Biar sejarah yang bicara …….

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara

Laratan Historiografi Sunda Poskolonial

Ku ASEP SALAHUDIN* Almarhum Edi S. Ekadjati pernah ngabagi historiografi Sunda kana tilu bagian. Masing-masingna tangtu mibanda watek anu beda. Kahiji, historiografi tradisional. Dina dapuran historiografi ieu antara anu faktual … Baca lebih lanjut

Juli 13, 2011 · 5 Komentar

Pangeran Wangsakerta ~Sejarahwan Kontroversi~

Dalam beberapa hari aku berupaya sekuat tenaga sampai akhirnya semua kesulitan dapat diatasi dan naskah yang kami susun dapat disetujui seutuhnya. Walaupun demikian, maafkanlah seandainya terdapat kekeliruan dalam penyusunan pustaka … Baca lebih lanjut

April 5, 2011 · 17 Komentar

Islam Sunda dan Sunda Islam

Oleh ASEP SALAHUDIN * Islam Sunda dan Sunda Islam yang pertama kali dilontarkan Haji Endang Saefudin Anshari nyaris sudah menjadi jargon. Walaupun sesungguhnya kita belum membuktikan secara ilmiah relasi Islam-Sunda … Baca lebih lanjut

Agustus 7, 2010 · 6 Komentar

Abad Pasundan

Oleh H.M. DIDI TURMUDZI* SEBAGAI organisasi yang berdiri pada 1913, Paguyuban Pasundan dalam tiga tahun mendatang akan genap berusia 100 tahun. Inilah momentum yang sangat bersejarah bagi Paguyuban. Momentum ini … Baca lebih lanjut

Agustus 7, 2010 · 2 Komentar

Negara Pasundan Ciptaan Belanda

Oleh H. ROSIHAN ANWAR, Ph.D (Hon.) SETELAH Belanda melancarkan aksi militer pertama terhadap Republik Indonesia tanggal 21 Juli 1947, wilayah yang dikuasai oleh republik semakin menciut. Jawa Barat untuk sebagian … Baca lebih lanjut

Maret 3, 2010 · 4 Komentar

Biarkan “Perang Bubat” Berlanjut

UMUMNYA sejarah “Perang Bubat” yang diungkapkan dalam bentuk novel atau prosa liris, hampir sama, menceritakan tentang gagalnya pernikahan Dyah Pitaloka (Citraresmi) dengan Hayam Wuruk akibat pengkhianatan Mahapatih Gajah Mada. Tokoh … Baca lebih lanjut

November 2, 2009 · 54 Komentar

Paham Kekuasaan Sunda

Oleh : JAKOB SUMARDJO KEKUASAAN kurang lebih berarti kemampuan, kesanggupan, kekuatan, kewenangan untuk menentukan. Kekuasaan meliputi wilayah keluarga, kampung, negara, lembaga. Dalam pengertian kebudayaan, wilayah-wilayah kekuasaan tadi menampakkan pola-pola yang … Baca lebih lanjut

Agustus 13, 2009 · 28 Komentar

Arsip Serbasejarah

Serbasejarah Community

RSS Koment tangkyu

Ter-apresiasi..