Fungsi Sejarah Menurut Al-Qur’an

    “wal tandzur nafsun maa qaddamat lighad” (Perhatikanlah sejarahmu, untuk masa depanmu)(Q.S 59:18). Secara terminologis, kata ‘sejarah’ diambil dari bahasa Arab, ‘syajaratun[1]’ yang berarti pohon. Secara istilah, kata ini memberikan gambaran sebuah pertumbuhan peradaban manusia dengan perlambang ‘pohon’. Yang tumbuh bermula dari biji yang kecil menjadi pohon yang lebat rindang dan berkesinambungan. Maka sesungguhnya, dariLanjutkan membaca “Fungsi Sejarah Menurut Al-Qur’an”

SEJARAH ADALAH REKONSTRUKSI MASA LALU.

Pernahkah anda bermain-main dengan batang korek api? Sekalipun batang korek api itu terserak-serak tidak jelas bentuknya, Anda harus menyusunnya jadi petakan-petakan, orang-orangan, rumah-rumahan, dan sebagainya. Ada definisi sejarah yang tautologis yang mengatakan bahwa sejarah ialah apa yang dikerjakan sejarawan. Tautologi ini menegaskan bahwa sejarawan mempunyai kebebasan dalam merekonstruksi.  Yang mengikat sejarawan hanya „batang korek“ yangLanjutkan membaca “SEJARAH ADALAH REKONSTRUKSI MASA LALU.”

MENGENAL PARTAI POLITIK

Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Dengan meluasnya gagasan bahwa rakyat merupakan faktor yang perlu diperhitungkan serta diikutsertakan dalam proses politik, maka partai politik telah lahir secara spontan dan berkembang menjadi penghubung antara rakyat di satu pihak dan pemerintah di pihak lain. Sarjana Eropa yang telah mempelopori studi partai politik antara lain M.OstrogorskyLanjutkan membaca “MENGENAL PARTAI POLITIK”

Pengertian Sejarah

Pengertian Etimologis (Lughawi) Istilah sejarah dalam bahasa arab dikenal dengan tarikh, dari akar kata arrakha (a-r-kh),yang berarti menulis atau mencatat; dan catatan tentang waktu serta peristiwa.[1] Akan tetapi, istilah tersebut tidak serta merta hanya berasal dari kata ini. Malah ada pendapat bahwa istilah sejarah itu berasaldari istilah bahasa Arab syajarah, yang berarti pohon atau silsilah.Lanjutkan membaca “Pengertian Sejarah”