Maling Republik dan Republik Maling

Maling itu bernama Budiman. Setelah malang melintang jadi benggol, ia kena batunya ketika kepergok anak buah Kopral Solihin. Ia tidak berkutik saat digiring menghadap sang Kopral. Tetapi, anehnya, sang Kopral tidak menghukumnya. Kopral Solihin malah merekrutnya menjadi pejuang kemerdekaan. Maka, dimanfaatkannyalah ilmu permalingan Budiman sebagai strategi perjuangan untuk membebaskan Indonesia dari tangan penjajah Belanda. Dan,Lanjutkan membaca “Maling Republik dan Republik Maling”

Reformasi, Kartel dan Penghianatan Terhadap Rakyat

Reformasi Dibajak Reformasi yang digulirkan pada 1998 telah dibajak oleh kepentingan politik yang didukung modal kuat. Akibatnya, reformasi yang dicita-citakan 12 tahun lalu berbeda dengan kenyataan yang sekarang terjadi. ”Ketika reformasi 12 tahun lalu, saya membayangkan adanya masyarakat mandiri yang dapat hidup damai dengan layak karena dijamin hak-haknya sebagai warga negara,” kata Budiman Sudjatmiko, salahLanjutkan membaca “Reformasi, Kartel dan Penghianatan Terhadap Rakyat”

Setelah Satu Abad …..

Memanusiakan sejarah, inilah hal yang sering saya sampaikan manakala ada kesempatan bincang-bincang dengan para sohib manakala “uplek” ngobrol tentang bagaimana kita memahami sejarah. Sejarah berbeda dengan dongeng meskipun bila sedang asik bercerita sepertinya itu sebuah dongengan, sejarah juga bukan sebuah mitos meskipun tak bisa dipungkiri bahwa realitas sejarah sering diselimuti alam mitos yang me-wah-kan peristiwaLanjutkan membaca “Setelah Satu Abad …..”

SBY Bilang Negara Islam Sudah “Selesai”

“Mereka terus mengarah melakukan aksi terorisme, mereka ingin kembali berdirinya negara Islam, suatu yang sudah rampung dalam sejarah bangsa,” kata Presiden SBY. Presiden menegaskan, kelompok teroris yang hendak mengubah dasar negara dan konstitusi itu pasti tidak akan dikehendaki rakyat. Presiden juga mendapat informasi bahwa para teroris itu menolak demokrasi. “Tiba-tiba mereka menggunakan Aceh, sebagai satuLanjutkan membaca “SBY Bilang Negara Islam Sudah “Selesai””