PETA, Untuk Siapa?

Pada tanggal 3 Oktober 1943, dibentuklah Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (PETA). Agar tidak kelihatan bahwa rencana pembentukan Peta diatur oleh Jepang, maka dibuatlah cara yang paling halus yakni agar Peta tersebut diminta oleh rakyat Indonesia sendiri. Tanggal 7 September 1943, Gatot Mangunpraja ,mengajukan permohonan kepada Gunseikan yang menurut sumber tertentu ditanda-tangani dengan darahnya sendiri.Lanjutkan membaca “PETA, Untuk Siapa?”

Romusa, Pergi Menjemput Mati

Jika orang Indonesia diminta untuk mengatakan satu faktor yang menjadi pengalaman paling mengerikan selama pendudukan Jepang, mungkin dia akan menjawab ROMUSA. Kata Jepang Romusa yang hebat ini secara harfiah berarti seorang yang melakukan pekerjaan sebagai buruh kasar. Akan tetapi, dalam konteks sejarah Indonesia istilah ini mempunyai pengertian khusus yang mengingatkan rakyat akan pengalaman yang sangatLanjutkan membaca “Romusa, Pergi Menjemput Mati”