Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara
Secangkir Sunyi untuk Ari Pahala Tak ada kopi untukmu, kawanku, tak ada ruang tamu. Kau tak hadir di situ, hanya keramik angsa, boneka-boneka tua, piring-piring cina, dan sebingkai lukisan rimba. … Lanjut membaca →
Blog pada WordPress.com. Tema: Suburbia oleh WPSHOWER.
Hatur Tararengkyu