Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara
—– Forwarded Message —-
From: Malik Ansori
To: teguhw78@yahoo.com
Sent: Sunday, July 5, 2009 5:37:33 AM
Subject: Fw: Re: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan
Baca bos!
—– Forwarded Message —-
From: Penegak Nkri
To: malik.ansori@yahoo.com
Sent: Sunday, July 5, 2009 5:23:37 AM
Subject: Fw: Re: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan
Ada bocoran info menarik ni bos. Ga tau bener apa ga, coba dicek.
—– Forwarded Message —-
From: Ronggo Lawe
To: penegak.nkri@yahoo.com
Sent: Saturday, July 4, 2009 3:02:12 PM
Subject: Fw: Re: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan
—– Forwarded Message —-
From: Muchlis Hasyim
To: ronggo..l4w3@yahoo.com
Sent: Saturday, July 4, 2009 3:57:39 PM
Subject: Fw: Re: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan
Bos, emailnya sudah saya Fwd ke Daeng. Semoga penjelasan Daeng ini memupus kekhawatiran kita semua.
Salam
MH
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss…!
From: Andi Mallarangeng
Date: Fri, 3 Jul 2009 18:59:14 -0700 (PDT)
To:
Subject: Re: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan
Muchlis yang baik tapi sedang gundah,
Menurut saya, kita masih on the track. Isu yang menyudutkan saya di Makasar, masalah di Medan, DPT bermasalah, atau omongan ngaco PS tentang GBK tidak akan mempengaruhi pemilih. Apa dia punya bukti kita memanipulasi media. Masyarakat kan melihat media sendiri lah yang menentukan berita mana yang pantas mereka turunkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ada beberapa argumen yang bisa memperkuat keyakinan saya bahwa beragam isu ini tidak akan mempengaruhi kita.
Pertama, bangsa kita berada pada tahap puncak konsumerisme yang menyebabkan kaburnya identitas Nasional. Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila itu tinggal jargon2 saja. Jadi orang akan memiih dari apa yang mereka lihat dan sukai dan itu jelas masalah pembawaan dan penampilan.
Masyarakat konsumen tidak akan peduli dengan apa yang dibawa oleh orang tersebut. Mau kapatalis, sosialis, atau neolib sekalipun, mereka tidak akan pedulikan. Yang penting mereka puas dengan penampilan si kandidat.. Dan kandidat itu adalah SBY-Boediono. Jadi, kejadian saya di Makassar kemarin itu tidak usah dipikir terlalu berat, itu hanya sebuah eksperimen kecil saya untuk melihat apakah isu berbau SARA masih mendapat tempat di masyarakat kita? dan saya sudah mendapatkan jawabannya, memang betul terjadi sedikit riak di Makassar sana dan mungkin elektabilitas JK langsung meningkat tajam.
Tetapi lihatlah pada hari pencontrengan nanti, masyarakat tetap tidak akan bergeming dari pilihan kita. Sebab bagi masyarakat konsumen, yang penting bukanlah isu, tetapi penampilan dari kandidat. Ibaratnya blackberry vs pancasila, jelas ketahuan mana yang laku dan tidak sekarang ini. Masyarakat kita mati2an berhutang kiri kanan buat beli blackberry makin lupa lah sama pancasila.
Ingat bung, Obama bisa jadi presiden hanya karena konsumerisme dan kapitalisme di AS sedang runtuh sehingga penduduknya kembali ke nilai-nilai kebangsaannya yaitu “all men are created equal”, makanya kulit hitam bisa jadi presiden. Kalau ndak ada keruntuhan ekonomi ndak mungkin kejadian tuh Obama boss.
Kedua, FZ cs tidak percaya bahwa politik aliran sudah mati di Indonesia. NU, Muhammadiyah apalah yang lain juga sudah tidak seperti dulu lagi. Kita kan juga liat sendiri, kyai kan UUD juga akhirnya toh, tinggal mana yang kantongnya paling dalam dan janjiny paling manis aja. Dan kita kan main cantik sekali seperti anda liat. Lalu, orang seperti ini ini juga tidak mau belajar dari sejarah kepemimpinan nasional di Indonesia.
Sejak negara ini berdiri, semua presiden yang naik itu karena kecelakaan sejarah. Bung Karno diangkat menjadi presiden, karena Jepang kalah dari sekutu dan terjadi vacuum of power pada masa itu. Soeharto naik juga akibat kecelakaan sejarah yaitu terjadinya peristiwa 65. Nah yang lucu, setelah itu kecelakaan sejarahnya semakin ngaco. Reformasi bergulir tahun 98, menghasilkan presiden yang buta. Presiden buta dijatuhkan, naik pula lah perempuan bisu. Kalau politik aliran memang belum mati, sudah pasti Mega atau Habibie jadi. Lagipula kalau memang ada politik aliran maka alirannya pasti jawa, laki-laki, militer dan islam. Non jawa seperti saya dan teman-teman ini kan sudah memang tempatnya jadi king maker saja, lebih enak ndak repot tapi kebagian serunya toh. Makanya SBY berbeda, dia muncul by design yang matang lewat pemilihan langsung.
Ketiga, ancaman tentang gerakan mahasiswa dan rakyat itu sudah tidak relevan lagi dengan iklim demokrasi sekarang. Hanya mimpi siang bolong yang bisa menghadirkan kekuatan mahasiswa. Bahkan tahun 98′ pun banyak orang salah meletakkan sejarah itu sebagai kebangkitan mahasiswa menggulingkan Soeharto. Padahal bukan begitu. Itu memang jatuhnya Soeharto dan mahasiswa
jadi alat saja, tapi memang jumlahnya besar sekali jadi secara visual kelihatan seperti sebuah fenomena gerakan mahasiswa yang digerakkan sebuah pemikiran kebangsaan. Buktinya tidak ada satu pun tokoh mahasiswa yang jadi legenda karena pemikirannya di tahun 98′. Rama yang jadi tokoh terpopuler pun ternyata Cuma onggokan omong kosong saja dan sebentar lagi berangkat pula ke bui. Jadi tidak perlu khawatir mahasiswa kita ndak ada yang berkualitas pemikirannya sampai bisa menggerakkan massa jadi selalu menunggu ditungangi. Dan yang menunggangi tidak pernah pintar sehingga selalu ketahuan sehingga masyarakat tidak pernah percaya lagi sama kredibilitas demo mahasiswa jadi tenang saja boss. Kita mengontrol pikiran dan sentiment public sekarang, ndak ada yang bisa kalahkan itu. Sudahlah, rakyat tidak percaya lagi pada mahasiswa. Kita datangin mereka ke tv saja mereka sudah senang sekarang. jadi Bos, gerakan mahasiswa itu bukan lagi suatu hal yang menakutkan sekarang.
Lagipula, taruhlah media tidak lagi “bersahabat”, itu hanya segelintir. Media itu bisnis bung, owner nya ndak mungkin ambil risiko untuk lima tahun ke depan. bisa ndak makan mereka kan. Yang penting anda kan sudah dijelaskan dan ditunjukkan. selama skenario utama tetap terjaga, Cuma hitungan hari kok dan jadilah kita berangkat ke Bermuda kan haha…… ingat saja, skenario ini sudah lima kali dites dan tidak pernah gagal.. Dengan persiapan sudah lebih lama dan panjang, skenario sekarang jauh lebih sempurna.Ndak usah paniklah dengan semua isu yang berkembang ini, mereka lupa musuh utama adalah waktu, bukan kita. betul kan? Kalau orang ini memang bisa berbuat sesuatu kan sudah lama dia lakukan.
Ok boss, nda usah kuatir dengan FZ cs, mereka itu cuma angin sepoi-sepoi. Tiga hari lagi dan lima tahun ke depan kita selesaikan urusan dengan mereka satu persatu.
Trims
AM
From: Muchlis Hasyim
To: mallarangeng@yahoo.com
Sent: Saturday, July 4, 2009 8:52:49 AM
Subject: Fw: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan
Daeng,
Saya baru terima email dari kawan kita ini. Terus terang saya agak tidak nyaman. Mungkin ini kembali menjadi pengingat Daeng. Isu kemarahan masy sulsel, DPT, dan penggadaian GBK, Din Samsudin yang semakin rame, saya khawatir bisa bergulir diluar kontrol kita. Perlu dicermati baik-baik dan diantisipasi semaksimal mungkin boss. Saya harap Daeng bisa memberikan pencerahan.
Trims
MH
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss….!
From: Ronggo Lawe
Date: Fri, 3 Jul 2009 18:50:45 -0700 (PDT)
To:
Subject: Kontrol media, mohon jadi pertimbangan
Kawan Muchlis,
Banyak yang mulai tidak suka dengan permainan kita di media. Mereka mulai mengerti cara kita mengontrol berita di media. Itu sebabnya mereka terus mempermasalahkan Kasus DPT bermasalah, isu SARA celi, penghinaan orang Bugis oleh Andi, penjualan Gelora Bung Karno, dll. Saya lihat Fadli Zon cs terus bergerak untuk menguji kekuatan kita di media.. Sebab mereka tahu untuk isu-isu yang sangat sensitif itu, akan sangat janggal sekali jika media tidak memberitakannya dan itu di luar kontrol kita boss. Saya lebih khawatir lagi orang-orang seperti Fadli Zon ini bisa menggerakkan mahasiswa dan masyarakat.
Jadi boss, permainan di media ini mulai berbahaya. Kayaknya kita harus mencari strategi baru..
tapi kalo dipikir” banyak yg bnr jg seh…
banyak yg jd presiden krna suatu kebetulan/keberuntungan…
memang presiden yg akhirna bnr” atas pilihan kita ya d tahun 2004,ketika SBY yang menang…
hari ini contreng,gk tao sapa yg menang..
doakan aja yg menang bnr” bs mimpin negara…
alah wong masalah politik , aku kok ndak percaya se teledor itu si AM kirim email, shg bisa bocor ke luar. lihat aja black campagne yg baru lalu ttg istri budiono. secara akal sehat hal -hal yg sangat rahasia tak mungkin di kirimkan lewat sarana umum, pastilah dlm rapat tertutup.makanya jadilah kita ini masyarakat indonesia yg cerdas, shg tak dpt di setr oleh org kaya gitu. masalah ekonomi, sebenarnya ekonomi indonesia dikuasai oleh siapa sih , Amerika ?, eropa? , tak perlulah di katakan nanti juga jadi sara lagi
kalaupun email itu palsu,,,,itulah kenyataan yg sebenarnya,,,dan andi terlalu gegabah menyepelekan rakyat,,,,
suatu saat rakyat akan bangkit,,,
—————–
Kopral Cepot : setujuuuh … sepertinya itulah inti pesannya .
Waaakaakakakakak.. kamana wae akang Chepot anu kasep teh iraha atuh bade kumpul kumpul di kircon teh
Salam Sayang
———-
… klo senggang tar kontak yah ..
Kopral Cepot : Jadi malu ama KangBoed
Iklan Blackberry itu email.
imel itu bener ada ato tidak, tapi yang pasti ada dan nyata adalah bangsa ini sedang sakit ato dibikin sakit. semua elemen bangsa dibikin rapuh. sedangkan tujuan akhirnya adalah bangsa ini kehilangan segala yang dimiliki tanpa pernah tahu bahwa kita pernah memilikinya ??kok bingung sendiri aku
————–
Kopral Cepot : Jangan bingung sendiri mas… emang kite2 dah dibikin bingung oleh situasi n kondisi jadi bingungnya bareng2 ajach
Selamat Tinggal ke-MANDIRI-an bangsa…Selamat Datang Orde Baru…Mari kita LANJUT-kan pemerintahan berbasis hutang …Ntah kapan bangsa ini bisa belajar…
—————
Kopral Cepot : Setidaknya pemerintahan ini sudah banyak belajar tentang triks n tips bagaimana cara meng-UTANG
meresapi saja sambil belajar,
bahwa disekiling kita ternyata tidak seperti apa yang terlihat
———–
Kopral Cepot : ya.. ya.. ya… belajar dari yang terlihat.. tersurat… tersirat..
kayaknya kok… hasutan2 lagi isinya ya… kalo saya pikir sih yang penting negara kita aman dan tentram deh… ga ada lagi namannya teror…
————
Kopral Cepot : Menghasut akal n nalar supaya ngak kusut
Sebenernya aku dari awal dukung SBY, meski sempat drop saat SBY pilih Budiono jd cawares.
Trus dapet edaran dari beberapa tokoh NU tantang rencana konspirasi Demokrat yang berbahaya aku jadi lari ke JK-WIN.
Tapi syang banget, JK-WIN malah jatuh di putaran pertama pilpres. Kasihan deh aku..
Maksudku juja pendukung setia JK-WIN.
Ya mau gimana lagi, Pilpres dah bergulir dan dari hasil quick count SBY menang 50% lebih. toh aku juga belum bisa nyontreng. Kan kurang 4 hari lagi baru 17 tahun. Duh malang pisan eui nasibku.
————–
Kopral Cepot : Smoga 5 tahun kedepan dapat mendukung dng sesungguhnya
Waspadalah kawan, isi dari email diatas menunjukkan tanda2 kedatangan DAJJAL semakin dekat.
Perkuat tali persaudaraan, jangan sampai kita terpecah belah.
———–
Kopral Cepot : Maka waspadalah ….. waspadalah …
Doh, konspirasi apalagi ini?… dibalik sanjung puji para tokoh politik kita ternyata dibaliknya banyak intrik memilukan… presiden yg buta, juga bisu… kasian bener Indonesia… setiap pengangkatan presiden tak lepas dari yg namanya kecelakaan sejarah…
—————
maaf kang bukan saya yang konspirasi mah … saya mah hanya sebage tukang “kompor” he he he
Kopral Cepot : Alaaaah si Kang Rudi gening kadieu
@Kang Kopral
Baca-baca dulu ajah yach…. , thx
#Haniifa
————-
Kopral Cepot : Mangga … klo Kang Saka dateng suruh baca dlu … biar “bahasa tingkat tinggi”-nya keluar
@Kang Kopral
Bukti kaduax… takut ada yang ngamuk hehehe…
————–
Kopral Cepot : klo ngamuk kayanya pasca pilpres mungkin enggak… tapi kalo “ngamek” pasti.. he he he
jah kuring mah teu kaharti konspirasina kawas kumaha
kuring mah nyahona ngan saukur nyontreng wungkul
mun bener kawas kitu mah… da geus kapalang nyontreng lah
geus ingkeun antep weh
sembilan puluh sembilan
SARATUUUUUUSSSSSSSSSSSSSSSSSS…………
———-
ke “award” na ngadamel heula he he he
Kopral Cepot : Dan Pemenangnya Kang SAKA .. comentar ka saratus ..
cak sayah naon kang kamari, contreng yang kumisan… gini jadinya kalo pancasila tersisih sama blekberi… ****sakanyaho…
———–
jadi teu kapilih
Kopral Cepot : Hajakal kumisna ipis he he he he
Beragam reaksi mengenai tulisanmu tentang kebocoran email itu…hmm bisa menjadi barang bukti ga ya ??
-salam-
————
mungkin bisa … hanya saya mah jangan di bawa-bawa
Kopral Cepot :
bari nungguan oleh2 awardna , urang tukeur kolor weh
eh salah, tukeur link weh nya… tuh kopral cepot parantos nangkring di blogrollna sang saka
————–
Kopral Cepot : Wokeh.. wokeh .. ke damel nu khusus bil khusus
eta komeng nomer 78, mun blogger bener mah kuduna masang link manehna… mun lain blogger mah nya teu nyaho teuing
barina oge ujug2 ngomong nu teu pantes kitu… hihihi… mun deukeut diteke ku uing
SSSSSSTTTTT SABAR MAKSUDNA SANES KA DIDINYA.. TAPI KA KANG SAKA INGET NU PENUH HITUT.. WAAAKAAKAKAKAKAK.. KABUUUUUUUURRRRRR
Ping-balik: Dibalik pemilu itu, ada SBY ultah apa SBY menang ? « Airyz's blog
MAS, salam kenal..
saya ave,, blogger newbie… hehhe
bocorannya emang mencengangkan,,, ati-ati nanti di proses hukum yakpa??
————–
Kopral Cepot : Salam kenal juga … laen kale url-nya di tampilin yach … biar bisa bekunjung balek
Ayo tmen2 politikus,, mari masuki dunia togel, dan berprediksi bersama sobat2 togel di.
http://kiostogel.wordpress.com
-
TERIMA KASIH KOPRAL CEPOT.
Wah baru tahu saya ada email yang ginian, beneran ga ya?
pusing deh mikirin politik, yang jelas semoga Indoensia ke depannya aman deh, biar rakyat sejahtera
———–
Kopral Cepot : Siiiip lah ..
klo emang bener itu email andi M, saya ucapin dua jempol untuk politik SBY, sangat rapi, terstruktur dan nyaris tak tertandingi. Ingat boss dalam frame politik itu sah-sah aja tanpa keraguan sedikitpun…
Ping-balik: YA ALLAH WAFATKANLAH AKU SEBAGAI “SERDADU PEMBEROTAK” TITIK « kucoba hargai masa lalu….
Ping-balik: solusi untuk masalah DPT (jangka panjang) « waktunya utk serius