Politik Kebijaksanaan Dewata

Bermula dari penelusuran pemikiran Hatta tentang Demokrasi yang pada tulisan “Hatta dan Demokrasi Kita ” tertulis : hampir semua tokoh nasionalis radikal seperti Radjiman Widjodiningrat, Cipto Mangunkusumo, Soewardi Soerjaningrat, Douwes Dekker, Armijn Pane, Sanusi Pane, dan Mohammad Yamin adalah anggota Theosophy. Tergelitik untuk menelusuri jejak perkumpulan teosofi di Indonesia karena bagaimanapun perkumpulan ini banyak mempengaruhiLanjutkan membaca “Politik Kebijaksanaan Dewata”

Hatta dan Demokrasi Kita

Tersebutlah sebuah risalah yang hadir di suatu hari pada tahun 1960. Adapun risalah yang ditulis di majalah Panji Masyarakat itu adalah karya Mohammad Hatta, yang mengakibatkan Sukarno berang. Majalah itu dilarang terbit. Tulisan berisi kritik terhadap Demokrasi Terpimpin itu mungkin menjadi salah satu renungan terbaik perihal demokrasi yang pernah kita miliki. Agaknya, Hatta kecewa denganLanjutkan membaca “Hatta dan Demokrasi Kita”

Konspirasi: Van der Plas connection (CIA- MI 6) di Indonesia

Ada satu artikel menarik yang bersumber dari apakabar@clark.net berkaitan dengan berbagai konspirasi menjelang meletusnya Gerakan 30 September 1965. Artikel ini memberi sudut pandang baru mengenai siapa yang bermain sekaligus yang punya hajat di balik gerakan yang bermuara pada kejatuhan Presiden Sukarno pada 1966 tersebut. Sudut pandang baru yang dimaksud adalah keterlibatan jaringan intelijen binaan VanLanjutkan membaca “Konspirasi: Van der Plas connection (CIA- MI 6) di Indonesia”

Sepenggal Cerita di Makam Bosscha

Bosscha, terutama bagi generasi sekarang, terlanjur identik dengan tempat peneropongan bintang di Lembang, lima belas kilometer di utara Bandung. Di mesin pencari (search engine) di internet, sama saja. Mengetik kata “Bosscha”, yang tersaji pertama pada kita adalah artikel-artikel yang berhubungan dengan observatorium tertua di Indonesia tersebut, selain tulisan yang menampilkan biografi tokoh kelahiran Den Haag,Lanjutkan membaca “Sepenggal Cerita di Makam Bosscha”