Biar sejarah yang bicara …….

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara

Prediksi Sejarah

Prediksi dalam sejarah (history of future), bisa diartikan sebagai pembuatan proyeksi ke depan atau ke masa depan. Hal ini dianggap sangat perlu, karena tanpa pandangan atau proyeksi ke depan tadi, sejarah serupa seseorang yang meloncat dalam gelap, yaitu melangkah tanpa arah pasti.

Hanya saja, seperti disebutkan Kuntowijoyo, prediksi dalam sejarah bukanlah tugas pokok sejarawan, tetapi yang menjadi tugas utama sejarawan adalah merekonstruksi masa lampau. Menurut sejarawan dan budayawan muslim ini, tentang prediksi itu, awal kali muncul, yang ada hanya ramalan (prediksi cuaca), ramalan bisnis dan ramalan statistic. Akan tetapi kalaupun sejarawan mau membuat prediksi dalam sejarah, yaitu berbicara tentang masa depan, ia harus ekstra hati-hati. Sebab, sejarah tidak memiliki fakta untuk itu. Prediksi sejarah menurut Kuntowijoyo, hanya ekstrapolasi, atau pemikiran berdasarkan historical trend.

Tidak jauh berbeda dengan Kuntowijoyo, untuk melakukan prediksi histories ini, Louis Gottschalk, menawarkan langkah operasional lebih kongkrit dan dianggap dapat membantu ahli sejarah. Pertama, operasional pemikiran dengan penuh hati-hati sejarawan melakukan prediksi-prediksi sendiri. Kedua, operasional dengan membuat analogi sejarah atau mengqiyaskan dengan peristiwa-peristiwa yang telah terjadi, serta dengan mengusut trend-trend sejarah.

Perlu dibedakan antara ramalan atau prediksi dalam sejarah dengan prediksi dalam politik atau sosiologi. Dalam politik dan sosiologi, prediksi cenderung didasarkan pada fenomena social, dan ramalan dalam bidang ini diperlukan sebagai antisipasi-antisipasi ke depan agar terindar dari kebijakan-kebijakan keliru dan bahaya. Akan tetapi prediksi dalam sejarah harus dilandaskan pada data masa lalu itu sendiri. Dengan peristiwa masa lalu itulah, prediksi kecenderungan masa depan diprioritaskan secara optimal.

About these ads

بسم الله الرحمن الرحيم

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Desember 16, 2008 by in Ilmu Sejarah and tagged , .

Arsip Serbasejarah

Serbasejarah Community

RSS Koment tangkyu

  • Komentar di Buat Tamuku oleh Yan Yan Budiman April 16, 2014
    Mantapks
    Yan Yan Budiman
  • Komentar di SEKELUMIT KISAH SUNAN KAJENAR atau SYEH SITI JENAR (Bagian : 5/Habis) oleh apud April 15, 2014
    hehehe,, figuritas, individualitas dibumbui humanisme . sinkronisasi sejarah yg brutal, melebarkan jalan kpd plularisme semu opini manusia,.. semu ,semu dan semu ,seakan akan sangat ilahiyah,ruhiyah, wajibul wujud yg sangat fana ... ahmad bin abdullah alias muhammad saw tdk pernah menjadikan dirinya figur sesembahan, inti ajaran islam adalah ketaatan, krn td […]
    apud
  • Komentar di Achmad Yani Tumbal Revolusi oleh leli naipospos April 15, 2014
    wlau telah lama berlalu tp ini akan selalu dekt di ingatan, sbagai pengangum beliau yg hanya tahu dr crita d sekolah tp beliau sangat melekat d hati saya, saya sngt mengangumi beliau, Indonesia berbangga krn memiliki jendral sprt beliau, Insya Allah surga menjadi tempat beliau disana, aamiin
    leli naipospos
  • Komentar di Unduh e-Book Sejarah oleh Adit April 14, 2014
    trima kasih banyak admin,,, sangat membantu,,, tapi tolong diupload lagi dong Biografi - M.Natsir Di Panggung Sejarah Republik – Lukman Hakim (Editor) soalnya gak bisa,,,, trima kasih atas perhatiannya
    Adit

Ter-apresiasi..

%d bloggers like this: