Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara
Solidarity in a Pluralist Age : Charles Taylor* Solidaritas adalah esensi dari masyarakat demokratis. Ketiadaannya akan membuat tatanan itu berantakan. Masyarakat demokratis tidak akan berfungsi ketika muncul rasa saling tidak … Lanjut membaca →
Oleh Anwar Hudijono Setelah Raja Pajang Sultan Hadiwijaya wafat, ada dua poros suksesi utama, yaitu Pangeran Benawa di Pajang dan Panembahan Mas di Madiun. Keduanya sama-sama keturunan darah biru Sultan … Lanjut membaca →
“Democracy is an impossible thing until the power is shared by all, but let not democracy degenerate into mobocracy” (Mahatma Gandhi) Di persimpangan jalan sejarah yang krusial, nasib bangsa-bangsa sering … Lanjut membaca →
“Supaya tercapai suatu masyarakat yang berdasarkan keadilan dan kebenaran, haruslah rakyat insyaf akan haknya dan harga dirinya. Kemudian haruslah ia berhak menentukan nasibnya sendiri perihal bagaimana ia mesti hidup dan … Lanjut membaca →
Oleh : YASRAF AMIR PILIANG (Pemikir di Forum Studi Kebudayaan (FSK), FSRD, Institut Teknologi Bandung) SETELAH kejatuhan rezim otoriter Orde Baru pada 1998, “sistem demokrasi” dilihat sebagai satu-satunya harapan yang … Lanjut membaca →
Blog pada WordPress.com. Tema: Suburbia oleh WPSHOWER.
Hatur Tararengkyu