Biar sejarah yang bicara ……

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara | Karena masa lalu mereka adalah masa depan kami

Hikmah dan Ajaran Daripada Perjalanan Suci Isra’ dan Mi’raj Rosululloh SAW

BAB XIV
BAITAL MAQDIS, BAITAL MOEQADDASATAU JEROEZALEM

Oedjoeng daripada perdjalanan soetji Isra Rasoeloellah Clm. ialah Baital Maqdis, Baital Moeqaddas atau Jeroezalem, ialah tempat bersedjarah jang amat termasjhoer di dalam tarich Anbija-Allah. Setelah toeroen dari Boeraq, maka Rasoeloellah Clm. menje-rahkan toenggangannja itoe kepada Malaikat Djibril, jang laloe mengikatnja.

Sampai di sini selesailah toegas Boeraq. Kemoedian baroelah Rasoeloellah Clm. memasoeki Masdjidil Aqsa (masdjid jang djaoeh) jang amat beriwajat itoe. Di sana beliau melakoekan shalat soennat doea raka’at, dimakmoemi oleh para Malaikat dan (arwah) para Anbija-Allah dan Rasoeloellah. Dengan ini, maka selesailah soedah Isra Rasoeloellah Clm., jang kemoedian akan disamboeng dengan Mi’radj, naik tangga, menghadap kehadlirat Dzat Wadjiboel Woedjoed.

Hikmah dan Adjaran

1. Masdjidil Aqsa adalah kiblat pertama daripada kaoem Moeslimin, seboeah masdjid toea, jang terkenal di dalam sedjarah Anbija Allah, sedjak zaman poerbakala. Oleh sebab itoe, maka tempat ibadat itoe selainnja mempoenjai sifat soetji, djoega “ang-ker” atau bertoeah. Periksa seladjoetnja keterangan-keterangan sekitar tempat-tempat bersedjarah di lain bagian!

2. Adapoen Hikmah dan Adjaran, jang boleh diperoleh daripada kedoedoekan Rasoel-oellah Clm. selakoe Imamnja para Nabi dan para Malaikat dalam melakoekan sha-lat soennat di Masdjidil Aqsa itoe, bolehlah kiranja disimpoelkan di dalam beberapa patah kata sebagai berikoet :

A. Nabi Penoetoep Moehammad Clm. mendoedoeki tempat jang tertinggi dan termoelia di antara para Nabi dan para Rasoeloellah. Djoega mengatasi dan melebihi kedoedoekan para Malaikat. Karena Pilihan dan Kehendak Allah semata, jang telah berkenan melimpahkan kemoeliaan atas Nabi-Nja jang oemmi itoe!

B. Oemmat Islam atau Kaoem Moeslimin itoe adalah Oemmat Moehammad jang karenanja seharoesnja dan sewadjibnja pandai dan tjakap –tjoekoep mengikoeti djedjak langkah Moehammad bin Abdoellah Rasoeloellah Clm. selengkapnja. Tidak dipilih-pilih dan tidak poela ditawar-tawar, seperti orang jang berdjoeal beli di pasar. Karena “dagangan Allah” jang berwoedjoedkan Islam, memang mempoenjai nilai pasti dan harga mati. Tidak beroebah sepandjang masa. Kalau Nabi Moehammad Clm. dipertjaja dan didjadikan Allah Imamnja segenap Nabi (djoega para malaikat), maka seharoesnja Oemmat Moehammad pandai, tjakap dan tjoekoep, oentoek mendjadi Imamnja segenap Oemmat para Nabi, tegasnja: Imam segenap perikemanoesiaan di seloeroeh doenia.

Apa latjoer?! Betapa boekti kenjataannja?! Harap para pembatja jang kritis soeka memperhatikan koepasan ringkas di bawah ini, walaupoen koerang sedap di dengar dan dirasakannja. Dalam hoeboengan ini, kita haroes berani teroes terang dengan hati terboeka menjatakan kekoerangan dan keketjewaan kita sendiri, mengakoei dengan dada jang lapang akan penjakit jang menghinggapi toeboeh kita, Oemmat Islam sendiri.

(1) Apa jang dikatakan Oemmat Moehammad dewasa ini adalah soeatoe oemmat jang beloem pandai menghargai dan menta’ati Imamnja sendiri : Imam Islam bagi Oemmat Islam di dalam Negara Islam. Malahan adapoela sebagiannja, jang menolaknja. Masja Allah! Tegasnja : oemmat terseboet dengan terang-terangan membelakangkan perintah Allah dan menolak kebenaran perdjalanan Rasoeloellah Clm. “Islam” daripada oemmat sematjam ini hanjalah meroe-pakan “edjaan hoeroef dan rangkaian kata-kata; satoe pengakoean jang tidak beralaskan kepada boekti jang njata; soeatoe tjerita jang hampa dan bohong belaka. Inikah boektinja Hadits Nabi Clm. jang antara lain menjatakan, bahwa “diachir zaman Islam akan tinggal namanja, Qoer’an akan tinggal hoeroefnja ….. “???

(2) Kalau mereka insjaf dan merasa beloem mempoenjai Imam Negara jang benar, Imamnja oemmat, jang patoet menerima Koernia Allah, maka mereka itoe ta’ pandai dan ta’ sanggoep serta ta’ mampoe membentoek atau memilihnja. Tiada tjoekoep besar keberanian dan rasa tanggoeng djawab pada mereka berboeat seroepa itoe, meskipoen mereka sadar, bahwa kewadjiban itoe adalah toegas soetji, toegas Ilahi! Lebih djaoeh, sepandjang boektinja –boekan menoeroet pengakoean lidahnja! atau tekad hatinja!, mereka ridla di-Imami oleh Imam Djahil, Imam Kafir dan Imam Moesjrik, daripada di-Imami oleh Imam Islam!

Bandingkan dengan bagian (1) dan (2) di atas dengan keadaan Oemmat Islam ‘oemoemnja di dalam lingkoengan negara pantjasila! Maka oemmat jang terang-terangan ingkar daripada toentoenan Ilahi seroepa ini, tidaklah sepatoet-nja diseboet Oemmat Islam, atau Oemmat Moehammad. Bahkan dengan pemakaian nama dan merk terseboet, maka dengan sengadja atau tidak, dino-dainjalah kesoetjian Agama Islam dan dichianatinjalah Moehammad bin Abdoellah Rasoeloellah Clm.

(3) Mengingat keadaan objektif jang sebenarnja, seperti jang digambarkan de-ngan serba ringkas di atas, maka njatalah soedah, bahwa Oemmat Islam Indonesia ‘oemoemnja beloem baligh oentoek mendjadi Imamnja oemmat seloeroeh Doenia. Bahkan beloem poela moekallaf melakoekan perintah Allah dan mengikoeti djedjak Rasoeloellah Clm., sepandjang oekoeran dan nilai Agama Islam, di dalam lingkoengan bangsa dan oemmat itoe sendiri.

Gambaran oemmat terseboet di atas choesoes kami toedjoekan kepada alamat Oemmat Islam dalam lingkoengan negara pantjasila, boekan dalam kalangan Negara Islam Indonesia! Oleh sebab itoe, djika kita tetap ingin mengakoe Oemmat Moehammad atau Oemmat Islam, hendaklah kita soeka mengikoeti segenap djedjak Moehammad bin Abdoellah, Rasoeloellah Clm., Nabi Penoetoep serta Nabi Achiroel Zaman, Penghoeloe para Anbija-Allah. Dalam hoeboengan ini, baiklah kita njatakan bahwa :

(1) Mengikoeti djedjak Nabi Clm. bererti mendjalankan segala perintah Allah.

(2) Soennah Nabi, Perboeatan Rasoeloellah Clm. adalah tafsir ‘amal jang terbaik daripada Al-Qoer’an. Boekan tafsir jang berwoedjoedkan boekoe, boleh dibatja dan diperiksa, tampak hoeroef dan angkanja, melainkan Tafsir ‘amal, realisasi (perwoedjoedan) dari pada Kitaboellah jang soetji. Dan tiada ‘amal manoesia jang manapoen djoega, jang pandai mentafsirkan Al-Qoer’an dengan tepat dan benarnja, melainkan ‘amal Moehammad bin Abdoellah, Rasoeloellah Clm. Karena segala perdjalanan Rasoeloellah Clm. dilakoekan hanjalah karena mentjoekoepkan perintah Allah, dan memenoehi panggilan Allah semata.

(3) Oleh sebab itoe, tafsirkanlah Qoer’an dengan ‘amalmoe!, dan ikoetilah djedjak Nabi Clm., djoega dengan ‘amal jang njata! Ta’ tjoekoep dengan dongeng dan tjerita jang berlaroet-laroet belaka! Ta’ tjoekoep hanja dengan soeara merdoe dan batjaan jang merajoe-rajoe sadja! Ta’ tjoekoep tjoema tinggal dalam hati dan bibir, dalam tekad dan kehendak, dalam waham dan impian! Kemoedian, maka ta’atilah perintah Imam Islam, Imam Negara Islam Indone-sia, Imamnja Oemmat Islam, dan Imam kamoe sekalian, jang mengakoe Oemmat Moehammad! Kini Negara Koernia Allah itoe telah berdiri dan terben-tang loeas di depan kamoe sekalian, walaupoen masih beloem sempoerna, kini Imam-moe telah berada di tengah-tengah kamoe sekalian! Perhatikan dan ta’atilah perintah Allah ini, djika kamoe hendak memperoleh bahagia dlahir dan bathin dan keselamatan doenia achirat.

(4) Djika demikian halnja, maka Insja Allah di masa jang dekat kita akan dapat menjaksikan soeatoe boekti kenjataan akan benarnja segala Firman Allah, dan jakin poela akan benarnja Soennah Rasoeloellah Clm. Boekan pertjaja dan jakin hanja dalam tekad, atau tasdiq bil qalbi! Boekan poela hanja sampai kepada tingkatan iqrar bil-lisan, pernjataan atau pengakoean dengan moeloet, mendengar tjerita dan beritanja, mengetahoei tarich dan riwajatnja. Melainkan haroes disempoernakan dengan ‘amal, dengan qaboel bil-’amal, sehingga ter-woedjoedlah tjita-tjita kita, lengkap dengan bentoek dan sifatnja, dengan oen-dang-oendang dan hoekoemnja, dalam masjarakat dan negara, tegasnja : berlakoenja Hoekoem-hoekoem Allah, Hoekoem-hoekoem Sjari’at Agama Islam!

Dengan dlahirnja Keradjaan Allah di doenia, dengan berlakoenja Hoekoem-hoekoem Allah atas sekalian hamba-Nja, maka baroelah kita pertjaja, tahoe dan jakin dengan sepenoeh hati dan djiwa, dengan pernjataan roehani dan persaksian djasmani.

a. Betapakah boekti woedjoednja Al-Qoer’an di alam moemkin di tengah-tengah masjarakat manoesia dan di doenia, djika segenap isinja ditaati dengan patoeh oleh Oemmat pengikoetnja, Oemmatoel Moeslimin!

b. Betapakah boekti kenjataannja Soennah Nabi Moehammad Clm., djika diikoeti, didjadikan tjontoh dan tauladan dalam segala matjam ‘amal manoesia oleh Oemmat-oel Moeslimin.

c. Betapakah boektinja Kebesaran Keradjaan Allah dan woedjoed berlakoenja Hoekoem-hoekoem Allah di doenia, bila Oemmat Moehammad telah sadar akan kewadjibannja, dan pandai melaksanakan segala adjaran Islam.

d. Betapakah boektinja keloehoeran dan kemoeliaan Oemmat Moehammad, Oemmat Islam, jang akan dipandaikan Allah memimpin seloeroeh oemmat manoesia di moeka boemi ini. Atau dengan kata-kata lain : betapakah boektinja, bahwasannja Islam di atas segala sesoeatoe.

Oleh sebab itoe, sekali lagi kami seroekan kepada segenap Oemmat Moehammad, Oemmatoel Moeslimin: Tafsirkanlah Qoer’an dengan ‘amalmoe, dengan djiwa agama, dengan setiap tetes darah dan setiap hemboesan nafasmoe, dan dengan apapoen jang ada pada kamoe. Insja Allah, kamoe dan kita sekalian akan segera dapat menjaksikan dan menikmati Sjiaroel Islam. Inilah realisasi Al-Qoer’an, realisasi Al-Hadits, atau dengan kata-kata lain: realisasi Islam!

————

Bersambung ke halaman selanjutnya…

Iklan

10 comments on “Hikmah dan Ajaran Daripada Perjalanan Suci Isra’ dan Mi’raj Rosululloh SAW

  1. MSF
    Juni 9, 2012

    Artikel di atas ditulis oleh Mucthofa Habibullah yang disingkat namanya menjadi M.H. Disalin semula tertanggal 1 Maret 1955 atau sama dengan yang anda tuliskan 7 Rajab 1374 H. dalam salinan yang saya temukan ianya terdapat dalam PDB 3 yang ditulis dengan tidak menggunakan “oe” untuk “u”. dan buku ini ditujukan dan digunakan oleh Pejuang Suci, Pembina Negara Kurnia Allah, Negara Islam Indonesia; oleh karena itu uraian/bahasan materinya berbeda dengan Kisah Isro Mi’raj yang dikenal masyarakat. barangkali semacam buku Bhagawatgita untuk kelengkapan Bratayudha.
    wassalam

  2. Noer
    Juni 11, 2012

    Seperti buku-buku lama lainnya, khas kesasterannya kuat dgn penggunaan istilah yg berasal dari melayu dan arab. Dgn kutifan dan ejaan asli, perbedaan pemahaman bisa diminimalisir ya kang …

    ———–
    Kopral Cepot : Untuk membacanya juga kadang masih sulit…. sehingga saya kutip aslinya saja, supaya tdk salah.

  3. Heti Sumiati
    Juni 15, 2012

    rajab bulan fitnah dan ujian….Laa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil adziim.

  4. penyuka sejarah
    Juni 18, 2012

    mannntaaaafffff…..sy sangat bersyukur scara tidak sengaja bertemu dgn situs ini,walhamdulillah

    ————
    Kopral Cepot : Alhamdulillah………. hatur tangkyu moga berkenan 😉

    • حَنِيفًا
      Juni 18, 2012

      Idem sama diatas ini 😀
      Jujur neeeh… sampai detik ini, @Kang Kopral Cepot ref. sejarah yang paling lengkap dan komprehensif.

  5. Gogo
    Juni 18, 2012

    Allahu akbar.. mantabs.

  6. danny
    Juni 19, 2012

    memahami pemikiran diatas, yg menjelaskan kenyataan dengan pendekatan tarekat-sufistik perlu kehati2an, penulisnya luar biasa, sebuah anugerah,..anugerah bagi pejuang

  7. masih relevan artikel ini pada sa’at situasi dan kondisi maupun toleransi , pandangan ataupun jangkauanya yang amburadul seperti sekarang untuk pengetrapanya.

  8. renbayu
    Agustus 6, 2012

    gambar masjidnya salah Bang. hehehe, biar umat Islam tidak menganggap bahwa masjid itu Al Aqsa, mohon diganti 🙂
    Salam

بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip Serbasejarah

Serbasejarah Community

RSS Koment tangkyu

Ter-apresiasi..

%d blogger menyukai ini: