainnya, khas kesasterannya kuat dgn penggunaan istilah yg berasal dari melayu dan arab. Dgn kutifan dan ejaan asli, perbedaan pemahaman bisa diminimalisir ya kang …

    ———–
    Kopral Cepot : Untuk membacanya juga kadang masih sulit…. sehingga saya kutip aslinya saja, supaya tdk salah.

  3. Heti Sumiati
    Juni 15, 2012

    rajab bulan fitnah dan ujian….Laa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil adziim.

  4. penyuka sejarah
    Juni 18, 2012

    mannntaaaafffff…..sy sangat bersyukur scara tidak sengaja bertemu dgn situs ini,walhamdulillah

    ————
    Kopral Cepot : Alhamdulillah………. hatur tangkyu moga berkenan 😉

    • حَنِيفًا
      Juni 18, 2012

      Idem sama diatas ini 😀
      Jujur neeeh… sampai detik ini, @Kang Kopral Cepot ref. sejarah yang paling lengkap dan komprehensif.

  5. Gogo
    Juni 18, 2012

    Allahu akbar.. mantabs.

  6. danny
    Juni 19, 2012

    memahami pemikiran diatas, yg menjelaskan kenyataan dengan pendekatan tarekat-sufistik perlu kehati2an, penulisnya luar biasa, sebuah anugerah,..anugerah bagi pejuang

  7. masih relevan artikel ini pada sa’at situasi dan kondisi maupun toleransi , pandangan ataupun jangkauanya yang amburadul seperti sekarang untuk pengetrapanya.

  8. renbayu
    Agustus 6, 2012

    gambar masjidnya salah Bang. hehehe, biar umat Islam tidak menganggap bahwa masjid itu Al Aqsa, mohon diganti 🙂
    Salam

بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip Serbasejarah

Serbasejarah Community

RSS Koment tangkyu

Ter-apresiasi..

%d blogger menyukai ini: